Mengubah Takdir: ADULT MEN ACT LIKE CHILDREN

Mengubah Takdir: ADULT MEN ACT LIKE CHILDREN
REZA BERTAUBAT.


__ADS_3

•••••⊰❁❁🌸Kalam Hadits🌸❁❁⊱•••••


"Setiap manusia pernah berbuat salah.


namun yang paling baik dari yang berbuat salah adalah yang mau bertaubat."


👉( HR. Tirmidzi no. 2499 )


━━━━━━━━•⊰❁🌸❁⊱•━━━━━━━━


"Kek, tolong saya Kek, tolong saya!"


Dengan tubuh gemetaran Reza memegang kedua tangan sang kakek. Wajahnya yang dipenuhi dengan keringat dingin, terlihat sekali Ia sedang ketakutan yang amat sangat.


"Tenanglah, semuanya pasti bisa di perbaiki, asalkan kamu mau bertaubat" ujar sang kakek.


"Tapi aku sudah banyak berbuat banyak dosa Kek, apakah Tuhan akan mengampuni saya?" tanya Reza dengan suara yang bergetar, dan masih menggenggam kedua tangannya sang Kakek.


Sang Kakek tersenyum, sembari ia menghapus air mata Reza, yang ternyata lolos begitu saja,


"Nak, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan selama hidupnya. Bagi seorang muslim ketika melakukan perbuatan salah dan dosa, Islam memerintahkan untuk bertaubat dengan meminta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Pelaksanaan taubat harus dibarengi dengan keikhlasan, keseriusan, menyesali perbuatan, serta tidak akan mengulangi dosa kesalahan yang sama Nak, apakah kamu menyanggupinya?"


Reza terlihat ragu, ia malah memandangi wajah sang Kakek yang terlihat teduh dan bersahaja, membuat hati Reza semakin bergejolak, antara ingin dan tidak bertaubat.


"Apakah bila Reza bertaubat Tuhan akan memaafkan kesalahan saya Kek?" tanya Reza yang terlihat penasaran.


"Tentu Nak, asalkan kamu mau memperbaiki semuanya" terlihat Sang Kakek begitu sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan Reza.


"Apa syaratnya untuk bertaubat Kek?"

__ADS_1


"Shalat taubat Nak, itu merupakan salah satu jenis shalat sunnah yang dilakukan untuk memohon ampunan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dari segala dosa perbuatan semasa hidup. Setiap muslim yang melaksanakan salat taubat nasuha, sudah semestinya untuk tidak mengulangi perbuatan dosa yang pernah dilakukan. Dan itu adalah anjuran untuk melaksanakan taubat nasuha ini terdapat dalam salah satu surah di Alquran, yang artinya:


"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."


(QS. At-Tahrim ayat 8).


"Berdasarkan ayat itu, dapat dipahami bahwa manusia yang baik di hadapan Allah bukan mereka yang tidak pernah berbuat salah, namun mereka yang segera bertaubat setelah melakukan kesalahan" jelas Sang Kakek dengan kelembutannya sehingga tersimpan di hati Reza


"Lalu setelah itu apalagi Kek?" tanya Reza yang terlihat semakin bersemangat ingin bertaubat.


"Berdoa kala kamu bersujud Nak, memohon ampunan dengan segala kerendahan diri di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Hal ini juga di katakkan dalam salah satu hadits, yang artinya:


"Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah doa ketika itu.” (HR. Muslim).


"Baiklah Kek, Reza mau bertaubat, bisakah Kakek mengajarkan Reza?"


"Alhamdulillah.. Tentu saja Nak, dengan senang hati Kakek akan mengajarkan kamu, baiklah kalau begitu mari Kakek ajarkan kamu berwudhu terlebih dahulu" ajak Sang Kakek, dan di anggukkan oleh Reza,


Doa sholat taubat yang diajarkan Rasulullah ﷺ ialah seperti berikut:


Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana Abduka Wa Ana Ala Ahdika Wa Wadika Mastathotu. Audzu Bika Min Syarri Maa Shonatu, Abuu-U Laka Binimatika Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.


Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan."


Setelah selesai, hati Reza terasa tenang, dan ia bermaksud berterima kasih pada sang Kakek namun, Kakek tersebut tidak ada lagi di surau tersebut.


"Eh, kemana Kakek kok nggak ada? apa dia sudah kembali ke gubuk ya? Ya sudah sebaiknya aku kesana sekarang" gumam Reza


Reza pun mulai bergegas hendak ke gubuk Sang Kakek. Namun yang di cari tak kunjung ketemu.

__ADS_1


"Perasaan tadi gubuk Kakek nggak segini jauh ya? kenapa nggak ketemu-temu" gumam Reza dengan pandangan celengak-celenguk kesana-kemari. Namun gubuk seperti raib di telan bumi.


Disaat ia masih mencari gubuk Kakek, seseorang melintasinya dan dengan cepat Reza pun memanggilnya, "Pak maaf sebentar mau numpang tanya" ujarnya pada seorang pria paruh baya


"Iya mau tanya apa Dek?" balas pria itu.


"Ini Pak, saya mau tanya kalau di sini kakek yang rumah gubuk di mana ya Pak? tadi saya sempat sih ke gubuk kakek itu, kayanya si tadi di sekitar sana tapi kok nggak ada ya, apa bapak tahu sekitar sini yang rumahnya gubuk?' tanya Reza sedikit berbelit karena ia juga bingung, apalagi ia tak tahu nama Kakek tersebut.


"Disini nggak ada Dek yang rumahnya gubuk, dulu pernah ada namanya Kakek Jumin namun ia sudah lama meninggal di tabrak mobil, Dek, dan gubuknya juga sudah di bongkar dan di jadikan surau oleh warga karena permintaan beliau" jelas Pria tersebut.


DEGH!!


Jantung Reza berdegup kencang tiba-tiba Ia teringat sesuatu dan tubuhnya kembali bergetar.


"Ada apa Dek?" tanya Pria itu merasa heran.


"Tidak, tidak apa-apa Pak, kalau begitu saya permisi ya Pak, dan terimakasih atas informasinya saya pamit Assalamu'alaikum," ucap Reza yang kemudian ia berjalan cepat keluar dari gang dan langsung menuju ke mobilnya yang terparkir di pinggir jalan.


Setelah ia masuk kedalam mobilnya, tak berapa lama mobilnya pun melaju dengan kecepatan tinggi. Rasa takut menyelimuti dirinya. Disaat ia sudah mulai jauh dari gang itu, laju mobilnya mulai di pelankan, namun di saat mobil sudah mulai stabil dengan kecepatan sedang sebuah mobil hitam menghadang jalan mobilnya sehingga sekali lagi, Reza memijak remnya secara mendadak.


CIIIIITK....


Seketika mobil Reza berhenti mendadak, "Ada apa sih, siapa mereka?" gumam Reza saat melihat empat orang pria bertubuh besar turun dari mobil hitam itu dan berjalan menuju ke mobilnya.


Tok..tok..tok jendela kaca mobil Reza di ketuk oleh salah satu keempat pria tersebut. Awalnya Reza takk mau membukanya namun pria itu malah menodongkan sebuah pistol kearahnya. Mau tak mau Reza pun membuka pintu mobilnya.


"Siapa kalian! dan mau apa?!" tanya Reza kepada merek, Namun belum sempat ia mendengar jawaban dari mereka, tiba-tiba salah satu dari mereka memukul bagian belakangnya Reza daan..


"Aakh!!"

__ADS_1


____________


Jangan lupa dukung author terus ya guys 🙏🥰 Dan jangan lupa tinggalkan jejaknya oke 😉.


__ADS_2