Mengejar Cinta Eiliyah

Mengejar Cinta Eiliyah
MCE 46


__ADS_3

Siang ini panas begitu terik hingga sebagian orang yang tidak bekerja hanya berdiam diri di rumah. Sedangkan di kediaman rumah faresta si nyanya rumah sedang asik melihat drama Korea kesukaannya. Bukan hanya anak muda saja yang suka dengan drama Korea tapi mama Renna juga suka dengan drama Korea.


“Nyonya ada paket” bibik menyerahkan paket yang baru saja ia terima dari pak satpam.


“Paket apa bik, dari siapa” tanya mama Rena.


“Nggak ada nama pengirimnya nya” jawab ART rumah mewah itu. Sambil menyerahkan paketan itu.


Mama menerima paket itu, mama Renna membolak-balikkan paket itu barang kalia ada yang aneh. Setelah itu mama Renna membuka paket itu pelan-pelan karna was-was.


Mata mama Rena membulat melihat isi dari paket itu. Pelan-pelan mama renna mengambil satu persatu isi dati kotak itu. Mama Renna menutup mulutnya dengan tangan ketika melihat kemesraan Aksa bersama seseorang yang ia kenal.


“Apa nggak ada wanita lain selain dia” gumama mama Renna.


“foto siapa itu ma” tanya papa yogi ketika melihat sang istri memandangi sebuah foto.


“Eeemmm... Bukan foto siapa-siapa pa” jawab mama Renna gugup, dan langsung menyembunyikan foto itu.


Mama Renna heran pada suaminya karna tidak biasanya jika suaminya pergi kekantor pulang pada siang hari.


“coba papa lihat, kok mama swrius sekali kalau lihat. Sampai papa pulang tidak tau” papa Yogi penasaran.

__ADS_1


“bukan apa-apa kok pa, oh ia tumben papa pulang jam segini” mama Renna berusaha mengalihkan pembicaraan mereka.


Karna mama Renna ingin memastikan dulu kebenaran foto itu kepada Aksa sebelum suaminya tau.


“papa sedikit nggak enak badan, mangkanya papa pulang jam segini” jawab papa Yogi.


“Ya sudah biar mama buatkan jahe hangat buat papa, apa papa udah makan” tanya mama Renna sebelum pergi kedapur. Tak lupa pula mama Renna membawa foto-foto tadi.


“udah tadi waktu meeting” jawab papa Yogi.


“ya sudah mending papa tunggu mama di kamar saja” mama plang sing pergi ke dapur membuatkan jahe hangat untuk suaminya.


Setelah jahe hangatnya siap mama Renna bergegas ke kamar untuk di berikan kepada suaminya. Tak lupa pula ia membawakan obatnya juga.


Di sisi lain Aksa sedang ber siap-siap akan berangkat ke bandara.


“lu nggak bisa pulang entar malem aja sih sa” bujuk Ezra mungkin Aksa bisa berubah pikiran.


“lu nggak usah berisik, cepet anterin gue kebandara” Aksa sudah siap untuk berangkat.


Ezra bergegas mengambil kunci mobil kemudian berangkat ke bandara.

__ADS_1


Tanpa ada percakan di antara mereka karna akda hanya fokus dengan ponselnya. Sesampainya di bandara Aksa segerah turun dari mobil.


“Emang lu nggak tau terimakasih” gerutu Ezra karna saat Ezra baru memarkirkan mobil belum sempat mematikan mesin mobil Aksa sudah turun tanpa berpamitan padanya atau pun basa-basi.


🏵️🏵️🏵️🏵️


Sedangkan eiliyah sekarang juga dalam perjalanan menuju kebandara untuk pergi ke Surabaya karna ada undangan. Setelah semalam berpamitan dengan zie, akhirnya sekarang ia bisa berangkat.


Flash back on


“Boy besok mami mau ke Surabaya, boy di rumah sama mbk ya” ucap eiliyah.


“Zie mau ikut mami” jawabnya


“mami Cuma sehari aja kok, kan besok Zie harus sekolah” mendengar itu Zie langsung memanyunkan bibirnya.


“besok mami masih anterin boy sekolah kok” Zie masih tetap diam.


“Kamu besok mau di bawain oleh-oleh apa, biar mama beliin” mendengar kata oleh-oleh Zie nampak berfikir.


“Zie mau robot-robotan terbaru seperti milik teman-teman mi” ucapnya.

__ADS_1


“ok boss” jawab eiliyah.


Flash back off


__ADS_2