Mencintai Abang Sepupu

Mencintai Abang Sepupu
Bab 54 . Pergi ke acara ulang tahun


__ADS_3

Tepat jam enam sore Bayu datang kerumah Naura dengan penampilan semaksimal mungkin, pemuda jangkung itu ingin terlihat tampan saat berdampingan dengan Naura, gadis cantik yang selalu menggetarkan hatinya itu.


" Naura cepat turun sayang, ini Bayu sudah nunggu dari tadi loh." Sarah memanggil putrinya dari lantai bawah, karna saat ini dia sedang bersama Bayu, Sarah lebih memilih menemani teman dari putrinya itu ketimbang berada dikamar bersama suaminya, jujur saja saat Roby kemarin meminta maaf Sarah memang ingin memaafkan suaminya, karna memang ia tidak tega melihat kondisi tak terurus suaminya itu, namun saat momen itu sudah pas, tiba-tiba ponsel Roby berdering dan menampilkan nama si penelpon yang tak lain adalah Dina, mantan terindah sang suami, tentu saja Sarah yang melihat itu kembali marah, ternyata suaminya itu masih menyimpan nomor wanita itu, dan mungkin saja tanpa sepengetahuan nya Roby masih berhubungan dengan wanita itu. Dari situlah Sarah tak ingin berbicara apa pun lagi pada suaminya itu.


Tak


Tak


Tak


Tak lama terdengar suara langkah kaki dari lantai atas, suara sepatu yang terdengar nyaring dari arah anak tangga. Dan sepatu itu berasal dari kaki jenjang milik Naura. Sarah melirik kearah Bayu yang terlihat tidak berkedip saat menatap putrinya, hingga membuat wanita paruh baya itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


" Awas ilernya jatuh nak Bayu." Sarah menggoda pemuda itu membuat Bayu langsung tersadar, Bayu salah tingkah dan terlihat juga wajah pemuda itu memerah karna malu.


" Wah anak gadis mama cantik sekali sih sayang." puji Sarah, membuat Naura tersenyum malu


" Mama bisa aja." jawab gadis itu


" Yang mama kamu bilang memang benar Na, kamu cantik banget malam ini." sambung Bayu, membuat gadis itu kembali tersenyum.


" Tuh kan Bayu saja bilang kamu cantik sayang, beruntung banget nanti siapa yang jadi pacarnya anak mama yang cantik ini." sambung Sarah lagi semangkin menggoda


" Yaudah yuk kak pergi aku sudah siap nih nanti kemalaman lagi. " ucap Naura, padahal gadis itu hanya ingin menghindari sang mama yang terlihat terus menggodanya

__ADS_1


" Ah iya,, Tante saya dan Naura berangkat dulu ya?" ucap Bayu minta ijin pada Sarah, tak lupa pemuda itu mencium tangan ibu dari wanita yang ia suka.


" Iya kalian hati-hati ya? dan jangan pulang terlalu malam." pesan Sarah


***


"Kamu cantik sekali Na," ucap Bayu, saat ini keduanya sedang melangkah keluar menuju teras rumah, untuk kesekian kalinya pemuda itu kembali memuji Naura yang terlihat sangat cantik dimatanya, Bayu merasa sangat beruntung bisa pergi bersama dengan gadis itu.


" Kak Bayu bisa aja, udah deh kak sejak tadi muji aku terus." Naura merasa malu dengan pujian lelaki tampan itu.


" Iya beneran, sepertinya yang berulang tahun nanti akan kalah sama kamu nya." sambung Bayu, membuat Naura hanya tersenyum membalas godaan Bayu.


Disaat Naura berada di gerbang rumahnya bersamaan itu Rama juga terlihat baru keluar untuk membuka pagar rumahnya. Pemuda itu sempat terpukau saat melihat betapa cantiknya Naura malam ini, gadis itu memakai dress yang sangat cantik dan cukup terbuka dibagian pundaknya hingga membuat bahu mulus miliknya terlihat dan dapat dinikmati oleh orang banyak dan sialnya itu terlihat sangat seksi dimata Rama, ingin sekali pemuda itu menyuruh Naura untuk kembali mengganti pakaiannya, namun tak dipungkiri Rama juga sangat suka melihat penampilan Naura saat ini, meskipun sedikit kesal karna tubuh gadis itu bisa dinikmati banyak orang, apa lagi kaki jenjang Naura yang terekspos didepan matanya.



Naura juga sempat terkesima dengan penampilan Rama yang terlihat sangat tampan malam ini, ia tersenyum saat menyadari betapa tampannya pujaan hatinya itu, namun senyumnya seketika pudar saat mengingat jika pemuda yang ada dihadapannya saat ini tidak bisa ia gapai.


Tin..tin...


Suara klakson mobil milik Bayu seketika mengagetkan lamunan keduanya. Bayu keluar dari mobil untuk menyapa sahabatnya Rama." Hai Rama, udah mau berangkat juga?" tanya Bayu basa-basi, sebenar nya ia sempat kesal karna Rama terus menatap Naura tanpa berkedip, sungguh hatinya tak tenang, sepertinya sahabatnya itu memang mulai memiliki ketertarikan pada wanita yang ia incar. Sebagai sesama lelaki bayu jelas bisa melihat tatapan mata Rama yang berbeda dari biasa nya kala menatap Naura.


" Hem. " hanya itu jawaban yang keluar dari bibir Rama, tadi nya Rama tidak ada niatan untuk pergi keacara tersebut, namun karna mendengar obrolan Irma ditelpon dengan mama nya Naura, yang mengatakan jika Naura akan pergi keacara ulang tahun Mona, maka Rama juga memutuskan untuk pergi

__ADS_1


" Yasudah kalau gitu gue sama Naura cabut dulu ya bro, ayo Naura, masuklah!" ucap Bayu sambil membukakan pintu untuk gadis itu. Naura hanya tersenyum, lalu masuk kedalam mobil tersebut. Rama hanya bisa memandang mobil milik Bayu yang mulai menjauh dari pekarangan rumah nya.


( Sial, kenapa jadi Bayu yang pergi dengan Naura? )


Rama tak terima jika naura bersama sahabatnya


*


*


*


Saat ini Rama baru saja sampai ditempat tujuan, terlihat pemuda itu datang bersama Amel kekasihnya, gadis itu terlihat cantik malam ini dengan gaun yang ia gunakan bagai mana tidak, Amel sudah mempersiapkan nya dari sore harinya, sebelum pergi keacara ulang tahun ini, gadis itu menyempatkan diri untuk pergi kesalon, tentunya untuk mempercantik dirinya, dan sekarang ia terlihat sangat puas dengan penampilannya,


Seperti ini lah gambaran Amel



Cantik dan terkesan dewasa, tak dipungkiri Rama juga sempat terkesima dengan gadis itu.


" Wah pestanya ternyata mewah banget ya kak." ucap Amel begitu mereka masuk kedalam, semuanya memang memakai pakaian yang cukup formal, karna memang Mona adalah salah satu anak pejabat dikotanya, maka itu bukan dari kalangan remaja saja yang datang, orang dewasa juga ada hanya saja tempatnya dipisah. Cafe itu terlihat sangat luas, tentu saja karna tempat tersebut berada didalam hotel berbintang


Tatapan Amel terhenti pada seorang gadis yang berada tak jauh darinya, dan dia adalah Naura, Amel sendiri sempat takjub dengan mantan sahabat nya itu yang tampil sangat cantik malam ini, bahkan terlihat seperti Naura lah yang saat ini sedang berulang tahun, Amel kira tadi Naura akan tampil biasa saja, namun siapa sangka jika gadis itu saat ini jadi pusat perhatian disana. Namun meski pun begitu, tentu saja Amel tidak akan mengakui hal tersebut. Disaat yang bersamaan tenyata Rama juga menatap kearah yang sama, Rama melihat Naura sedang tertawa bersama Bayu sahabatnya, dan satu temannya lagi yang bernama Wira, pemuda itu adalah teman sekelas mereka, yang tak lain adalah Abang dari Mona makanya Rama dan teman lainnya bisa berada di pesta tersebut karna yang mengundang mereka adalah Wira. Mereka terlihat seru sekali entah apa yang kedua pemuda itu bicarakan sampai gadis itu bisa tertawa selebar itu hingga membuat Rama mengepalkan tangannya, bukan karna tak suka melihat tawa Naura, namun karna bukan dirinya lah yang membuat gadis itu tertawa seperti itu, apa lagi kala dirinya melihat tatapan kedua pemuda itu pada sepupunya tersebut sangat terlihat ada ketertarikan dari keduanya, sial seharusnya dia yang berada disana dan seharusnya dia juga yang membuat Naura tersenyum lebar seperti itu, tapi kenyataannya tak seperti yang Rama inginkan.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2