Mencintai Abang Sepupu

Mencintai Abang Sepupu
Bab 22. Meminta penjelasan


__ADS_3

Saat ini Rama sedang berada diteras rumah, pemuda itu terlihat sedang bersantai sambil memainkan ponsel miliknya, namun seketika pandangannya teralihkan saat mendengar suara orang bicara didepan pagar rumahnya, sebenarnya sih bukan tepat didepan pagar rumah nya, hanya saja suara tersebut berada diantara rumahnya dan rumah sepupunya, siapa lagi kalau bukan Naura. Rama berdiri dan melangkah kan kakinya menuju pagar tersebut, ia ingin melihat siapa yang berada dibalik pagar tersebut.


( Oh jadi mereka baru pulang )


Batin Rama, pemuda itu tadinya hanya mengintip, namun ia pun langsung membuka lebar pagar rumahnya tersebut hingga membuat dua orang yang sedang ngobrol diluar mengalihkan pandangan mereka.


'' Hai Rama.'' sapa orang tersebut siapa lagi kalau bukan sahabatnya Bayu.


'' Dari mana kalian?'' tanya Rama dengan tatapan datar


Naura yang memang masih marah dengan Rama sama sekali tak menghiraukan ucapan Rama, dan memilih untuk masuk kedalam rumah.'' Em,, kak Bayu kalau gitu aku masuk dulu ya?'' ucap gadis itu yang hendak melangkah memasuki pagar rumahnya, namun ucapan Rama seketika membuat langkahnya terhenti.


'' Tadi pagi kalian bolos kan?'' ucap Rama, membuat Naura langsung menghentikan langkahnya, gadis itu menoleh menghadap kearah Rama dengan tatapan datarnya. Bayu melirik kearah Naura yang saat itu terlihat masih diam.


'' Iya, gue dan Naura memang bolos, jangan salahkan Naura, karna gue yang ngajak dia.'' ucap Bayu, membuat Rama tersenyum miring


'' Bukannya loe bilang ada urusan mendadak? jadi membawa kabur Naura dari sekolah urusannya.'' ucap Rama sarkas, jangan lupakan senyum mengejek pemuda itu.


'' Jangan salahkan kak Bayu, sebab akulah yang mengajaknya untuk bolos hari ini.'' sambung Naura, gadis itu tidak ingin karna dirinya Bayu mendapat masalah, apa lagi dia dan Rama bersahabat.

__ADS_1


Rama menatap kesal pada Naura, karna membela Bayu.'' Ada apa denganmu Na? kenapa kamu sampai bolos? kamu tau kalau sampai tante Sarah tau pasti dia marah sama aku.'' ucap Rama.


Naura yang mendengar ucapan pemuda itu tersenyum sinis.'' Aku yang bolos, kenapa kak Rama yang harus kena marah?''


'' Karna kamu tanggung jawab aku Na, tante menitipkan kamu sama aku, dan aku sudah berjanji untuk menjaga dan mengawasi kamu saat disekolah, kalau sudah begini apa yang aku katakan pada mama kamu?' ucap Rama, sebenar nya bukan ini alasan utamanya. Ya Rama memang tidak suka Naura bolos dari sekolah, namun yang membuat ia lebih tidak suka, gadis itu bolos bersama sahabatnya, entah kemana saja mereka seharian ini, pikir nya.


'' Kak Rama tenang saja, biar aku yang nanti bicara dengan mama kalau dia tanya.'' ucap Naura yang tidak ingin membuat siapa pun terkena masalah karna dirinya


'' Bukan itu masalahnya Na, yang aku tanya kenapa kamu bolos? bukannya selama ini kamu selalu marah jika melihat orang lain bolos disekolah? kenapa sekarang kamu malah melakukannya?'' ucap Rama yang masih kesal


'' Rama sudahlah, gue yang salah karna sudah membawanya bolos, kalau mau marah sama gue saja, jangan marah dengannya!" sambung Bayu yang tak tega mendengar Rama memarahi gadis yang disukainya tersebut.


Naura menatap kesal kearah Rama, gadis yang biasanya selalu senyum dan ramah dengan nya hari ini terlihat sangat tidak ingin melihat wajahnya, sebab sejak tadi gadis itu merasa tidak betah berlama- lama ditempat itu.


Kak Rama nyebelin banget sih, dia lupa kalau aku bolos semua karna perbuatannya, karna dia lebih memilih si pengkhianat itu dari pada aku yang sedari kecil suka dengannya


Batin nya


'' Naura aku minta maaf kalau karna aku---,''

__ADS_1


'' Kak Bayu gak salah, aku yang ngajak kakak buat bolos bersama aku, lagian mama juga gak akan tau kalau kak Rama gak ngadu ke mama.'' ucap Naura sambil melirik kearah Rama.'' Lagian mama gak ada dirumah saat ini, dan mungkin nanti malam baru akan pulang sama papa aku, jadi kak Bayu jangan merasa bersalah lagi ya?'' ucapnya sambil tersenyum, lembut sekali tatapan gadis itu pada Bayu, membuat Rama memalingkan wajahnya karna merasa tak suka


'' Baiklah kalau gitu, aku pulang ya?'' ucap Bayu lembut, tak perduli dengan tatapan tajam yang ditunjukan oleh Rama padanya.'' Bro gue balik dulu, ingat jangan marah lagi dengan Naura.'' sambung nya sambil menepuk pelan bahu sahabatnya tersebut.


'' Hem,'' hanya itu yang keluar dari mulut pemuda tersebut, ia masih sangat kesal karna Bayu membawa Naura bolos dari sekolah. Tidak, seperti nya bukan hanya itu saja alasannya, sepertinya Rama merasa tidak senang jika Naura pergi bersama Bayu, apa itu tandanya dia cemburu? ah sepertinya tidak, dan ia sudah sering memastikan itu berulang kali.


Setelah Bayu pulang, Naura pun langsung masuk kedalam rumahnya, dan ternyata Rama juga ikut masuk kedalam rumah nya.'' Naura dari mana saja kalian baru pulang jam segini?" tanya Rama merasa penasaran, sebab ini sudah jam empat sore, sedangkan jam pulang sekolah saja mereka jam satu siang dan paling lama jam dua siang, sementara mereka bolos dari pagi hari, kemana saja mereka selama beberapa jam ini? pikir Rama, sungguh ia merasa sangat penasaran.


'' Buat apa kak Rama bertanya? apa itu penting?'' ucapnya menatap sinis pada Rama


'' Naura kamu itu kenapa sih? kok ketus gitu sama aku? masih marah kamu karna masalah tadi di sekolah?'' ucap Rama dengan nada lembut.


'' Menurut mu?'' ucapnya balik bertanya.


Rama menghela nafas panjang. '' Naura aku minta maaf kalau tadi aku sempat membentak mu, tapi seharusnya sebagai sahabat kamu tidak bicara sembarangan tentang Amel, dia itu sahabat kamu, dan tidak baik menuduh tanpa ada nya bukti.'' ucap Rama, dan ucapan pemuda itu semangkin membuat Naura sedih, dia sama sekali tidak memfitnah gadis itu, hanya saja dirinya tidak ada bukti untuk menunjukan semua itu pada Rama.


'' Kak, aku tidak marah, hanya saja aku sangat kecewa karna kakak tidak mempercayai ucapanku.'' ucapnya lirih, Rama jelas tau jika selama ini Naura tidak pernah berkata bohong padanya, lalu kenapa pemuda itu sama sekali tidak mempercayai kata-kata nya, apa karna gadis itu Amel? gadis yang ia sukai, pikir nya


'' Katakan apa yang kamu tau tentang Amel, hingga kamu bisa berkata seperti itu tentang nya? sebenarnya Rama masih marah karna Naura menyebut Amel, gadis yang ia suka sebagai gadis murahan, bukankah mereka bersahabat, lalu kenapa Naura tega mengatakan jika Amel adalah gadis murahan? namun disisi lain ia juga penasaran apa yang sebenar nya terjadi, sebab saat disekolah tadi Amel tidak menjelaskan apapun padanya.

__ADS_1


Next


__ADS_2