Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 39


__ADS_3

Mereka semua masuk ke dalam rumah orang tua Arka, Hasna menurunkan Rfa pada karpet berbulu di ruang keluarga, Rafa merangkak kesana kemari menghampiri orang yang duduk melingkarinya, terutama Mamanya yang sedang makan salad,Rafa memasukkan tangannya kedalam kotak salad yang sedang di makan oleh Mamanya memakan salad yang ada di tangannya


Semua keluarga yang sedang berkumpul tertawa melihat tingkah bayi itu, dan Hasna hanya bisa menatap sedih salad buah yang dia buat khusus dan bawa dari rumah untuk pengganti sarapan pagi tadi.


"Anak Papa gak boleh gitu sayang, Mama kamu kan lagi makan, masa kamu nakal masukin tangan kamu ke dalam saladnya sih. Kotor nak"ucap Arka mengambil tisu basah di tas kecil milih Rafa


Rafa yang mendapat teguran dadi Papanya,dia menatap wajah Arka dengan wajah polos dan lucunya itu, dia mengerjapkan matanya berkali-kali seakan tak mengerti apa yang Papanya bilang tadi


"Gak boleh di ulangi ya sayang,Kotor gak sehat, Rafa kalo mau sesuatu bilang ya, jangan langsung masukin tangan Rafa, nanti makanannya gak bisa di makan sayang"ucap Arka dengan menatap wajah putranya dalam pangkuannya yang masih tetap anteng menatap dirinya, lalu tiba-tiba Rafa tersenyum sambil menepuk tangannya


"Good Boy"ucap Arka,keluarga yang menyaksikan itu tersenyum dan tekekeh geli melihat tingkah Rafa


"Om, Yapa beyum bica jayan ya?"tanya Abian ikut nimbrung karna baru masuk bersama Agam sedari tadi asik dengan layang-layangnya


"Iya sayang, dedek Rafanya belum bisa jalan, besok kalo dedeknya ulang tahun yang ke 1 tahun, dedeknya pasti udah bisa jalan.Nanti bisa main sama Ian"jawab Hasna yang mengambil alih anaknya di panguannya


"Yah, Ian mau ajat Yapa main yayangan di yuar,cama Opa dan Papa, nanti ada Om juda"ucap Abian dengan wajah sedihnya


"Gak papa sayang, nanti juga kalo udah bisa jalan, nanti bisa main sama Ian,Papa,Opa,dan Om Arka.Kita main layang-layang sama main bola bareng ya"ucap Agam menenangkan putranya


"Iya Papa,Ian atan tundu dedet Yapa campe bica jayan, nanti main cama tita.Iya tan Om?"tanya Abian para Arka yang sedang menyuapi Rafa dengan buburnya


"Iya sayangnya Om. Pinter deh, ouh iya besok Ian kan ulang tahun, Ian mau kado apa dari dedek Rafa,Om sama Ounty?"tanya Arka


"Ehmmm.... Ian mau di beyiin tapay cama mobiy aja"jawab Abian dengan semangat

__ADS_1


"Ok.. Akan Om beliin buat Ian, tapi Ian janji harus rajin belajar ya,biar nanti gede bisa sukses dan juga pinter"ucap Arka di angguki oleh Abian dengan sebuah kecupan hangat di pipinya oleh Abian


"Pacti Om"jawab Abian langsung memeluk Arka


"Ya udah sekarang Rafa sama Ian bobo siang ya, istirahat nanti main lagi"ucap Hasna menggendong Rafa yang mulai mengantuk


"Iya oty, dadak dedet yapa"pamit Abian mencium pipi gembul Rafa, dan Rafa hanya tersenyum lalu memejamkan matanya kerna mengantuk


Malam harinya mereka berkumpul di ruang keluarga, tiba-tiba datang tamu yang beberapa bulan ini tak pernah terlihat apa lagi tak pernah berkabar setelah kejadian kekuatan gelap milik Rizky membuat mereka tak berkabal dalam waktu yang cukup lama


Yaitu Ghiva dan Dinda bersama suami mereka, mereka datang membawa membawa anak-anak mereka dan mengajak mereka untuk berkumpul sahabat menikmati akhir pekan besok sekalian hari ulang tahun Abian


"Assalamulaikum..semuanya"salam mereka berempat


"Hai bro gimana kabar lo, wahh udah gede aja ni anak lo. Udah lama kita gak ketemu setelah kesibukan sendiri-sendiri sejak kejadian 5 bulan lalu"ucap Aryo langsung memeluk Arka


"Hmm lo bener bgt sejak kejadian itu, udah lama bgt kita gak ketemu"ucap Adhi


"Hmm tapi sekarang kita ketemu lagi dan kalian menghilang entah kemana"ucap Arka mengundang tawa kedua sahabatnya


"Maafin kita, kita kan pergi ada urusan masing-masing, gue pergi karna istri gue ngidam jalan-jalan ke Amerika, sekalian bulan madu dan dia lahiran di sana, makanya gue lama tunggu anak gue boleh balik lagi kesini dengan keadaan yang udah pulih dan tentunya aman kalo naik pesawat"jawab Aryo dan di angguki Bayu


"Terus lo kemana?, ngapain angguk-angguk doang kepala lo?, emangnya lo ikut bulan madu juga hmm?"tanya Arka membuat Bayu menggaruk kepalanya tak gatal


"Kalo gue si ke Jepang nurutin bini gue, dia minta lahiran disana,kan butuh waktu juga buat anak gue kuat naik pesawat, kata dokter disana gue harus nunggu waktu 4 bulan untuk bolehin anak gue naik pesawat"jelas Bayu dan di angguki oleh Arka dan Aryo

__ADS_1


"Ya baiklah, aku terima alasan kalian"ucap Arka lalu pergi


"Wahh anak lo ganteng banget, bibit unggul beneren anak lo.Bikinnya gimana?,kok anak lo ganteng banget gini sih?"tanya Aryo yang otaknya mulai sengklek


"Ya lo bikinnya gimana?,ya gitu cara gue bikin lah, ya kali gue bikin pake adonan kue"jawab Arka membuat Aryo tergelak


"Hahaha, lo kalo bikin kaya gue, anak lo gak bakal seganteng ini. Ini sih konsepnya sudah glow up sejak dini, ya gak boy?"ucap Aryo yang menggendong Rafa,dan Rafa hanya menatapnya tak bersuara dan tak bergerak hanya matanya yang mengamati


"Ini anak lo kaku banget kaya lo, gak mau jawab orang lain tanya, cuma liatin doang"ucap Aryo menatap Rafa yang masih menatapnya


"Enak aja lo ngatain anak gue, dia itu baik, lucu, imut kaya bini gue"ucap Arka menggendong Rafa


"Ya alhamdulillah sih kalo kaya bini lo, tapi gak baik kalo kaya lo,dingin,kaku cuek kebangetan tau gak. Upss"ucap Aryo langsung membekap mulutnya karna keceplosan berucap


"Lo ngomongin gue?"tanya Arka


"E-enggak, bukan lo kok"jawab Aryo


"Ouh"ucap Arka lalu masuk ke dalam kamarnya membawa Rafa


"Hufh, untung aja percaya"ucap Aryo dengan membuang nafasnya lega dan Adhi hanya terkekeh


"Makanya kalo ngomong tuh di pikir dulu,jangan asal jeplak"ucap Adhi lalu menyusul istrinya di dalam


"Woy tungguin gue"ucap Aryo berlari masuk karna sudah larut malam

__ADS_1


__ADS_2