
Arka masuk ke kamarnya, dan melihat istrinya tidur dan dengan selimut yang menutupi kakinya saja, Arka membenarkan selimut tersebut lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri
setalah keluar dari kamar mandi dia tak melihat istrinya dikamar, dia pergi ke dapur dan sekeliling rumah tapi tak ada sama sekali, dia melihat kakaknya tengah di dapur bersam dengan Abian lalu mencoba menanyakan istrinya
"Kak liat Nana gak?"tanya Arka
"Loh bukannya sama kamu tadi ke kamar, kakak gak liat dia disini karna kakak dari tadi di sini sama Abian bikin puding buat Abian"jawab Kak Arsita
"Trus Nana kemana kak, aku cari keliling rumah gak ada sama sekali kak, aku jadi cemas sekarang kak"ucap Arka
"Bi, saya titip Abian sebentar ya?"ucap Arsita
"Baik non"jawab Bi Marni
"Opa sama Oma liat Nana gak?"tanya Arka
"Gak deh nak, kita gak liat dari tadi bukannya tadi di kamar sama kamu setelah makan siang?"ucap Opa Abraham
"Iya Opa tapi gak ada sama sekali di kamar dan aku juga udah cari keliling rumah juga gak ada"jawab Arka membuat yang lain panik
"Boy, kamu simpan kalung sabit itu dimana?"tanya Ayah Arga
"Di... Astagfirullah!!!"pekik Arka membuat yang lain ikut terkejut lalu Arka berlari ke arah bawah tanah
Saat mereka sampai di sana, mereka terkejut di sana ada Opa buyut Arka dan Nenek Hasna yang berdiri di depan perut buncit Hasna dengan Hasna tak sadarkan diri
__ADS_1
"Papa!!,apa yang Papa lakukan pada cucu mantuku?"tanya Opa Abraham pada sukma Ayahnya
"Abraham putraku, kau tau nak aku begitu tertarik dengan janin ini, dia memiliki kelebihan yang tidak di miliki orang lain nak, dia akan menjadi lelaki yang mengancam Papamu ini.Maka dari itu aku akan mengambil janin ini dan akan membawanya pergi ke alamku"ucap sukma Papa Jordan
"Kau tak bisa mengambil cucuku dari rahim cucu mantuku, kau bukan iblis Pa, kau tak mungkin melakukan itu"jawab Opa Abraham
"Mungkin saja, karna kalung itu milik anak ini, dan janin ini adalah calon anaknya jadi aku harus membawanya pergi denganku, aku yang meminta neneknya ini untuk memberikan kalung itu pada cucunya lalu menikahkan dengan. cucumu itu hingga terbentuknya janin ini. Karna usia janin 7 bulan maka aku berhak membawanya dan ku jadikan dia anak di alamku. Hahaha"ucap Papa Jordan
"Tidak pa, kau tak bisa membawa cucuku, kau tak bisa mengambil anak dari cucumu sendiri, dia sudah menanti anaknya untuk lahir, lalu kau akan mengambilnya. Kau tau kau bukan lah Papaku lagi, kau sudah berubah menjadi iblis pa"jawab Opa Abraham
"Arka ambil istrimu sekarang nak"pinta Opa Abraham dan di angguki oleh Arka
"Kau tak bisa mengambil istrimu sebelum anakmu ku ambil dari rahim istrimu, kau harus merelakan anakmu untuk ku bawa ke tempatku atau istri dan anakmu akan mati sekarang?"ucap Papa Jordan membuat Arka berhenti di tengah-tengah sekarang dia bingung
"Na, bangun sayang. Sayang bangun lah"ucap Arka menepuk pipi istrinya tapi istrinya tak kunjung bangun
"Arka tempelkan gelangmu tadi ke dahinya"ucap Bunda Klarisa
Arka menempelkan gelang itu di dahi istrinya hingga beberapa saat istrinya baru bisa membuka matanya membuatnya langsung memeluknya
"Kau tak apa akan sayang?,ada yang sakit hmm?"tanya Arka
"Mas, mereka mau bawa anak kita, mereka mau ambil anak kita mas, aku takut, aku gak mau mereka ambil anak kita aku gak mau kehilangan anak kita"ucap Hasna ketakutan dengan memeluk perut buncitnya
"gak akan sayang, gak ada yang akan ambil anak kita, kita akan menjaga anak kita ok, kita akan melindunginya sampai kapanpun itu"jawab Arka menenangkan istrinya yang masih syok
__ADS_1
"Arka kita bicara di ruang kerja Ayah, biar Nana sama kakak dan Bundamu dulu"ucap Ayah Arga
"Kamu disini dulu sama Bunda dan Kak Arsita ya, aku ke ruang kerja Ayah dulu"ucap Arka di angguki Hasna di pelukan Bunda Klarisa
mereka masuk ke ruang kerja Ayah Arga di sana sudah seperti tempat sidang untuk Arka saat ini, dengan muka yang tegang dan serius membuat Arka gusar
"Ka, kamu dapat dari mana gelang itu?"tanya Ayah Arga
"Ayah gak pernah liat kamu pegang gelang itu sama sekali selama ini,dapat dari mana kau?"tanyanya lagi
"Aku dapat dari seorang kakek saat aku keluar dari kantor kemarin yah, dia ngasih gelang ini dan mengatakan **kau memiliki aura kuat dalam tubuhmu, dan istrimu juga memiliki aura yang sangat pekat, dan kalung peninggalan istrimu itu adalah petaka untuknya. Kau pakai gelang ini dan jangan sampai istrimu mengenakan gelang ini karna gelang ini akan musnah jika istrinya memakainya.
Kau lindungi calon anakmu dan istrimu dengana gelang ini, jika suatu saat nanti istrimu di ganggu oleh Sukma Kakek buyutmu dan neneknya, maka keluarkan gelang ini dan arahkan pada mereka,untuk istrimu cukup tempelkan di dahinya janin ankmu dan istrimu akan hidup kembaliseperti itu yah, aku saja tak tahu siapa dia, tiba-tiba saja dia menepuk bahuku dan berkata seperti itu lalu pergi begitu saja" jelas Arka membuat Opa Abraham tau siapa kakek itu
"Nicholas dia kembali ternyata"ucap Opa Abraham membuat Ayah Arka membelalakan matanya
"Nicholas Pa?, bukankah dia hilang setelah 40 tahun yang lalu?"tanya Ayah Arga
"Dia kembali setelah tau pemilik kalung sabit itu menurunkan kepemilikannya pada keturunannya"jawab Opa Abraham
"Keturunannya maksud Ayah Hasna itu keturunan Pelenyap Sukma jahat bagitu?"tanya Ayah Arga
"Kau benar, Arka kau tau tanda lahir Nataza di lengan sebelah kiri berwarna merah?"tanya Opa Abraham dna di angguki Arka
"Itu simbol Keturunannya dan benar dugaanku selama ini, dia adalah cucu kandung Nocholas bukan Mirna,Mirna yang telah menculik cucu Nicholas 20 tahun yang lalu untuk menikahkan dengan keturunan kita dan mengambil janinya untuk menjadikan pengikut Papa Jordan yang berkekuatan gelap"jelah Opa Abraham membuat Arka mengepalkan tangannya
__ADS_1