
Suara Azan subuh membangunkan Hasna yang tengah tertidur lelap di balik selimut tebalnya di tambah suaminya yang masih memeluknya erat membuatnya malas untuk bangun, tapi dia harus bangun sekarang untuk melaksanakan sholat dan menyiapkan semua keperluan suaminya ke kantor
Hasna pergi ke kamar mandi setelah memakai pakaiannya yang tergeletak di lantai, dengan langkah pelan dia menuju ke kamar mandi.Selama 10 menit Hasna mandi dia keluar dari sana melihat suaminya masih tengkurap di atas ranjang dengan selimut yang melorot sampe pinggang
"Mas bangun yuk, sholat shubuh dulu, udah adzan ini!"panggil Hasna membangunkan suaminya,tapi suaminya hanya menggeliet saja
"Mass, bangun ihh,mandi sholat shubuh dulu"panggilnya lagi
"Ya udah deh kalo kamu gak mau bangun, aku mau sholat sendiri aja"ucapan Hasna membuat Arka seketika membuka matanya,ya sedari sih dia sudah bangun tapi dia hanya ingin mengerjai istrinya
"Kalo kamu sholat tanpa aku yang imamin,lihat aja nanti hukumannya"ucap Arka lalu pergi ke kamar mandi dengan boxernya
Arka keluar menggunakan baju koko dengan sarung bercorak, dia berdiri di depan istrinya memimpin sholat
"Udah..?"tanya Arka melihat istrinya yang sedikit kesusahan untuk berdiri
mereka melaksanakan sholat dengan khusuk dan saat rokaat terakhir Hasna merapalkan doa untuk keluarga kecilnya, untuk calon anaknya, dan suaminya, semoga saja apa yang di ramalkan di buku kitab hanyalah karangan saja, semoga tidak terjadi apa-apa padanya
"Sayang..?"panggil Arka lalu merebahkan diri di atas sajadah dengan kepala di paha istrinya menghadap ke perut buncitnya
__ADS_1
"Ya,kenapa mas?"jawab Hasna dengan menatap suaminya yang sedang mengecupi perutnya dan tangan Hasna menyugarkan ranbut suaminya yang tengan asik dengan perut buncitnya
"Mau kasih nama siapa anak kita?"tanya Arka
"Aku tersetah kamu aja, tapi aku udah mikirin ini setelah 7 bulanan kemarin"jawab Hasna menatap suaminya yang masih asik dengan kegiatannya
"Siapa?"tanyanya lagi
"Kalo laki-laki Fauzan Adhirifky Rafendra kalo perempuan Azizah Nuril Rafendra gimana menurut mas?,maaf aku kasih nama marga mas di belakangnya"ucap Hasna
"Hei kok minta maaf sih,malahan bagus dong aku juga suka namanya di kasih nama margaku, Nama yang bagus sayang"ucap Arka setelah bangun untuk duduk di hadapan istrinya
"Nanti siang kita ke dokter kandungan buat USG yah?"tanya Arka dan di balas anggukan oleh Hasna
Hasna pergi ke arah dapur di sana sudah ada para bibi yang sudah siap memasak, dan Hasna mengambil beberapa bahan di dapur untuk di masak khusus suaminya
"Bi, masaknya pagi ini sama malam hari aja yah, soalnya nanti siang aku sama mas Arka mau makan di luar, nanti siang bibi sama yang lain bisa santay aja di rumah sampai nanti menjelang makan malam, untuk besok bibi boleh istirahat aja di rumah"jelas Hasna
"Serius non"tanya salah satu bibi
__ADS_1
"Iya bi, besok aku sama Nana akan ada acara di rumah Bunda jadi otomatis rumah sini kosong, dan harus selesai sekarang jadi besok kalian bisa istirahat jalan-jalan juga boleh, nanti salah satu sopir ambil mobil aku buat kalian jalan-jalan"ucap Arka dari kamar ke arah istrinya
"Wah aden, terimakasih banyak atuh, jadi tak enak ini mah"jawab bibi suti
"Gak papa kok bi pake aja, ouh ya ini ada uang buat jalan-jalan kalian besok yah,di bagi rata aja"ucap Hasna memberikan uang sebesar 3 juta
"Alhamdulillah makasih non, tapi ini kebanyakan non"jawab bi murni menerima uang tersebut
"Gak papa pake aja, itu uang buat jajan kalian bebas apa aja, dan uang gaji kalian di simpen buat keperluan kalian pulang kampung sama transfer ke keluarga kalian"jelas Hasna
"Terimakasih banyak sekali lagi Aden, Non"ucap semua bibi
"Sama sama bi, ya udah sarapan yo"ajak Arka
Setalah sarapan Arka pergi ke kantor dan Hasna dia kembali ke kamarnya untuk mengurut kakinya yang sedikit bengkak sekarang, anaknya sangat aktif dengan terus menendang sedari tadi, hanya dengan mendengar suara Arka dan sentuhan Arka membuat anaknya diam untuk menendang
"Hai anak Mama, langsung diem yah saat di cium,di elus sama denger suara papa, kamu harus jadi anak yang baik,anak yang sholeh ya sayang, jadi anak yang nurut dan penuh kasih sayang serta cinta terhadap sesama ya nak, Mama sayang kamu"ucap Hasna dengan mengelus perut buncitnya mengajak bicara lalu tertidur karna merasa mengantuk
Dan pas sekali Arka kembali lagi ke rumah karna ada berkasnya tertinggal, Arka masuk ke rumah tak melihat istrinya lalu bertanya kepada bibi Suti yang sedang membersihkan dapur, setelah mendengar istrinya di kamar, dia pergi ke kamar, dia terkejut melihat istrinya tertidur di atas ranjang dengan posisi duduk bersandar di sandaran ranjang
__ADS_1
"Astagfirullah sayang, kamu kaya gini neken anak kita, badan kamu juga sakit sayang"ucap Arka pelan lalu membenarkan posisi tidur istrinya
"Selamat bobo cantik"ucap Arka