
Masih didalam kolam renang, setelah Bayu menyuruh Naura berenang kepinggir, Bayu pun mulai menyusulnya, namun sebelum itu ia memberitahukan nya terlebih dahulu pada teman-temannya yang masih terlihat menikmati kegiatan mereka.
'' Hei guys, gue sama Naura istirahat dulu ya?'' setelah mengatakan itu Bayu langsung menyusul Naura yang sudah lebih dulu berada dipinggir, sedangkan yang lainnya mengangguk kan kepala, kecuali Rama yang masih menatap kedua remaja tersebut yang sudah duduk dikursi yang tak jauh dari kolam renang tersebut.
Amel menatap Rama yang pandangannya masih tertuju kearah Naura dan Bayu.'' Apa kak Rama cemburu melihat Naura didekati oleh kak Bayu?'' ucap Amel, membuat Rama langsung menatap kearah gadis itu.
'' Aku hanya khawatir dengan keadaan Naura.'' jawab Rama , kemudian ia langsung berenang kearah Yoga karna sahabatnya itu sejak tadi selalu meneriakinya dan mengajak Rama untuk naik perosotan yang terdapat di kolam renang tersebut. Sedangkan Amel hanya bisa menghela nafas panjang, walaupun ia sudah mendapatkan pengakuan cinta dari Rama, tetap saja ia merasa butuh kejelasan tentang hubungannya dengan Rama, gadis cantik itu mau Rama meresmikan status mereka sebagai sepasang kekasih didepan umum. ralat, bukan didepan umum, namun hanya diantara mereka berdua saja, sebab ia tau jika hubungan mereka diketahui banyak orang akan ada gadis yang terluka karena hubungan tersebut, siapa lagi kalau bukan sahabatnya Naura, sejujurnya Amel sangat takut jika hubungan persahabatan nya dan Naura akan hancur karna cinta segitiga tersebut, namun Amel juga tidak bisa mengalah pada Naura, karna ia juga sangat menyukai Rama, dan yang membuat nya lebih bahagia lagi, karna ternyata Rama juga memiliki perasaan yang sama dengannya, dan lebih memilih dirinya, jadi tidak ada alasan buat nya untuk mundur, bahkan yang ada didalam pikirannya yang harus mundur itu adalah Naura, karna cintanya bertepuk sebelah tangan. Egois memang namun itulah cinta, dan mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkannya.
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, dan saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang, terlihat sekali wajah lelah disana, tak ada satu pun yang bicara, sebab mereka memilih memejam kan mata, hanya Amel yang terlihat sibuk dengan ponselnya, sedangkan Naura juga sama seperti Yoga dan Bayu, sudah lelap dalam tidur nya.
'' Sepertinya semuanya kelelahan.'' ucap Rama sambil menatap kearah Amel dari kaca spion
Gadis itu menoleh kearah kedepan, matanya melirik kearah spion dimana saat itu Rama masih menatap kearahnya, Amel tersenyum manis sambil menganggukan kepalanya.'' Iya kak, sepertinya mereka memang lelah, termasuk gadis cantik yang ada disampingku.'' ucap nya sambil melirik kearah Naura, membuat Rama juga ikut menatap kearah Naura dari kaca spion. Satu persatu penumpang yang ada didalam mobil tersebut turun, kini hanya tinggal Amel, Naura dan Rama yang ada didalamnya, beberapa saat kemudian mereka pun sampai dikediaman Amel.
'' Kak Rama gk turun dulu?'' tawar Amel, mendengar ucapan Amel Rama menoleh kearah Naura yang masih tertidur, setelah itu ia mengangguk kan kepalanya dan akhirnya mereka berdua pun turun dari mobil.
Tak lama Keduanya turun, Naura pun terbangun dari tidurnya.'' Uuhh,, sudah sampai ya? tapi kok masih didalam mobil? loh pada kemana semua penumpangnya?'' gumamnya sambil menatap sekitar. Hingga matanya terpaku seketika saat melihat sesuatu yang membuat air matanya seketika tumpah membasahi wajah nya.
'' Apa yang mereka lakukan? apakah aku sedang dikhianati?'' gumamnya, saat ini Naura melihat Rama sedang berbicara dengan Amel sambil tersenyum, dan keduanya terlihat sangat dekat, dan itu membuat Naura merasa cemburu, jangan kan bisa sedekat itu, tersenyum dengan nya saja Rama jarang, jadi wajar saja jika Naura berpikir jika keduanya memiliki suatu hubungan.
Naura menghapus kasar air matanya.'' Lihat saja aku tidak akan mudah menyerah untuk mendapatkan cintamu kak Rama.'' gumamnya penuh tekat. Setelah melihat Amel masuk kedalam rumah, Rama pun langsung kembali masuk kedalam mobil.
__ADS_1
'' Astaga Naura.'' pekik Rama kaget, saat melihat gadis itu berada disampingnya, tepatnya disamping kemudi
'' Kenapa kaget gitu sih kak? seperti lihat hantu saja.'' ucap Naura sambil mengambil ponselnya dari tas selempang miliknya lalu memainkannya. Sedangkan Rama mencoba untuk bersikap biasa, walaupun ia tak memiliki perasaan pada Naura, namun Rama juga tak ingin menyakiti perasaan gadis itu, itulah salah satu alasan Rama tak mengatakan tentang perasaannya pada siapapun, Rama juga belum meminta Amel untuk menjadi kekasihnya karna suatu alasan, yang ia juga tidak tau apa.
'' Kamu membuatku kaget, tadinya kukira kamu masih tidur.'' ucap Rama, pemuda itu kembali menyalakan mesin mobilnya, dan mulai menjalankan mobil tersebut menuju jalan raya.
'' Kak Rama boleh aku tanya sesuatu gk?'' ucap Naura, walaupun gadis itu bertanya, namun matanya masih menatap fokus benda pipih yang ada dihadapannya saat ini
'' Apa?'' ucap Rama sambil menoleh sekilas kearah Naura, setelah itu matanya kembali fokus kejalan raya
'' Apa yang harus aku lakukan untuk membuat kak Rama menyukaiku?'' tanya Naura yang kini sudah menatap kearah pemuda yang ada disampingnya. Rama yang mendengar pertanyaan Naura seketika menghentikan kendaraannya membuat Naura merasa kebingungan.
'' Ada apa kak? kenapa berhenti?'' tanya gadis tersebut. Kebetulan mobil mereka juga sudah berada didepan rumah Naura, sebab jarak antara rumah Amel dan Naura tidak begitu jauh, jika mengendarai mobil hanya membutuhkan waktu lima belas menit saja.
'' Semuanya kak, semua yang ada sama kak Rama aku suka, hidung mancung ini, wajah yang memiliki rahang yang tegas, mata yang tajam, dan...,,'' Rama sengaja menggantung ucapannya membuat Rama sedikit penasaran.
'' Dan apa??'' tanya pemuda tersebut.
'' Dan bibir kak Rama yang tipis ini membuat aku ingin sekali mencicipinya, apakah boleh?'' ucap Naura, membuat Rama sedikit terkejut atas permintaan sepupunya itu.
'' Kamu gila ya Na? kita ini sepupu, dan itu tidak boleh terjadi.'' ucap Rama
__ADS_1
'' Tapi kita tidak satu wali kak, dan bunda bilang kan waktu itu kalau kita juga boleh menikah.'' ucap Naura berusaha meyakinkan Rama
'' Aku tau Na, tapi tetap saja aku tidak bisa menerima itu semua, lagi pula....,,
'' Lagi pula apa kak??
Jangan bilang dia mau bilang kalau dia dan Amel sudah pacaran, gk gk, ini gk boleh tejadi, plis kak jangan bilang seperti itu ku mohon
Monolognya dalam hati
'' Lagi pula aku tidak memiliki perasaan apapun padamu Na, bukankah aku pernah mengatakan itu semua padamu? aku sayang kamu, tapi hanya sebagai adik aku, tidak lebih.'' ucap Rama kembali memberi pengertian pada adik sepupunya tersebut
Mendengar penolakan Rama untuk yang kesekian kalinya sebenar nya membuat hati Naura sakit, namun gadis itu mencoba untuk tidak memperlihatkannya, sebab ia ingin tetap berjuang untuk cinta nya yang masih belum terbalas, karna Naura yakin suatu saat cinta dan perasaannya akan dibalas oleh Rama.
'' Aku tau itu kak, tapi aku ingin kita membuktikannya.'' ucap Naura membuat dahi Rama berkerut karna ucapan Naura yang membingungkan.
'' Maksud kamu apa Naura? aku gk mengerti.'' ucap Rama
'' Cium aku kak!!
Next
__ADS_1
Waduuh si Naura minta dicium, apa menurut kalian Rama akan melakukannya guys? jawabannya nya ada di episode selanjutnya jadi jangan lewatkan ya! jangan lupa like dan komen disetiap episodenya ya, biar otor lebih semangat lagi nulisnya.