Mencintai Abang Sepupu

Mencintai Abang Sepupu
Bab 60 . Penjelasan Bayu


__ADS_3

" Apa yang kamu pikirkan? Kenapa wajahmu jadi merona seperti itu?" tanya Rama sambil melangkah kan kakinya mendekati Naura.


" Hah? memangnya aku mikirin apa? gak ada kok." jawabnya berkilah, lalu mengikuti langkah Rama yang ada didepannya, mereka sama sekali tak membahas apapun, keduanya merasa sama-sama malu jika membahas kejadian panas yang kemarin keduanya lakukan.


" Jalan itu pakai mata jangan melamun." Naura tersentak saat Rama menarik tangannya kepinggir jalan, sepertinya gadis itu tak sadar kalau tadi berada ditengah jalan.


" Kamu mikirin apa sih Na? kamu itu hampir ditabrak loh tadi sama motor." ucap Rama sedikit kesal.


" Apaan sih pakai marah-marah segala, semua ini juga karna dia." ucap Naura bergumam


" Apa kamu bilang tadi, aku gak dengar." tanya Rama memastikan


" Aku gak bilang apa-apa kok." ucap Naura yang langsung melangkah mendahului Rama, karna merasa kesal. Sedangkan Rama yang melihat tingkah sepupunya itu hanya menggeleng kan kepala. Sebenarnya Rama bukannya tidak tau apa yang dipikirkan oleh Naura, hanya saja Rama tidak ingin membahasnya, pemuda itu masih bingung harus bersikap seperti apa sekarang, sedangkan ia dan Amel juga masih memiliki hubungan.


Sesampainya didepan pintu kelas Naura langsung disambut oleh kehadiran Bayu, sepertinya pemuda itu memang sengaja menunggu kedatangan Naura. Sedangkan Naura sendiri yang melihat keberadaan Bayu mencoba bersikap biasa.


" Naura aku ingin bicara dengan mu." ucap Bayu sambil melihat Naura yang melengos begitu saja melewatinya masuk kedalam kelas.


" Naura aku benar-benar minta maaf denganmu karna meninggalkanmu begitu saja dipesta ulang tahun Mona kemarin." ucapnya sambil mengikuti langkah Naura masuk kedalam kelas


" Hem.." hanya jawaban itu yang keluar dari bibir Naura, membuat Bayu yang mendengar menjadi gelisah, ia tau pasti saat ini Naura sangat marah padanya.


" Naura aku punya alasan kenapa aku pergi begitu saja malam itu, mama nelpon sambil menangis katanya papa kecelakaan makanya aku panik dan tanpa pikir panjang saat itu aku langsung pergi kerumah sakit, sangkin paniknya sampai aku lupa kasih tau kamu." jelas Bayu dengan nada sendu, pria itu menarik nafas dalam lalu membuangnya perlahan." Maaf Na, aku benar-benar minta maaf, aku gak sengaja ninggalin kamu saat itu, aku panik sampai aku lupa kasih kabar sama kamu, kebetulan juga saat itu handphone aku kehabisan daya, sebenar nya aku ingin kembali kepesta itu tapi aku gak tega sama mama, yang saat itu sedang membutuhkanku." Bayu kembali menjelaskan.


Naura menatap mata Bayu, mencari kebohongan disana, namun sepertinya gadis itu tak menemukannya, sepertinya memang Bayu sama sekali tidak berbohong, sebab yang Naura tau, jika Bayu itu adalah lelaki yang bertanggung jawab, dan tidak mungkin rasanya meninggalkan Naura begitu saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

__ADS_1


Naura mengangguk." Aku percaya sama kak Bayu." ucap nya pelan


" Terimakasih Na."


" Terus gimana keadaan papa nya kak Bayu?"


" Masih dalam pemulihan, nanti selepas pulang sekolah aku harus kerumah sakit lagi untuk melihat keadaan nya." jelas pemuda itu, Naura bisa melihat raut wajah kesedihan disana.


" Boleh aku ikut? Aku ingin temani kak Bayu." ucap Naura." Aku juga ingin melihat keadaan papa nya kak Bayu." sambung Naura, ia merasa kasihan melihat Bayu yang sedih, dan ia ingin sedikit menghibur laki-laki itu, walaupun kunjungannya kerumah sakit tigak berpengaruh apapun pada Andi, papa nya Bayu


" Serius kamu mau ikut?" tanya Bayu yang terlihat sangat senang. Dan Naura mengangguk sebagai jawaban


" Baiklah nanti sepulang sekolah kita langsung kesana."


***


" Aku gak mikirin apa-apa kok, kemarin kamu pulang dengan siapa? Maaf aku ada urusan mendadak jadi gak bisa mengantarkan mu pulang." ucap Rama


" Gak masalah kok, kebetulan aku juga bertemu dengan temanku dan kami pulang bersama." jawab Amel dan Rama hanya menganggukan kepalanya


" Sayang nanti kamu anterin aku ya pulang."


" Maaf Mel sepertinya aku gak bisa, aku harus temani Naura karna dia sendirian dirumah." jelas Rama


" Loh kok mesti kamu sih? dia kan ada Tante Sarah." Amel tak terima jika kekasihnya lebih mementingkan Naura dari pada dirinya

__ADS_1


" Justru karna Tante Sarah gak ada dirumah makanya aku harus jagain dia, karna aku juga sudah janji sama Tante Sarah waktu dia menitipkan Naura sama aku." jelas Rama


" Memangnya Tante Sarah kemana?"


" Sedang kerumah sakit jenguk kakek yang lagi sakit kedua orangtuaku juga ada disana." ucap Rama dengan nada datar


( Apa? itu artinya Rama dan Naura berduaan dong dirumah, gak..gak,, ini gak bisa dibiarkan, aku gak mau mereka hanya berdua dirumah, bisa-bisa Naura menggoda Rama lagi )


Amel membatin saat memikirkan kekasihnya bersama dengan Naura,, yang ia tau gadis itu sangat agresif jika bersangkutan dengan Rama, Amel tak ingin jika mantan sahabatnya itu menggoda kekasihnya


" Kalau gitu boleh aku juga ikut? Maksudnya aku ingin menemanimu dan juga Naura." ucap Amel sambil menyebut nama Naura dengan malas.


Rama hanya mengangguk sebagai jawaban, ia juga tidak ingin sesuatu yang tak diinginkan seperti kemarin terjadi lagi jika dirumah hanya ada mereka berdua, sedikit banyaknya Rama juga menyesal karna telah menjamah tubuh Naura, walaupun jujur didalam hati Rama mengagumi tubuh indah adik sepupunya tersebut.


Beberapa saat kemudian..


Bel tanda pulang sekolah telah berbunyi, terlihat Naura yang melangkah keparkiran bersama dengan Bayu, rencananya keduanya akan pergi kerumah sakit untuk mengunjungi orangtua Bayu yang mengalami kecelakaan. Sedangkan ditempat lain namun masih dilingkungan yang sama terlihat Rama dan juga Amel yang melangkah menuju gerbang sekolah.


" Naura ayo naik!" ucap Bayu dengan suara yang sedikit keras, sebab saat itu Bayu melihat Naura sedang menatap kearah Rama dan Amel. Ya gadis itu melihat Rama dan Amel yang ingin keluar dari gerbang, sedangkan sepasang kekasih itu langsung menoleh kearah belakang saat mendengar suara orang berteriak, alhasil baik Naura maupun Rama dan juga Amel langsung saling tatap.


" Naura, mau kemana dia bersama Bayu?" gumam Rama sambil terus memperhatikan keduanya. Sedangkan Naura langsung melangkah kearah Bayu.


" Ayo naik!" ajak Bayu yang diangguki oleh Naura.


Bayu mulai menstater motor miliknya, namun baru saja hendak menjalankan kendaraannya tersebut mereka langsung dihadang oleh seseorang

__ADS_1


" Rama apa-apaan loe?" ucap Bayu saat melihat Rama berdiri didepan motor miliknya. Namun Rama tak peduli, lelaki itu malah menatap kearah Naura seolah ingin bertanya pada gadis itu.


Next


__ADS_2