Mengejar Cinta Eiliyah

Mengejar Cinta Eiliyah
MCE 64


__ADS_3

“neng ayah mau bicara berdua sama kamu” ayah keluar dari kamar rawat zie setelah berbicara dengan eiliyah.


Setelah berbicara seperti itu ayah hari langsung melangkah keluar dari ruangan rawat zie. Eiliyah hanya pasrah saat sang ayah ingin mengintrogasi dia.


Kini mereka sedang duduk di kursi tungu depan ruangan zie.


“siapa aksa, kenapa zie memanggilnya papa” tanya ayah hari.


“dia adalah pacarnya neng yah, tapi kita udah putus” jelas eiliyah.


“apa seseorang yang pernah bicara degan bundamu?” ayah hari.


“iya yah”jawab eiliyah pelan.


“kalau tidak ada kepastia kenapa kamu menyuruh zie buat panggil dia papa, terus kenapa kalian bisa putus?” ayah hari.

__ADS_1


“maaf yah” eilyah tak mungkin jika bilang kalau dia putus dengan aksa karna aksa akan bertunangan dengan wanita pilihan kedua orang tuannya.


“ya sudah kita berdo’a saja agar zie cepat sembuh, karna kita harus menyiapkan acara yania yang tinggal sebentar lagi” setelah berkata seperti itu ayah hari beranjak dari duduknya dan kembali kedalam ruangan rawat zi.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


hari mulai malam para tamu satu persatu mulai berdatang di acara pertunangan pengusaha no satu itu. Terliahat wajah bahagia dari dua keluarga itu, apalagi mempelai wanita, hatinya begitu berbunga karna apa yang ia mau dapat terwujut yaitu menikah dengan penerus keluarga faresta. Sedangkan mempelai prianya terlihat tak bersemangat, kalau bukan karna terpaksa munggkin ia sudah lari dari acara itu.


“hallo brother” seseorang menepuk pukndak aksa dari belakang.


“hem” setelah melihat siapa seseorang yang menepuknya dari belakang. Dia adalah para sahabat aksa.


“ayolah sa move on, toh siska juga nggak jelek-jelek banget” dimar mencoba menyemangati aksa.


“mending lu diem deh” jawab aksa ketus.

__ADS_1


Para sahabatnya mencoba menghibur aksa agar tidak terlalu memikirkan masalahnya.


“Selamat ya sa dan makasih udah bikin seseorang patah hati” ucap Nara sinis.


“kak ja...”


“Ayoh mas kita bergabung sama mama” ajak Nara mengajak suaminya tanpa ingin mendengar penjelasan Aksa.


“Sial” degus Aksa yang melihat sepupunya pergi. Rasanya Aksa ingin kabur dari acara itu.


Terndengar suara MC terkenal yang di pilih oleh keluarga faresta untuk mengisi acara mereka. Terlihat di sana pelaminan yang begitu mewah, barang-barang seserahan juga sudah tertata dengan rapih di salah satu sudut pelaminan itu.


Semua yang membeli seserahan itu adalah orang suruhan papanya. Siska hanya memberikan catatan apa saja yang ia ingin kan untuk acara pertunangan itu. aksa tak iku campur. bahkan cincin dan bajunya pun ia tak ikut memilih. Saat siska mengajak aksa untuk fitting baju dan membeli cincin aksa hanya beralasan sibuk. Jadilah siska mengajak mamanya aksa untuk fitting dan membeli cincin.


“di persilahkan tuan Aksa untuk naik ke pelaminan, agar acara segerah di mulai” salah satu MC memanggil Aksa.

__ADS_1


Setelah Aksa naik ke pelaminan acara segerah di mulai. Aksa hanya bisa menurut tanpa ada perlawanan. Setelah acara tukar cincin selesai para tamu di persilahkan untuk menikmati jamuan yang sudah tersedia. Malam semakin larut acara pertunangan itu akhirnya selesai juga.


Acara itu belangsung dengan lancar dan meriah, karna memang aksa tak dapat menoak permintaan sang papa karna takut dangan ancaman yang papanya ucapkan.


__ADS_2