Mengejar Cinta Eiliyah

Mengejar Cinta Eiliyah
MCE 27


__ADS_3

Hri ini adalah hari yang begitu melelahkan untuk Aksa. Ia harus memulihkan keadaan perusahaannya kembali. Untung saja ia mempunyai asisten pribadi yang begitu cekatan dan cerdas, jadi ia begitu banyak terbantu. Saking sibuknya sampai ia lupa tidak mengabari eiliyah walau hanya mengirimkan pesan. Jika ia tidak segerah menyelsaikan masalah di perusahaan otomatis ia juga akan lebih lama berada di Singapore.


Sedangkan sang pujaan hati yang berada jauh di negara lain juga sibuk mengecek barang bawaan yang akan di bawa kerumah orangtuanya. Meskipun Cuma beberapa hari disana tapi eiliyah selalu membawa banyak barang. Tak lupa pula dengan oleh-oleh, itu adalah barang wajib saat ia pulang. Meskipun ayah dan bunda eiliyah melarangnya.


Eiliyah sudah siap menuju ke kota kelahirannya. Ia selalu mengendarai mobilnya sendiri. Tapi kadang ia juga meminta tolang pada salah satu karyawan untuk menjadi sopirnya.


“Boy udah siap?” eiliyah yang baru saja mendudukkan dirinya di kursi pengemudi.


“Siap mi” jawabnya.


“Bismillahirrahmanirrahim” ucap eiliyah kemudian melajukan mobilnya.


Sebelum berangkat eiliyah membawakan Zie mainan dan tabletnya supaya bisa menghilangkan kebosanan sang putra. Terkadang ia mengajaknya berbincang-bincang supaya tidak bosan.


———//———


“Sayang...” panggil seseorang kepada Aksa yang memasuki rangan Aksa tanpa meminta izin. Sedangkan Aksa yang mendengar itu langsung mengalihkan pandangannya, karna sebelum itu sedang fokus dengan tumpukan dokumennya.


“Kamu bisa ngak sih kalau masuk ketuk pintu dulu” Aksa yang tidak suka akan kedatangan Siska.


Ya... Yang masuk tanpa permisi itu adalah Siska, entah kenapa dia selalu ada di mana. Nggak di negara sendiri atau pun di negara orang.


“Ngapain kamu kesini” tanya ya dengan nada jengkel.


“aku kangen kamu sayang” jawabnya sambil mendekat pada Aksa.


“Lebih baik kamu pergi aku lagi sibuk” ucapnya ketus.


“Nggak mau, aku mau temenin kamu kerja” jawabnya manja.


“Udah deh kamu nggak usah gangguin aku, aku hanya kerjaan” ucap Aksa.


“Pokoknya aku mau nemenin kamu” Siska masih kekeh dengan keinginannya dan langsung mendudukkan dirinya di sofa ruangan aksa.

__ADS_1


Aksa langsung melanjutkan pekerjaannya tanpa menghiraukan siska. Siska menanyakan beberapa pertanyaan pada Aksa tapi tidak pernah di hiraukan oleh Aksa, maka akhirnya Siska diam. Menyibukkan dirinya sendiri dengan ponselnya. Sampai-sampai ia tertidur karna menunggu Aksa bekerja.


Tok tok tok


“Masuk” Aksa menjawab tanpa mengalihkan pandangannya pada dokumen yang sedang ia pelajari.


“boss, setelah istirahat nanti kita ada meeting” ezra yang masuk dan langsung menyelahkan beberapa dokumen yang akan ia bawa meeting nanti.


“taru situ saja zra” ucap Aksa yang meliha ke arahnya sekilas kemudian melanjutkan pekerjaannya lagi.


Ezra mengarahkan pandangannya kearah sofa karna merasa ada pergerakan. Saat ia menoleh telihat sisan wanita yang sedang tertidur pulas.


“Siapa boss” tanya Ezra karna tidak mendapat melihat wajah wanita itu.


“siska” jawabnya singkat.


Ezra mengerutkan dahinya saat mendengar jawaban Aksa.


“Aku juga tidak tau dia tiba-tiba datang, sudah gue suruh pergi tapi malah dia nggak mau.


“Jangan-jangan kalian berjodoh” ucap Ezra. Aksa yang mendengar itu langsung menatap Ezra dengan tatapan yang mematikan.


“Eemm... Boss saya kembali keruang kerja saya. Karna masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan” Ezra gugup mendapatkan tatapan itu dan langsung pergi dari ruangan Aksa tanpa mendengar jawaban dari sang boss.


Setelah kepergian Ezra Aksa langsung melanjutkan pekerjaannya tanpa menghiraukan siska yang tidur di sofa ruangannya.


Waktu istirahat telah tiba, Akasa langsung bergegas keluar dari ruangannya. Sebelum itu ia sudah mengirim pesan pada sang asisiten untuk pergi makan siang diluar. Aksa langsung keluar dari ruangannya saat jam istirahat telah tiba, tanpa membangunkan sisika terlebih dahulu.


Sedangkan Siska yang baru saja terbangun melihat seisi ruangan itu yang sudah kosong. Dilihatnya jam di ruangan Aksa tersebut lihat disana sudah waktunya untuk makan siang.


“sudah waktunya makan siang, ternyata aku tidur cukup lama mangkanya badanku sakit semua” gumam Siska yang merasakan punggungnya sakit sehabis tidur di sofa.


Siska langsung bangkit dari duduknya dan langsung berjalan keluar dari ruangan Aksa. Disana terdapat sekertaris Aksa yang sedang membereskan peralatannya.

__ADS_1


“pak Aksa tadi kemana” tanyanya pada sekertaris Aksa.


“makanbsiang Bu sama pak Ezra” jawabnya.


“Di mana?” tanyanya lagi.


“Di luar Bu, sekalian berangkat meeting kata pak Aksa tadi” mendengar jawaban dari sekertaris Aksa membuat Siska makin sebel.


Ia langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Aksa.


Tut Tut Tut Tut


Berkali-kali ia menghubungi Aksa tapi yang ia dengar hanya lah suara operator. Tapi Siska tidak mau menyerah, ia terus saja menghubungi Aksa.


Setelah berkali-kali ia menghubungi Aksa akhirnya usahanya membawakan hasil. Aksa menerima telfon darinya.


📞 Siska : “sayang kamu kok nggak bangunin aku sih” perkataan pertama yang ia ucapkan ketika Aksa sudah menerima telfon darinya.


Sedangkan Aksa yang mendengar itu langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya.


📞 Aksa : “aku lupa” jawabnya singkat.


📞 Siska : “iiihhh... Kamu kok gitu sih, terus kamu sekarang di mana”


📞 Aksa : “kamu nggak usah kesini, aku harus meeting” jawabnya yang sudah tau kalau ia memberitahu keberadaannya pasti Siska akan menyusulnya.


📞 Siska : “iiihhh........” ucapnya terputus karna Aksa sudah mematikan ponselnya secara sepihak.


“Aku harus bertindak cepat” gumam Siska dalam hati sambil melihat ponsel miliknya yang panggilnya sesudah di putus oleh Aksa. Siska langsung pergi dari situ dalam keadaan kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya. Sedangkan sekertaris Aksa yang melihat kelakuan Siska hanya mengelengkan kakinya melihat perempuan yang katanya adalah pacar bosnya.


———//———


Setelah menerima panggilan dari Siska Aksa langsung mengatur ponselnya dengan mode silent. Karna ia tak mau ada gangguan dari Siska. Setelah menyelesaikan makan siangnya Aksa dan Ezra langsung menuju ketempat yang di sepakati untuk meeting.

__ADS_1


__ADS_2