
Demi bisa menuju semua rumah kediaman kerabat yang dituakan oleh Frans rute hari ini cukup panjang dan melelahkan jarak dari kediaman keluarga wie menuju kediaman tantenya di kota SBD sekitar 30 menit sedangkan menuju ke nangka besar dikota JB membutuhkan waktu 2 jam jika mengunakan motor dari kota SBD, untung saja dari SBD rumah Ridwan dan Yenni searah perjalananan dan hari ini Ridwan dan kedua anaknya yang paling kecil adik Frans berkumpul dirumah ibu tirinya Yenni jadi tidak menghabiskan banyak waktu ibarat sekali dayung 2 pulau terlampaui.
Setelah menghabiskan waktu selama lebih dari 1 jam dirumah tantenya Nita, menikmati hidangan dan kue khas imlek yang disediakan tantenya, serta seusai membagikan angpau untuk sepupu dan keponakannya dari keluarga almh. mamanya. Frans dan Istrinya Rissa berpamitan menuju rumah Yenni yang berada di kampung Sambi Lama kota JB, dan sepertinya juga tidak bisa berlama-lama disana hanya sekedar berkumpul sebentar menanyakan kabar masing-masing, menikmati hidangan yang tersedia, serta membagikan angpau kepada adik-adik Frans dan keponakannya yang belum menikah.
Untung saja keluarga dari Frans sendiri tidak pernah mempersoalkan hal tersebut bagi mereka jika saudara yang jarang bertemu bisa datang meski hanya sebentar setidaknya sudah sebagai bentuk penghormatan mereka kepada yang lebih tua. Begitu juga adik-adik dan keponakan Frans yang mendapatkan angpau tidak terlalu mempersoalkan nominal isi dari angpaunya. Yang terpenting adalah makna yang terkandung didalamnya sebagai doa agar penerima mendapatkan berkah sepanjang tahun dan enteng jodoh supaya yang belum menikah tahun depan segera menikah dan yang masih jomblo segera mendapatkan pasangannya. Namun entah makna dan doa enteng jodoh dari pemberian angpau ini bisa berlaku bagi kaum jones dan wibu akut karena belum ada penelitian dan riset yang membuktikannya ✌️
Selepas menikmati makan siang dengan hidangan yang disediakan oleh Yenni dan Ridwan yang memang memiliki usaha rumah makan, Frans dan istrinya kembali berpamitan kepada semua keluarga dan kerabat yang hadir dirumah Yenni untuk menuju rumah tetua keluarga wie yang sejak David Wie tiada sekarang rumah adik perempuan tertuanya Liany Wierianto yang menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Danny Wierianto orang tua David Wie juga kakek dari Rissa yang telah lama gugur saat perang kemerdekaan melawan tentara matahari terbit.
Ditengah perjalanan menuju nangka besar BB Rissa berbunyi panggilan masuk dari kakak perempuannya Donna
"Lu dimana sa? Oo Liany sama yang lain udah nanyain lu berdua, orang-orang udah pada ngumpul lu berdua doang belum nyampe" ucap Donna setelah panggilannya diangkat Rissa
"Bentar lagi sampe ci, ini udah di mahapatih plaza" jawab Rissa lalu mematikan panggilan masuk
"Rissa sama Frans udah nyampe mana Don, Cek Ishan udah nanyain. Dia mau ada urusan lain soalnya takut gak keburu" tanya Jessi
"Udah di mahapati plaza katanya, paling bentar lagi sampe" jawab Donna kepada ibunya
Belasan menit kemudian Frans dan istrinya Rissa tiba dikediaman Liany Wie setelah menyalakan hio/dupa dimeja abu untuk menghargai tuan rumah serta memberikan hormat kepada leluhur dan keluarga yang terlebih dulu berpulang kesisiNya termasuk David wie ayah dan mertua Rissa dan Frans. Kemudian mengucapkan selamat hari raya imlek mulai dari om dan tante yang paling tua sampai ke sepupu yang lebih tua dari mereka berdua secara berurutan.
__ADS_1
Setelah itu Rissa didampingi oleh suaminya membagikan angpau kepada sepupu dan keponakan dari Rissa yang berhak menerimanya, khusus untuk pihak dari keluarga Rissa , istrinya yang memberikan angpau agar tidak salah kasih, begitu juga sebaliknya saat berada dikeluarga dari Frans dia yang membagikan angpaunya didampingi oleh istrinya.
Setelah beberapa lama mengobrol menjawab pertanyaan dari pihak keluarga besar wie berupa pertanyaan umum biasanya kerja dimana, sudah ada tanda-tanda kehamilan belum, Jessi mengajak Frans dan Rissa menuju rumah Cek Ishan diikuti oleh Donna Suami dan Joice. Karena sebentar lagi cek Ihsan harus pergi karena ada keperluan yang tidak bisa ditunda lagi. Letak kediaman cek Ishan sendiri tidak terlalu jauh hanya membutuhkan waktu beberapa menit berjalan kaki.
Cek Ishan sendiri diyakini memiliki kemampuan untuk meramal nasib seseorang melalui tanggal lahir, shio, dan garis tangan seseorang. Pernikahan Frans dan Rissa dulu juga tanggalnya ditentukan setelah bertanya kepada cek Ishan, keluarga wie sendiri khususnya David dan Jessi wie sudah lama selalu mengunakan jasanya.
Setibanya dirumah cek Ishan Frans dan Rissa dengan ditemani oleh Jessi dipersilahkan masuk ke ruangan tempat cek Ishan biasa melakukan ritual sebelum meramal seseorang, didalam ruangan tercium aroma khas kayu cendana yang begitu kuat bersumber dari 2 batang hio/dupa yang sudah dinyalakan cek Ishan sedari tadi sebelum mereka tiba, nampaknya sebelum mereka tiba sudah ada yang bertanya soal nasib dan peruntungan mereka tahun ini.
Setelah menanyakan nama lengkap nama asli kedua orang tua kandung, tanggal dan jam kelahiran, serta melihat garis tangan Frans dan Rissa. Cek Ishan pun mempersilahkan mereka berdua keluar sementara hasil ramalannya akan dibicarakan dengan Jessi wie. Setelah Frans dan Rissa keluar dari ruangan cek Ishan lalu memberitahukan apa hasil dari ramalannya tadi.
Sementara itu Rissa dan Frans beserta kedua kakak perempuannya beserta David Yan suami Donna menunggu diruang tamu.
"Ya tadinya mau dibawa kesini mereka berdua, cuma ko David bilang gak usah minta dicariin aja tanggal yang bagus buat mereka nikah" jawab Jessi dengan jujur mengingat saat pembicaraan dia dan alm. suaminya dulu 2 minggu sebelum pertemuan pekenalan kedua keluarga
"Harusnya kasih tau tanggal lahir sama shio mereka berdua aja, dari shio mereka berdua gak terlalu cocok, Frans tikus Rissa kerbau terlebih bulan kelahiran mereka sama ( bulan kelahiran yang dimaksud menurut kalender imlek bukan kalender masehi ). Setidaknya kalau hasilnya jelek begini bisa disyaratin, kalau udah terlanjur begini mau disyaratin juga sulit. Hasilnya tergantung keyakinan mereka berdua buat jalanin pernikahan ini" lanjut cek Ishan ( disyaratin maksudnya adalah melakukan ritual khusus seperti sembahyang kepada dewa dan Tuhan YME dan melepaskan mahluk hidup seperti burung/ikan hidup )
"Mau gimana lagi ko Ishan, koko tau sendiri ko David kaya gimana keras kepala, kalau udah maunya itu gak bisa diubah. Ko David sendiri yang mutusin supaya mereka cepet nikah, masalah nanti gimananya biar mereka berdua yang jalanin" jawab Jessi menjelaskan keinginan alm. suaminya
"Saya cuma bisa bantu doa supaya mereka berdua bisa lancar rumah tangganya, yang pasti pernikahan mereka berdua ada orang terdekat yang menentang kalau hambatan ini gak diatasi bakalan susah damai rumah tangga mereka berdua. Syarat-syarat yang mereka jalanin saya tulisan dulu biar nanti dijalankan"
__ADS_1
"Terus bilangin mereka berdua rajin-rajin sembahyang ke Tuhan YME dan dewa-dewi dikelenteng" lanjut cek Ishan
"Iya ko terima kasih bantuannya" ucap Jessi lalu keluar ruangan diikuti cek Ishan dibelakangannya"
Setelah mengobrol sebentar mereka yang hadir pun berpamitan, karena anak dari cek Ishan datang menjemput untuk mengantarkan cek Ishan pergi. Selepas mereka kembali dari kediaman cek Ihsan tak lama kemudian keluarga David wieranto berpamitan untuk pulang kerumah karena hari sudah mulai sore, sebelum pulang kerumah mereka sekeluarga makan bersama direstoran yang sudah dipesan oleh suami Donna beberapa hari sebelumnya mengingat hari ini adalah imlek sulit untuk mendapatkan meja jika datang secara dadakan.
Selama direstoran hingga perjalanan pulang Jessi tidak sedikit pun membicarakan apa hasil percakapannya dengan cek Ishan saat diruangan tadi, mungkin menunggu saat yang tepat mungkin esok atau lusa nanti.
Sementara Frans sendiri tidak terlalu perduli dengan apapun hasil ramalannya tadi, meskipun ia sudah menduga apa hasil ramalan tadi melihat dari raut muka dan sorot mata mertuanya saat menatapnya ketika keluar dari ruangan cek Ishan.
Menurutnya hasil ramalan tidak menentukan nasib dan takdir seseorang melaikan keyakinan usaha dan kerja keras dibantu oleh doa kepada Tuhan YME.
Apakan isi pembicaraan dari Jessi dan cek Ishan saat diruangan tadi?
Bagaimana reaksi dari keluarga istrinya nanti saat mengetahui hasil ramalan Frans dan Rissa hari ini.
-------------Bersambung-------------
Terus dukung karya Author dengan saran dan kritik dikolom komentar
__ADS_1
Happy Fun Reading