Mencintai Abang Sepupu

Mencintai Abang Sepupu
Bab 5 . Masih ditempat yang sama


__ADS_3

Hai-hai jangan lupa selalu like ya setelah selesai membaca , agar otor lebih semangat lagi nulisnya 😊


HAPPY READING


✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓


Setelah menutup menyimpan kembali ponselnya kedalam saku, Bayu kembali mendekati Naura yang masih berada ditempat yang sama.


'' Naura kamu sedang melihat apa?'' ucap Bayu, membuat gadis cantik itu pun langsung mengalihkan pandangannya kearah Bayu


'' Gk kok kak, sudah selesai kan? ayo kita kesana.'' ucap Naura yang langsung bangkit dari duduknya dan melangkah menuju dimana saat ini Yoga berada, karna pemuda terlihat sedang melambaikan tangan kearah mereka. Sebelum melangkah kearah Yoga Bayu sempat melihat Rama dan Amel yang juga terlihat mulai melangkah menuju kearah yang sama dengan mereka.


'' Gimana sudah pesan tiketnya?'' ucap Bayu pada Yoga


'' Sudah ayo, tapi kita makan dulu gimana? soalnya tadi dirumah belum sempat makan.'' ucap Yoga


'' Yasudah yuk, kebetulan aku juga lapar.'' sambung Naura


'' Loh Na, bukannya tadi kamu bilang sudah sarapan ya?'' ucap Amel


'' Tadi, dan sekarang laper lagi, ayo kak Rama aku tau kakak pasti juga belum makan kan? soalnya kata bunda tadi kak Rama bangunnya kesiangan.'' ucap Naura yang diangguki oleh Rama, dan akhirnya mereka semua menuju ke salah satu tempat makan yang ada didalam taman hiburan tersebut.


'' Kamu kenapa Na, kok makanannya cuma diaduk aja? bukannya tadi kamu bilang lapar ya?'' tanya Amel yang duduk disamping nya, sedangkan ketiga pemuda tersebut diluduk dihadapan mereka


'' Apa kepalamu sakit lagi, makanya gk berselera?'' sambung Bayu, yang hanya ditanggapi dengan senyum tipis oleh gadis itu


'' Kalau merasa sakit mendingan pulang aja, jangan dipaksa untuk tetap berada disini.'' kali ini Rama yang berbicara

__ADS_1


'' Gk kok kak, aku gk apa-apa.'' jawab Naura sambil menatap wajah Rama dengan tatapan yang sulit diartikan.


Setelah selesai mengisi perut, tak lama mereka pun langsung menuju tempat yang akan mereka kunjungi, yaitu sebuah wahana bermain yang ada didalam air, karna memang tujuan mereka adalah ingin menikmati kolam renang yang memiliki perosotan yang tinggi.'' Ayo ganti pakaian dulu.'' ajak Amel pada sahabatnya Naura


'' Na, kamu yakin mau mandi? apa kepalanya sudah tidak sakit?'' ucap Bayu perhatian, Rama yang mendengar hanya menampilkan wajah datar


'' Iya kak aku yakin, yasudah ayo Mel kita keruang ganti.'' ajak nya pada Amel, mereka pun langsung menuju ruang ganti wanita, sedangkan Rama, Bayu dan Yoga menuju ruang ganti pria. Beberapa saat kemudian terlihat Naura dan Amel sudah keluar dari ruang ganti, melihat pakaian yang Naura kenakan membuat Rama langsung melotot kan matanya.


'' Na, kamu kenapa berpakaian seperti itu?'' ucapnya dengan nada tak suka


'' Loh kenapa memangnya kak? inikan emang pakaian untuk berenang.'' jawabnya


'' Iya aku tau, tapi itu terlalu terbuka, memang gk ada baju yang lebih sopan apa? cepat ganti sana, aku gk suka lihat kamu pakai itu.'' ucap Rama memerintah.


'' Kak Rama, itu gk terlalu terbuka kok, bagian depannya juga terlihat masih sopan.'' jawab Amel


'' Ganti gak!" suara Rama kembali terdengar saat Naura masih belum menggantinya, padahal itu adalah pakaian renang pavorit gadis itu, karna Abang sepupunya itu terus mendesaknya, membuat Naura mau tak mau terpaksa harus menggantinya


'' Iya aku ganti.'' jawab Naura dengan wajah bette


'' Good, udah sana cepat ganti!" sambung Rama


'' Ayo biar aku temani.'' ucap Amel yang diangguki oleh Naura


'' Loe kenapa jadi posesisif begitu sama Naura Ram?'' ucap Yoga, setelah kepergian kedua gadis itu


'' Maksud loe, gue berlebihan gitu? gue hanya gk mau mata-mata jahat kalian itu melihat tubuh adik gue.'' ucap Rama membuat kedua sahabatnya langsung menatap sinis kearahnya

__ADS_1


'' Sialan loe ngatain kita, ya walaupun sebenar nya iya juga sih hehe'' Yoga menjawab sambil tertawa diakhir kalimat nya, sedangkan Bayu hanya menggelengkan kepala, sebenarnya ia sempat terpesona dengan penampilan Naura tadi, tubuh padat berisi sesuai porsi tubuhnya yang memang memiliki tubuh mungil, namun terlihat cantik dan pas ditubuhnya saat ia menggunakan pakaian renang tersebut. Sebenar nya Rama juga sependapat hanya saja ia tidak ingin kulit tubuh Naura terekspos seperti tadi


Sedangkan diruang ganti Naura sudah kembali memakai pakaian renang miliknya yang lain.'' Untung saja tadi aku bawa dua baju renang, lagian kak Rama kenapa sih? bukannya dia sudah biasa lihat aku pakai baju renang yang tadi, tapi kok tadi dia marah-marah, gk jelas banget deh, tapi gk spa-apa deh, bukankah itu artinya dia perhatian sama aku'' gumamnya sambil tersenyum, setelah selesai Naura pun langsung keluar dari kamar mandi


'' Eh, kamu sudah selesai Na?'' ucap Amel yang masih menunggunya diluar


'' Sudah, ayo!" ajak gadis itu pada sahabat nya


***


'' Sudah selesai?'' tanya Rama begitu melihat Naura dan Amel. Naura mengangguk sebagai jawaban


'' Yasudah yuk.'' sambung Yoga yang diangguki oleh semuanya.


Saat ini terlihat kelima remaja tersebut sedang berenang bersama, terlihat sesekali yoga dan Bayu melemparkan candaan pada Rama, disana juga terlihat banyak pengunjung yang datang, karna memang hari ini adalah hari libur, disaat mereka tengah asik bercanda seketika Naura kembali melihat interaksi sahabatnya dengan Rama yang saling melempar senyum, hal itu membuat darah Naura seketika bergemuruh.


( Ya Tuhan, ada apa ini sebenar nya? semoga saja pikiranku salah )


Batin Naura


'' Dari kejauhan ternyata Bayu juga sempat melihat apa yang dilihat oleh Naura, kemudian ia pun langsung menuju kearah gadis itu yang terlihat mulai berwajah bette, dan terlihat lesu


'' Hei cantik kamu kenapa wajahnya kayak gitu?'' ucap Bayu, walaupun dia tau apa alasannya, namun Bayu tak ingin menyinggung nya


'' Gk ada kak, tiba-tiba kepalaku sakit kak, mungkin karna efek kepentok tadi '' jawabnya beralasan


'' Kalau gitu kita istirahat aja dulu gimana?'' tawar Bayu, yang langsung diangguki oleh Naura. Gadis itu memang sengaja tidak mengatakan apapun pada Bayu, ia tidak ingin berbagi kesedihannya pada siapapun, jika itu tentang masalah perasaannya pada Rama, walupun kenyataannya sangat jelas jika gadis itu tidak bisa menyembunyikan apapun dari orang terdekatnya.

__ADS_1


Next


__ADS_2