Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 05


__ADS_3

Hasna dengan muka gugupnya dia memberanikan diri bertanya pada Arka," K... Kamu...mau a..apa bawa aku ke sini?",ucapnya terbata dengan menundukan kepalanya namun masih mencuri pandang ke arah Arka. "Hmm, gue cuma mau tanya doang sama lo" ucap Arka tanpa melihat kearah Hasna, "M... mau tanya apa? " jawabnya terbata karna jantungnya mulai tak normal."Lo yang kemarin kerja di Cafe kan? " ucap Arka tetap dengan wajah datarnya,"I..iya...Permisi, saya duluan"jawab Hasna berpamitan sambil ngacir menghilangkan rasa gugupnya.


Dan Arka dia bernafas lega karna. jantungnya mulai kembali normal, tanpa sadar melihat tingkah konyol Hasna,Arka tersenyum indah di wajah tampannya sambil memegangi dada kirinnya dengan tangannya. Dia tersadar setelah kedua sahabatnya datang dengan menepuk pundaknya


"Pluk"


"weh ngapain lo, senyam senyum sendiri,kaya orang gak waras aja"ucap Aryo dengan menyeruput es teh di tangannya


"Pala lo gak waras!!,gue masih waras,masih sehat wal'afiat..!!"dengan mengambil es di tangan Adhi

__ADS_1


"Ehhh..., anjir lo ka. Itu es Jus gue,sembarangan lo" dengan muka di buat sebal untuk mendapatkan ganti dari Arka.


Mereka kembali ke dalam kelas setelah dari kantin,dan kebetulan berpapasan dengan Hasna dengan kedua sahabatnya itu, Hasna hanya memberikan senyum manisnya yang menampilkan gigi ginsulnya kepada Arka dan kedua sahabatnya, dan kedua sahabat Arka mereka heboh dengan senyum manis Hasna. "Anjir...., Omg... mimpi apa gue semalem ketemu bidadari cantik banget senyumnya lagi"ucap Aryo dengan memukul lengan Adhi. "Anjir...!!,Bangsat lo..., sakit anjir!! " ucap Adhi dengan muka marahnya,hanya di jawab cengengesan oleh Aryo.


Sementara Arka dia tersenyum tipis melihat senyum Hasna tadi, dan jantungnya tiba-tiba berdetak cepat,dia kembali mengingat tadi saat berdua bersama Hasna di belakang kampus.


setelah melihat arah pandang mata Arka,ya benar tebakan mereka jika Arka cinta pandangan pertama pada Hasna gadis berhijab dengan pipi Cubby di tambah senyum manis di hiasi gigi ginsulnya itu. Mereka tau saat pertama di Cafe di mana Arka berhenti mendadak di depan mereka menatap Hasna dengan senyum tipisnya.


dan kedua tadi saat perkenalan Arka tersenyum dengan manisnya"Bukan Arka ini"gumam Adhi dan Aryo bersamaan. Dan yang ketiga tadi waktu menarik Hasna ke taman belakang kampus dan melihat Arka tengah memegang dada kirinya. dari situlah mereka tau jika Arka memiliki rasa untuk Hasna.

__ADS_1


sore hari pun datang,semuanya pun bubar setelah mendapat jam tambahan dari dosen.


"Na, pulang bareng gue yuk?, gue anterin sampe rumah lo" ajak Ghiva dan di angguki oleh Dinda, "Ehh.., enggak usah,aku udah pesen ojek online kok, sebentar lagi juga sampe" tolak Hasna dengan clingak clinguk menunggu ojeknya.


"Udah ayok na, ojek lo cancel aja,lo sama kita aja di jamin aman! " dengan menyeret Hasna masuk ke mobil milik Ghiva" ehh... " pekik Hasna karna terkejut.


"Woy di lihatin aja, pdkt dong ah, masa cuma di sawang doang sih, gk gentel banget loh"Cibir Aryo yang bru dari kamar mandi, dan Adhi hanya mengangguk membenarkan itu.


"Apa?, mau ngelak,kalo lo jatuh cinta pandangan pertama sama Hasna?. Kita udah tau kali Ka, kalo lo suka sama Hasna, udah lah kejar sampe janur kuning melengkung" Ucap Aryo sambil berjalan kearah pulang, dan Arka terkejut dengan kalimat terakhir Aryo dan dia melotot setelah paham, sementara Adhi hanya tersenyum melihat wajah aja yang blussing karna ucapan Aryo barusan

__ADS_1


__ADS_2