
Sekarang Aksa sedang menikmati makan malamnya.
“ Enak ya kalau udah nikah makan ada yang nemenin berangkat di anterin Sampek depan rumah, pulang ada yang sambut, tidur juga ada yang nemenini, jadi pengen cepet-cepet nikah” ucap Aksa setelah menikmati suapan terakhir.
“ hhheeemmmm.... Kamu lebay baget sa aku nggak jawab pesan aja kamu langsung datang kesini” eiliyah yang sengaja mengalihkan pembeicaraan.
“ Namanya juga cinta, kamu tambah cantik deh kalau pakek baju rumahan tanpa polesan make up seperti ini tambah....” Aksa yang baru sadar melihat eiliyah pakai baju daster tanpa adanya make up dan tak lupa pula dengan cepolan rambut. Itu terlihat makin se*si di mata Aksa.
“ tambah apa....?” eiliyah yang langsung memicingkan matanya ingin tau apa lanjutan perkataan Aksa yang menggantung.
“ tambah... Tambah... Tamabah manis” Aksa yang bingung menjawabnya asal.
“ bohong kamu” eiliyah masih belum percaya akan ucapan Aksa.
“ Oh ya aku mau kasih tau kamu, lusa Akau berangkat ke Singapore” ucap Aksa
“ urusan kerjaan ya, berapa hari” tanya eiliyah.
“ iya... kalau berapa harinya sih belum tau pasti, mungkin agak lama karna aku harus menyelsaikan masalah perusahaan yang ada di sana” jeles Akas
“ terus kamu kesannya sama siapa” tannyanya lagi.
“ maunya ya sama kamu” jawab Aksa asal sambil mengedipkan sebelah matanya.
“ becanda Mulu kamu, apa di depan karyawan kamu juga seperti ini” eiliyah yang heran akan sikap Aksa yang selalu bercanda.
“ aku kan udah bilang tergantung kondisi liy.... nggak mungkinlah aku seperti ini di depan karyawan aku. Kamu tau nggak aku seperti ini hanya kamu saja” jelas Aksa
“ Sama cewek lain” tanya eiliyah.
“ kalau aku seperti ini sama cewek lain nanti kamu cemburu” ucap Aksa.
“ bohong banget, capek aku ngomong sama kamu nggak pernah serius” kesal eiliyah pada Aksa.
“beneran sayang....” ucap Aksa sambil meminum kopinya.
Deg
Deg
Deg
Jantung eiliyah merasah berdetak tak beraturan mendengar Aksa memangilnya dengan ucapan sayang.
“ Ada apa dengan jantungku” gumam eiliyah dalam hati. Eiliyah langsung bangkit dari duduknya meninggalkan aksa sendirian.
“Liy... Liy kok kamu tinggalin aku sendiri sih” kejar Aksa yang di tinggal eiliyah.
__ADS_1
“ lusa anterin aku ke bandara ya” Aksa mendudukan dirinya di samping Aksa.
“hem” jawab eiliyah
“ maaf deh, udah dong jangan ngambek entar tambah kangen low kalau aku tinggal” ucap Aksa yang langsung dapat tatapan tajam dari eiliyah.
“ Zie mami kamu emang segarang itu ya” bisik Aksa pada Zie sambil bersembunyi di belakang zie.
Eiliyah yang mendengar apa yang di bisikkan Aksa pada Zie hanya bisa menghembuskan nafas panjang. Kenapa ia bisa terjerat cinta lelaki yang berada lebih mudah darinya.
“ memang om baru tau” Zie yang masih fokus pada buku-bukunya.
“ boyy....” eiliyah mamndang Zie sambil melotot. Sedangkan sang putra hanya tersenyum
“ sa udah kamu nggak pulang” eiliyah yang melihat jam di dinding sudah pukul 21.00
“ Kamu kok usir aku sih, Zie masak om di usir mami sih” adu Aksa pada zie.
“ aku bukannya ngusir sa, kamu tau sendiri satatus ku....” ucap eiliyah yang terpotong Aksa
“ ok sayang” potong Aksa yang tau kelanjutan perkataan eiliyah.
Aksa langsung bergegas pulang sedangkan eiliyah mengantarkan sampai depan pintu.
“ aku pulang dulu ya, assalamualaikum” Aksa pangsung mencium kening eiliyah sekilas.
Aksa hanya menganggukkan kepalanya kemudian bergegas memasuki mobilnya. Setelah mobil Aksa sudah tidak terlihat lagi eiliyah langsung masuk kerumah menghampiri sang putra yang sudah menyelesaikan PRnya.
“ boy ayo tidur, ini udah waktunya tidur” ajak eiliyah
“ Nanggung mi bentar lagi” ucap Zie yang masih fokus pada dilem yang ia lihat.
“ 5 menit” eiliyah mengasih dispensasi untuk Zie. Zie pun menurut dan langsung bergegas tidur.
Setelah melihat sang putra tertidur eiliyah langsung masuk ke kamarnya sendiri. Sesampainya di kamar eiliyah langsung mencari di mana keberadaan ponselnya. Ternyata ponselnya kehabisan baterai.
💬 Eiliyah
Udah sampai rumah?
Tanya eiliyah ketika batrai Uda di cas sebentar. Tak menunggu waktu lama Aksa sudah membalas pesan darinya.
💬Aksa
Udah sayang😘
Besok aku jemput ya
__ADS_1
💬 Eiliyah
Nggak usah.
Setelah membalas pesan dari Aksa tidak menunggu lama Aksa langsung melakukan video call.
📱 “ada kok vc” tanya eiliyah
📱 “kamu tu sekali saja kalau aku ajak jangan bilang nggak” Aksa yang sebal mendengar jawaban eiliyah ketiak ia ajak.
📱 “ iya bawel udah sana kamu istirahat” jawab eiliyah malas.
📱 “ ok sayang assalamualaikum” pamit Aksa
📱 “ waalaikum salam” eiliyah langsung mematikan sambungan video call nya.
———//———
Ke esokan paginya ketika aksa memasuki halaman rumah eiliyah di sana sudah ada mobil yang terparkir di sana.
“ mobil siapa ini” gumam Aksa sambil mengerutkan dahinya. Setelah sampai pintu rumah eiliyah, Aksa langsung memencet bel rumah eiliyah.
“Mobil siapa” tanya Aksa ketika eiliyah membuka pintunya.
“ assalamualaikum, itu mobilnya mas Egi papinya Zie” eiliyah yang Langsung berjalan masuk tanpa menunggu jawaban dari Aksa. Aksa melihat penampilan eiliyah memakai daster dan rambut di cepol ke atas melihatkan leher putih dan mulus eiliyah membuat lelaki yang melihatnya pasti terpesona. Aksa langsung bergegas mendekati eiliyah dan langsung menarik cepolan rambut eiliyah dan membuat rambutnya tergerai.
“ Aksa... Kamu apa-apaan sih, siniin jepit rambut aku” eiliyah langsung menggapai ikat rambutnya yang di ambil Aksa.
“ Ayo coba ambil” Aksa lanhsung mengangkatnya tinggi-tinggi.
“ Siniin sa” eiliyah mencoba meraih ikat rambutnya. Karna dia lebih tinggi dari Aksa jadi dia susah untuk menggapai ikat rambutnya, dan itu membuat ia harus mendekat ke Aksa.
“ Aku tidak mau orang lain Menik mati leher mulusmu itu sayang” ucap Aksa yang sudah memeluk eiliyah dengan sebelah tangannya.
Deg
Deg
Deg
Jantung eiliyah berdetak lebih cepat karna ia sudah di dekap oleh Aksa.
“ aku kemarin kan sudah bilang sama kamu jangan berpenampilan seperti ini di depan pria lain” bisik Aksa ke telinga eiliyah. Eiliyah yang mendengar itu merasah merinding.
“ Iy... Iyah” eiliyah yang masih gugup dan mencoba melonggarkan pelukan Aksa.
Setelah mendapat jawaban dari eiliyah ia langsung melepaskan pelukannya. Eiliyah langsung bergegas menuju meja makan setelah sudah terlepas dari pelukan Aksa. Sedangkan Aksa langsung berjalan di belakang eiliyah sebelum itu ia menyimpan ikat rambut eiliyah di Katong dalam jasnya.
__ADS_1