
Pagi hari yang cerah dengan munculnya sang surya menyapa Alam semesta dengan indahnya, matahari yang memberikan ke hangatan dan kilauannya bagi siapa saja termasuk pengantin baru yang baru saja mereguk kenikmatan surga dunia, mereka masih saja tidur bahkan matahari sudah bersinar dengan terangnya, mungkin karna lelah akibat kejadian semalam.
Hasna yang merasakan cahaya mata hari masuk melalui celah-celah jendela yang masih tertutup, membuatnya mengerjapkan matanya dan merasa paha dan perutnya terasa berat, ternyata suaminya tengah memeluknya begitu erat, Hasna mencoba melepaskan pelukan suaminta itu namun semua sia-sia saja karna dia kalah kekuatan dengan Arka.Merasa pergerakan dari istrinya dia mengetatkan pelukannya
"Hmm, mau kemana? "ucap Arka dengan suara yang berat khas orang baru bangun tidur.
"Aku mau mandi, awas dulu ah"ucap Hasna mencoba menyingkirkan tangan Arka di perutnya
"Mandi bareng yah? "ucap Arka membuka matanya dengan menampilkan senyum nakalnya
"Gak ah, aku mau mandi sendiri, aku gk yakin kamu gak bakal ngapa-ngapain aku dengan keadaan aku yang kaya gini"ucap hasna menolak permintaan Arka
"Apa kau yakin bisa jalan hmm?"ucap Arka dengan kembali menyelusupkan tangannya dan meremas gundukan kembar istrinya
"Ahh.., ishh awas akh, aku mau mandi.Ini udah lewat jam sarapan tau"kesal Hasna karna sikap Arka saat ini
__ADS_1
"Ya baiklah silahkan, asal kau bisa jalan saja"ejek Arka
"Bisa kok, wle"balas Hasna mengejek Arka balik
Baru bangun dari ranjang dan akan melangkah, dia merasakan sakit di area sensitifnya dan hampir saja jatuh jika Arka tak menangkapnya cepat.
"Astaga sayang, sudah aku bilang kau mana mungkin bisa jalan, Area V mu masih sakit, kau terlalu keras kepala"ucap Arka mengomeli istrinya seperti mak-mak saja
"Maaf"ucap Hasna merasa bersalah,dan Arka menggendong Hasna menuju kamar mandi dan meletakkan di atas bethtup dan menyalakan air hangat.Ya mereka hanya mandi bukan yang lain mengingat Hasna masih sakit karna ulah Arka. Arka keluar kamar mandi terlebih dahulu dan meninggalkan hasna yang sudah selesai mandi, lalu Arka kembali lagi sudah lengkap dengan kaos biasa dan celana jeans di baeah lutut
10 menit Arka pergi, dan sekrarang dia datang membawa pelayan yang mendorong makanan mereka di belakangnya"maaf membuatmu menunggu"ucap Arka lalu mengecup kening istrinya itu
Cup...
"Ayo makan,biar kegiatan kita nanti kita lanjutkan setelah makan hmm"ucap Arka sambil mengedipkan sebelah matanya
__ADS_1
"Apaan sih, badan aku remuk karna kamu, dan kamu mau lagi? "balas Hasna dengan sebal menatap muka tengil Arka
"Harus sayang, karna nanti akan tumbuh dengan cepat paneeus kita Arka junior"ucap Arka dengsn muka tengilnya sambil mengedipkan mata
"Kamu yakin mau punya anak secepat ini, kita kan belum selesai kuliah dan tinggal 2 bulan lagi kita wisuda"ucapan Hasna membuat Arka tersenyum
"Gak papa, kan saat kita wisuda kalo kamu udah hamil, juga gak akan kelihatan jelas kalo kamu lagi isi, jadi gak ada yang tau"ucap Arka dengan semangatnya
"Aku terserah tuhan kasihnya kapan, tapi aku juga menanti anak kita"ucap Hasna dengan mengelus perut ratanya sambil tersenyum harap, dan di balas pelukan oleh Arka
"Aku yakin Allah akan kasih nanti ketika memang udah takdirnya kita di kasih hmm"balas Arka menenangkan istrinya dan Hasna hanya mengangguk sebagai jawaban
"Ya sudah sekarang kita makan yang banyak nanti lanjut lagi ngobrolnya.Atau mau lanjut perang Hmm? "goda Arka dengan mengedipkan sebelah matanya dan di balas sebuah cubitan di pinggangnya oleh Hasna
Meski tak sakit,tapi justru membuat Arka tertawa terbahak-bahak karna melihat wajah istrinya merah karna blussing sambil mengunyah makanannya
__ADS_1