Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 48


__ADS_3

Hari ini Bunda Klarisa sudah berada di rumah mereka bersama Abian dan kak Arsita. Mereka membawa sebuah box besar entah apa yang pasti ukurannya lumayan besar. Rafa yang ada di gendongan Arka dia tertidur dengan nyenyaknya,bahkan dengan kebisingan dari Abian dia tetap tertidur di gendongan Papanya


"Bund. Aku bawa Rafa ke kamarnya dulu ya,nanti Aryo sama Adhi mau kesini,nanti suruh duduk aja dulu sama Bunda"ucap Arka lalu berlalu pergi


"Iya nak,sekalian Hasna istirahat dia kan baru selesai di bathrast jadi perlu istirahat total"jawab Bunda Klarisa menggandeng Abian turun ke dari atas sofa


setalah mereka pergi, Aryo dan Adhi datang bersama istri mereka beserta anak mereka membawa bingkisan di tangan mereka,yang bisa di tebak itu untuk Hasna atau untuk Rafa


"Assalamualaikum Bunda, Kak Arsi?"ucap mereka berempat menyalami Bunda Klarisa dan kak Arsita yang duduk mengawasi Abian yang bermain


"Waalaikumsalam. Ouh kalian udah sampai?"jawab Bunda Klarisa menyambut mereka


"Iya Bunda,ini yang punya rumah kemana Bunda?"tanya Adhi kepada Bunda Klarisa


"Biasa,Yuk masuk dulu,gak baik ngobrol di tengah pintu gini"ajak Bunda Klarisa masuk kerumah Arka


"Sebentar Bunda Panggilkan Arka dulu"pamit Bunda Klarisa lalu pergi ke kamar Arka dan di jawab anggukan oleh mereka


"Tok...Tok...Tok..."suara ketukan pintu dari luar kamar Arka


"Ar, didepan ada Aryo sama Adhi mereka bawa keluarga mereka juga"ucap Bunda Klarisa dari luar kamar dan mendapat sahutan dari Hasna jika Arka sedang mandi


"Ya udah jangan lama-lama mandinya,udah ditungguin sama kedua sahabat kamu di bawah"ucap Bunda Klarisa dari depan pintu

__ADS_1


"Iya Bunda,sebentar"jawab Arka dari kamarnya dan membuka pintu kamar


"Bund,Dinda sama Ghiva suruh masuk aja buat nemenin Nana didalem,Nana belum boleh terlalu banyak bergerak kata dokter tadi,jadi perlu banyak istirahat dikamar"jelas Arka dan di angguki oleh Bunda Klarisa


Arka pergi keruang tamu dan disana sudah ada Kak Arsita,Abian,Adhi dan Aryo bersama anak Istrinya yang duduk karpet berbulu di tengah. Arka menghampiri mereka dan meminta Dinda dan Juga Ghiva pergi ke kamarnya untuk menemani Hasna disana,dan kak Arsita dia diharuskan pergi ke kamarnya karna Abian tertidur di pangkuannya dengan bantuan Arka Abian pergi ke kamarnya untuk di tidurkan


"Gimana?"tanya Arka setelah kembali dari kamar Abian,kini hanya mereka bertiga ada di taman belakang


"Masalah Tuan Maxim sudah beres,tinggal pembangunan hotel di jalan kencana itu, yang dulu lo minta untuk di perbaiki lagi setelah kebanjiran 2 bulan lalu. Saat ini tinggal.pengecatan dan juga pemasangan AC di beberapa kamar aja yang kurang"jelas Adhi tentang masalah hotel yang mereka bangun


"Bagus,kalian penuhi aja apa yang kurang dan apa yang perlu di perbaiki,tinggal bilang aja sama gue,biar gue yang urus semuanya nanti"jawab Arka dan di angguki oleh Adhi


"Ah ya Yo, lo nyimpen buku yang kemarin gue minta kan?,lo bawa kan sesuai permintaan gue?"tanya Arka pada Aryo


"Emang itu buku buat apaan Ka?"tanya Aryo


"Ini buku peninggalan Nenek gue, gue bisa tau siapa yang udah bikin kakek Nicholas hilang selama 100 tahun lalu,dan gue mau cari tau kenapa kakek Nicholas mati setelah berperang melawan Carlos,karna setelah dikurung kekuatan kakek Nicholas melemah"jawab Arka dengan menatap buku ditangannya


"Emang kakek Nicholas bisa udah mati?,dia kan belum mati, orang kita juga bisa liat dia kan?"tanya Adhi dan di angguki oleh Aryo


"Setelah dengar cerita Opa Abra, gue baru tau kalo kakek Nicholas mereka sahabat sedari dulu,bahkan usia kakek Nicholas udah ribuan tahun tapi dia tetap hidup. Dia mati saat bertarung bersama Carlos dan bersama dengan Opa Abra,Opa yang melihat langsung jika kakek Nicholas mati seketika dan tanpa Carlos tau kakek Nicholas dia dapat hidup kembali tapi dalam wujud sukma,bukan manusia seperti sebelumnya. dia bisa menghilang dan dilihat oleh keluarganya saja,tapi tidak dapat dilihat oleh orang tak kenal dengan dia apalagi keluarganya"jelas Arka


"Ouh gitu. Brati Kakek Nicholas mati karna Carlos dan dia hidup kembali begitu"jawab Aryo

__ADS_1


"Trus lo minta buku ini buat apaan?"tanya Aryo


"Weh kunyuk, Arka kan udah jawab tadi, dia mau cari tau kematian kakek Nicholas dan tempat pengurungan kakek Nicholas karna setelah di kurung kekuatan kakek Nicholas melemah.Gitu"jawab Adhi


"Ouh gitu toh.Petunjuk pertama yang lo punya apa?"tanya Adhi kepada Arka yang sedang berpikir


"Gue dapet lokasi dari Opa Abra,tapi gue gak tau jelas itu masih ada atau enggak, soalnya Opa Abra bilang itu udah 50 tahun lalu dan tempat itu masih ada atau enggak kita gak tau. Yang pasti tempatnya terpencil di tengah pulau sih. Mau ikut gue gak?"tanya Arka membuat kedua sahabatnya menatapnya berbinar


"Mau banget lah,masa iya kita tolak"jawab keduanya dengan semangat


"Mau ngapain mas?"tanya Hasna dari ambang pintu bersama kedua sabahatnya


"Ini mau cek pembangunan di Rembang, dan aku ngajak mereka buat temenin gitu"jawab Arka bohong,karna tak mungkin dia melibatkan Istrinya yang hamil besar itu


"Ouh gitu. Emang mau berangkat kapan mas?"tanya Hasna duduk disamping suaminya


"Mungkin besok kalo enggak 2 hari lagi bisa betangkat,karna kita gak bisa pake pesawat sekarang atau besok,karna terhalang hujan badai di.luar sana dan gak mungkin kita terbang ninggalin kalian sebenarnya"jawab Arka dengan memeluk Istrinya


"Aku gak papa kok mas,lagian kan ada bang Agam,Bunda ,Ayah,Apa,Oma,dan juga kakek Nicho yang bakal jagain aku. Jadi aku sama Rafa tetap aman kalo ditinggal sama kamu"jawab Hasna dengan menyandarkan kepalanya di bahu Arka


"Iya mas tau,tapi mana mungkin kita berani kita tinggalin kalian dengan perut yang udah gede gini, kita gak tega"ucap Arka jujur


"Ya udah kalo mas gak jadi brangkat,aku mah seneng-seneng aja karna ada yang nemenin di kamar"jawab Hasna ditelinga Arka membuat Arka blussing

__ADS_1


"Eggheemmm... Mohon maaf kita bukan nyamuk disini ya pak,bu"ucap Aryo sebal dengan tingkah sahabatnya itu dan membuat mereka yang disana tertawa mendengar ucapan Aryo


__ADS_2