Mengejar Cinta Eiliyah

Mengejar Cinta Eiliyah
MCE 14


__ADS_3

"zie anak yang sulit akrab dengan orang baru, bahkan dengan papinya pun tidak seperti dia bersamamu" ucap eiliyah yang masih menatap hamparan laut yang indah.


Aksa memberanikan diri menggapai kedua tangan eiliyah supaya bisa menghadap ke arahnya.


deg


deg


deg


jantung eiliyah berdetak lebih kencang sambil melihat kedua tangannya di pegang oleh Aksa.


"izinkan aku memiliki hatimu Liy, aku bukan manusia yang sempurna tapi aku akan belajar untuk tidak membuatmu kecewa. aku akan menyayangi Zie sepenu hati" ucap Aksa sambil menatap eiliyah. sedangkan eiliyah memandang wajah Aksa melihat apakah ada kebohongan. tapi nihil eiliyah melihat keseriusan aksa. bukan hanya dalam perkataannya tapi juga akan perbuatan setiap harinya sampai anaknya selalu nyaman dengan aksa.


"maaf, ini terlalu cepat buat aku,setelah kegagalan yang pertama membuat aku trauma untuk menjalin hubungan dengan laki-laki" ucap eiliyah sambil melepaskan tangannya dari genggaman Aksa. mendengar jawaban eiliyah Aksa mengusap wajahnya kasar.


"jika kamu belum yakin denganku aku akan terus berjuang untuk mendapatkan cintamu eiliyah, jadi jangan halangi aku untuk menunjukkan rasa cintaku padamu dan rasa sayangku kepada zie" ucap aksa.


"aku tidak akan menghalanginya" ucap eiliyah kemudian berbalik untuk kembali ke tempat duduknya tadi. sedangkan Aksa masih tetap berdiri pada tempatnya.


"baru kali ini gue di tolak cewek, selama ini cewek-cewek yang tergila-gila sama gue" gumam Aksa dalam hati sambil mentertawakan dirinya sendiri.


kemudian Aksa segera kembali bergabung dengan eiliyah. terlihat Zie yang sedang menikmati makanan yang di bawa eiliyah.


"kelihatannya enak banget Zie, kamu nggak mau berbagi sama om" ucap Aksa menggoda Zie


"aaaa" ucap Zie sambil menyuapi mie yang di bawakan eiliyah.


sedangka Aksa dengan senang hati menerima suapan dari Zie.


"enak kan om" tanya Zie pada Aksa yang sudah menerima suapan darinya. sedangkan Aksa yang mendengar pertanyaan Zie hanya bisa mengangguk-angguk karna die menyuapi dengan Aksa porsi yang banyak sehingga membuat mulut Aksa penuh. setelah makanan di dalam mulutnya habis Aksa meminta lagi pada Zie.


"iihh om, udah dong nanti makanan Zie habis" ucap Zie sambil menyembunyikan makanannya.


"pelit kamu Zie sama om, kalau begitu besok-besok om nggak mau ajak kamu om mau ajak mami saja" ucap Aksa sambil berputar-putar merajuk pada Zie.


"iiiyh.... om kok gitu sih,mami kasi om makan biar besok-besok Zie di ajak jalan-jalan lagi" ucap Zie mengaduh pada sang mami.


"ini" ucap eiliyah sambil menyodorkan makan yang suda ia siapkan. Aksa yang melihat itu langsung mendekat kepada eiliyah sambil membuka mulutnya agar di suapi oleh eiliyah. eiliyah melihat kelakuan Aksa hanya menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum ke arahnya. kemudian ia langsung menyuapkan makanan kepada Aksa.


"ternyata makannya lebih enak kalau kamu yang suapin" gombal Aksa pada eiliyah


"bohong banget kamu padahal kan sama saja" ucap eiliyah

__ADS_1


"kok nggak percaya coba saja tanya pada Zie, Zie kalau makan di suapi mami enak apa nggak" ucap Aksa bertanya pada Zie sambil mengedipkan sebelah matanya. memberokan kode supaya Zie mengiyakan permintaan aksa


"enak banget om" jawab zie


"tuh kan benerkan apa kataku" ucap Aksa kemudian membuka mulutnya agar eiliyah menyuapinya lagi.


"ini kamu makan sendiri" ucap eiliyah sambil mengambil tangan Aksa kemudian menyerahkan piring ke telapak tanggan Aksa.


setelah memakan makanan mereka mereka bermain-main sebentar di bibir pantai tak lupa pula mereka mengabadika foto mereka bertiga setelah lelah bermain-main mereka bergegas untuk pulang. sebelum pulang tak lupa mereka melaksanakan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.


sepanjang perjalan pulang Zie tertidur. mungkin Zie kecapekan saat bermain di pantai. zie tidak mau berhenti bermain karna Aksa juga selalu menemaninya bermain.


"kalau kamu capek kamu bisa tidur Liy" ucap Aksa yang melihat wajah eiliyah yang kecapekan.


"tidak apa-apa sa, kalau kamu capek kita bisa bergantian" ucap eiliyah


"tidak apa-apa" tolak eiliyah


saat mereka diam terdengar suara ponsel aksa yang berbunyi menandakan adanya panggilan masuk.


๐Ÿ“ž Aksa : "iya halo"


๐Ÿ“ž Ezra : "entar teman-teman ngumpul di tempat bisa eo ikut nggak"


๐Ÿ“žEzra : "emang elo dari mana"


๐Ÿ“žaksa : "lagi keluar sama eiliyah"


๐Ÿ“žezra : "wiiih keliatannya entar ada traktiran ni"


๐Ÿ“žaksa : "apaan loo,ya Utah gue tutup dulu lagi nyetirni"


setelah mengatakan itu Aksa langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dari Ezra.


"siapa, kok kamu sebut-sebut nama aku" tanya eiliyah ketika melihat Aksa sudah mematikan ponselnya


"ezra" jawab Aksa singkat


"dia tau kalau kamu suka sama aku" tanya eiliyah lagi


"Ezra itu sahabat sekaligus asisten pribadi aku, jadi dia tau semua yang aku lakukan" jawak aksa. eiliyah yang mendengar itu hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.


setelah beberapa jam menempuh perjalanan dari

__ADS_1


pantai ke rumah eiliyah akhirnya sampai juga. setelah memarkirkan mobilnya dengan benar Aksa segerah turu dan langsung membukan pintu untuk eiliyah.


"makasi" ucap eiliyah setelah turun dari mobil. kemudian Aksa berganti ke jok belakang untuk menggendong Zie ke kamarnya. setelah itu eiliyah menyuru sang pembantu untuk mengambil barang-barang yang berada di dalam mobil Aksa. sedangkan dirinya bergegas kedapur untuk membuatkan Aksa Kopi.


"sa, kamu tunggu di ruang keluarga ini aku buatin kopi" ucap eiliyah tanpa meminta persetujuan dari Akas. karna kasian mungkin Aksa capek bolak-balik setirin mobil sendiri. Aksa yang mendengar itu langsung mengembangkan senyumnya dan langsung mendudukkan dirinya di sofa ruang keluarga eiliyah. Aksa menyandarkan punggungnya yang tersa kaku ke sandaran sofa.


"capek, maaf ya jadi repotin kamu" ucap eiliyah sambil menaruh kopi yang ia bawa.


"berpa kali sih kalu aku ajak kamu selalu minta maaf...."ucap Aksa


" ... aku seneng bisa keluar denganmu dan zie" sambung Aksa lagi. kemudian menyeruput kopi yang di bawa eiliyah


"mamiii" ucap Zie sambil menuruni tangga


"udah bangun boy" tanya eiliyah yang melihat sang anak yang terlihat masih mengantuk.


"sini sama om" ajak Aksa. Zie yang mendengar itu langsung menjatuhkan tubuhnya di sebelah Aksa


"capek ya" tanya Aksa pada Zie.


"tapi Zie seneng" Jawab Zie sambil mengacungkan kepalanya. kemudian Aksa melihat jam di pergelangan tangannya.


"udah sore om pamit pulang dulu ya besok sekolah om anterin" pamit Aksa pada Zie sambil mengecup kening zie


"ok om" jawab zie singkat


"aku pamit pulang dulu ya" pamit Aksa pada eiliyah. kemudian ia bangkit dari duduknya. eiliyah langsung mengantarkan Aksa untuk ke depan. sedangkan Zie langsung menyambar remot tv yang di sebelahnya untuk melihat kartu kesukaannya.


setelah Aksa berada di luar rumah dia langsung membalikkan badannya menghadap ke eiliyah.


"makasi untuk hari ini" ucap Aksa sambil mengambil tanggan eiliyah untuk ia kecup. sedangkan eiliyah yang mendapat perlakuan itu dari Aksa langsung tertegun akan kelakuan Aksa yang tiba


deg


deg


deg


suara jantung eiliyah saat mata eiliyah dan mata Aksa saling mengunci.


"i... iya" ucap eiliyah sambil menarik tangganya yang di pegang Aksa


"yaudah aqw pulang assalamualaikum" pamit Aksa sebelum bergegas masuk kedalam mobilnya. eiliyah hanya menganggukkan kepalanya. kemidian langsung menutup pintu rumahnya. sebelum menunggu Aksa pergi dari pekarangan rumahnya. setelah menutup pintu eiliyah langsung menyandarkan punggungnya di pintu dan meraba dadanya yang merasakan detak jantungnya berdetak lebih kencang

__ADS_1


"ada apa dengan aku" ucap eiliyah lirih.


__ADS_2