
Situasi kantor yang tidak terlalu kondusif membuat Frans mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaannya namun urung dilakukannya karena keadaan ekonominya belumlah stabil pasca perceraiannya, memang saat ini dia tidak harus dipusingkan oleh uang sewa tempat tinggal sehingga masih bisa menabung sedikit dari gaji bulanannya setelah dipotong cicilan motor yang tersisa beberapa bulan lagi baru lunas. Sedangkan untuk kebutuhan sehari-harinya seperti makan rokok dan jajan cukup terbantu oleh jatah mingguan yang diberikan oleh Rey, sementara itu Rey sendiri bersama dengan Fatur sudah berhasil menjual hasil tambang bitcoin mereka meski jumlahnya tidak terlalu besar setidaknya melebih gaji Frans dikantor selama 4 bulan, Frans sendiri sudah ditawarkan oleh Rey untuk menjual hasil miliknya namun ditolak olehnya, Frans bermaksud untuk menjualnya nanti saja saat dirinya benar-benar membutuhkan dana untuk memulai usaha.
Sementara itu kehidupan percintaannya masih belum menunjukan tanda-tanda kearah yang lebih baik, pasca Tata yang sudah jarang menghubunginya praktis hanya Mei satu-satunya wanita yang sedang dekat dengannya meski Frans tidak memiliki perasaan apapun dengannya, Frans sudah mulai berani untuk berpergian berdua saja dengan Mei meski hanya sekedar jalan-jalan saja tanpa berbuat macam-macam, Frans tidak ingin nama baiknya hancur dimata para tetangga tempat tinggalnya terlebih saat ini dirinya hanya menumpang dirumah milik kevin, sering kali saat keduanya sedang berduaan saja Mei tanpa rasa malu langsung mencumbu bibir Frans dan duduk diatas pangkuannya, Frans yang sesaat membalas cumbuan dari Mei langsung tersadar dan tidak melanjutkan perlawanannya takut tiba-tiba kevin kembali dirumah atau ada tetangga yang masuk khususnya Yuni yang rumahnya berada persis disebelah rumah kevin, Frans khawatir jika tidak bisa mengontrol dirinya dan menikmati permainan dari Mei yang memang mempunyai segudang pengalaman untuk membuat jiwa muda seperti dirinya tunduk dalam pelukannya, suara yang ditimbulkan oleh aktifitas keduanya bisa memancing kedatangan para tetangga terutama Yuni.
Malu rasanya jika ditengah pergumulan antara Frans dan Mei harus kena grebek oleh ketua RT dan masyarakat setempat seperti yang dialami oleh kevin dan kekasihnya beberapa waktu yang lalu, Frans yang saat itu tengah asik tertidur harus terbangun oleh gedoran ketua RT dan suara para tetangga yang mendapatkan laporan bahwa ada perempuan yang bukan istri ataupun saudara dari kevin yang menginap, meski akhirnya keduanya didapati tidak melakukan perbuatan asusila tetap saja membuat rasa trauma bagi Frans. Sementara itu kevin sendiri hanya bersikap acuh tak acuh karena memang selama ini saat pacarnya datang menginap atau pun bertamu hingga dini hari selalu ada Frans disana dan pintu pagar maupun pintu rumah tidak pernah terkunci ataupun tertutup rapat hanya menutup pintu yang dilapisi kawat nyamuk untuk mencegah serangga masuk kedalam rumah.
Frans juga sudah beberapa kali berkenalan dengan perempuan diaplikasi pencari jodoh maupun mencoba menghubungi mantan teman dan juniornya disekolah hanya saja tidak sampai lanjut ketahap berikutnya hanya sekedar bertukar pesan saja, baik Frans yang tidak cocok atau lawan bicaranya tidak tertarik dengan Frans. Mungkin sebaiknya mengalir saja pikirnya dalam hati, terlebih hubungannya dengan Mei hanya sekedar teman dekat saja sama seperti antara dirinya dengan Tata, terlebih saat jalan dengan Mei dirinya sangat jarang sekali diperbolehkan oleh Mei untuk mengeluarkan uang untuk membayar makan atau tiket tempat wisata yang mereka tuju, Mei yang seorang buruh pabrik memang memiliki penghasilnya yang lebih dibandikan dengan dirinya.
__ADS_1
Ingin rasanya Frans juga merasakan kehangatan tubuh Mei yang mulai nampak mengairahkan baginya karena terus menerus disuguhkan didepan matanya bahkan kedua tangan miliknya sudah pernah menyentuh puncak gunung kembar milik Mei karena dipaksa langsung oleh Mei saat keduanya sedang berduaan dirumah milik kevin, suasana yang sedang hujan deras diluar rumah ditambah kondisi rumah yang kosong mungkin ingin sekali dimanfaatkan oleh Mei untuk merasakan langsung tiang bendera milik Frans yang hanya bisa disentuh olehnya dibalik celana milik Frans, Mei yang meski seorang janda anak satu nampaknya sangat merawat tubuh miliknya terbukti keduan gunungnya masih terasa kencang dengan kulit putihnya yang mulus dan terasa halus ditelapak tangan Frans.
Jika saja usia Mei hanya terpaut beberapa tahun diatasnya mungkin sudah jauh-jauh hari Frans melahap suguhan yang diberikan oleh Mei saat setiap ada kesempatan baginya, terlebih seakan Mei nampak bersedia memberikan tubuh munggilnya kepada Frans meski tak akan ikatan cinta maupun hubungan resmi diantara keduanya. Hanya saja Frans saat ini masih mencoba menahan hasratnya terhadap Mei sekuat hatinya, entah jika nanti atau esok hari.
Frans yang masih terus dipusingkan dengan perbedaan keputusan antara pak suryajaya atasannya langsung dengan Mr. Bobby sang direktur utama akhirnya memilih untuk mengikuti saja kemauan keduanya, saat mendapatkan tugas keluar kantor Frans mencuri-curu waktu untuk berangkat keluar kantor saat Mr. Bobby sedang keluar kantor atau merelakan jam istirahat makan siangnya agar sudah berada kembali dikantor saat jam istirahat berakhir. Hingga akhirnya jam makannya menjadi tidak teratur bahkan Frans sampai tidak bisa makan siang karena saat hendak menikmati makan siangnya yang sudah terlambat dirinya sudah diminta menghadap pak surya ataupun Mr. Bobby.
Kehadiran Eva dikantornya saat ini bagaikan sebuah oase dipadang pasir, Frans yang selama ini hanya bisa menemui karyawan wanita yang berusia paruh baya ataupun sudah berumur dikantornya merasakan kebahagian setidaknya sebagai bahan cuci mata dikantor saat lelah bekerja, apalagi perkerjaannya selama ini mengharuskannya untuk bolak-balik keruangan bagian akunting untuk menyerahkan salinan faktur maupun invoice pembelian sparepart atay unit baru alat dan kendaraan bisa hampir setiap hari bertemu sapa dengan eva. Tak jarang kegiatan Frans yang lebih sering keluar masuk ruangan akunting menjadi bahan ledekan dari rekan seruangannya maupun Eva, termasuk dari duo laknat anak buahnya digudang yang sering meledeknya dan meminta Frans untuk segera memacari Eva karena masih sama-sama jomblo.
__ADS_1
Frans yang hanya merasa tertarik dengan kemolekan tubuh Eva, tidak menanggapi serius candaan yang ditunjukan kepadanya, jangan kan memikirkan untuk memacari Eva memikirkan untuk menikah dengan Eva pun Frans tidak berani terlebih Eva yang berasal dari suku dikota MD terkenal memiliki adat yang ketat untuk calon pengantin dan uang mahar yang cukup tinggi berdasarkan tingkat pendidikian sang wanita, Eva yang merupakan seorang sarjana tentu saja memiliki mas kawin yang sangat besar bahkan gaji Frans selama setahun belumlah cukup untuk memenuhi mahar yang diminta nantinya walaupun tidak berlaku untuk seluruh keluarga yang berasal dari suku Eva terkadang ada yang sesuai kemampuan dari sang pelamar, Frans yang mau trauma dengan sikap keluarga dari mantan istrinya Rissa tidak ingin jika nanti kembali mengalami nasib yang sama dengan yang diterimanya dari keluarga Rissa terutama mantan kakak iparnya Donna.
Sepertinya memang harus lebih bersabar menemukan calon penganti istri yang benar-benar menerimanya apa adanya dan keluarga dari sang wanita tidak mempersoalkan masa lalu dan keadaan ekonominya. Meski sulit namun bukan berarti tidak ada hanya belum tiba waktu baginya menemukan sosok penganti Rissa. Soal hasratnya Frans yang tidak ingin jajan diluar karena takut terkena penyakit menular menikmati saja kehidupannya saat ini termasuk hubungannya dengan Mei yang hanya sebatas Teman tapi mesra saja.
------------+Bersambung+------------
Dukung terus karya author agar tetap semangat berkarya
__ADS_1
Happy Fun Reading