Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 30


__ADS_3

Hasna masuk ke dalam kamar untuk mandi,sejak tadi dia belum mandi sejak tadi, sekarang pukul set 8,berarti sebentar lagi Bunda Klarisa akan ke sini dan dia akan bersama Kak Arsita Juga Abian, arkhh...mendengar nama Abian dia begitu merindukan bicah itu, sudah hampir 2 minggu tidak bertemu dengannya sejak dia sakit dan beru sekarang dia akan bertemu dengan Abian


Hasna yang sudah siap dengan baju rumahan dan hijab senada dia keluar dari kamar ke ruang tamu, dia sudah mendengar suara Abian memanggilnya dari luar kamar,dan benar saja Abian langsung memeluk kakinya erat


"Ounty, Ian angen"ucap Abian cadel


"Ounty juga kangen sama Ian, udah sembuh belum ponakan ounty sakitnya hmm?"tanya Hasna


"Udah Ounty, atu dah cembuh cakitnya"jawab Abian


"Alhamdulillah kalo gitu sayang, ayo ke Mama sama Oma"ucap Hasna mengecup pipi Abian dan mengajaknya ke ruang tamu


sampainya di ruang tamu Hasna menghampiri mertuanya dan Kaka iparnya, mereka sedang bercengkrama dengan tetangga samping rumah Hasna yang selalu sirik dengan yang Hasna punya


"Hai sayang, gimana kabarnya?,Bunda kanget banget apa lagi Opa Abraham yang selalu tanya kamu sama Arka kenapa gak pernah kerumah lagi, setelah Bunda kasih penjelasan,akhrinya Opa percaya"jelas Bunda Klarisa


"Hmm, maaf untuk Opa ya Bunda, kepenginnya kita ke sana tapi kan kita gk bisa karna Abian juga lagi sakit, Mas Arka lagi sibuk-sibuknya setelah kemarin pergi ke Jepang buat bisnis, Maaf ya"ucap Hasna mengatupkan tanganya meminta maaf


"Gak papa sayang, bukan salah kamu kok,kamu gak perlu minta maaf ok"jawab Bunda Klarisa dan di balas anggukan oleh Bunda


"Bunda, Kak, mau minum apa?, biar aku bikinin ya?"ucap Hasna hendak bangun dari duduknya dan pergi ke dapur


"Kamu duduk aja,jangan kemana-mana,tetap disini, biar bi Marni yang bikin buat kita ok, kamu gak boleh cape-capek,kamu harus banyak istrirahat sekarang"larang Bunda Klarisa


Saat mereka duduk di lantai dengan beralasan karpet bulu, Arka masuk ke dalam rumahnya dengan muka kusut, lah bukannya tadi bilang akan ada meeting di kantor dan pulang nanti malam, trus kenapa di sini. Batin Hasna melihat suaminya itu


"Mas kok udah pulang, tadi bilang pulangnya malam, kenapa jam segini udah pulang"tanya Hasna menyalami suaminya

__ADS_1


"Iya karna hari ini gak jadi meeting karna mereka ada acara sendiri dengan keluarga biasalah, trus aku si Adhi dia palah enak-enaknya ambil cuti karna mau honeymoon sama Ghiva, tapi kan dia lagi hamil 7 bulan masa di bawa pergi sih ke jepang.Bikin mood aku buruk aja"jelas Arka


"Mas kan mereka cuma mau liburan,lagian juga mungkin Ghiva ngidam jalan-jalan ke luar negru ya biarin aja lah. Yang penting Ghiva dan babynya happy"ucap Hasna memegang rahang tegas suaminya lembut


"Iya udah lah, aku ngantuk mau kekamar aja"jawab Arka lalu mengecup dahi istrinya


"Bund, aku ke nyusul mas Arka ya,lagi gak mood dia"pamit Hasna lalu pergi ke kamarnya


Tok.... tok...tok...


"Mas?"panggil Hasna namun tak ada sautan sama sekali dari suaminya


"Kamu lagi mandi ya mas?"tanya Hasna saat sampai di depan kamar mandi baru akan melangkah pergi dia tak sengaja menginjak kain basah di lantai kamar mandi membuat dia oleng


Aaaaaa


"Astagfirullah sayang!!,kamu gak papa?"tanya Arka dengan mendudukan istrinya di ranjang dengan mengelus dadanya karna hampir jantungan dia


"Hah!!,gak.. papa mas"ucap Hasna dengan terkejut


"Anak kita mas?"tanya Hasna panik mengingat dia hampir jatuh


"Kamu dan anak kita gak papa sayang"jawab Arka memeluk tubuh Hasna


"Kenapa kamu nyariin aku?"tanya Arka


"Aku boleh minta sesuatu gak?"tanyanya balik

__ADS_1


"Boleh dong sayangku"jawaban Arka membuat Hasna tersenyum, "Mau apa hmm?"tanya Arka


"Mau minta buatin Nasi goreng, spaghetti,kepiting rebus saos , cireng, coklat panas, susu Hamil, sama.. "ucapan Hasna terpotong saat Arka membekap bibirnya dengan telapak tangannya membuat Hasna melotot


"Isshh apa sih mas, pake di bekep segala"kesalnya dengan tingkah suaminya


"Kamu yakin mau makan itu semua,itu banyak banget sayang, kamu juga makan paling juga cuma nyicipin sedikit trus sisanya di kasih ke yang lain kan?"ucap Arka membenarkan ucapan istrinya


"Mas aku laper, aku pengin makan itu ihh, aku penginnya sekarang masss. Ya udah kalo mas gak mau aku akan beli aja sendiri gak usah ngomong sama aku lagi"ucap Hasna kesal karna suaminya tak peka sekali menurutnya


"Jangan gitu dong sayang, iya.. sayang... iya... aku buatin hmm"ucap Arka langsung membuat Hasna menatap suaminya dengan senyum


"Makasih mas, ayok"ajak Hasna


mereka pergi ke dapur, dan untungnya bahan yang di cari Arka untuk membuat makanan istrinya ada di dalam kulkas semua, hingga Arka membuatnya dengan mudah sekarang


"Kamu duduk di situ aja ok, jangan ikut ke sini dan ambil barang apapun di dapur ok. Kalo sampe aku lihat kamu kesini dan ambil barang apapun di dapur aku akan hukum kamu"jelas Arka membuat Hasna terkekeh dan menganggukan kepalanya


sudah hampir 2 jam akhirnya Arka menyelesaikan masakannya dan sekarang sudah tersaji dengan rapi dan pastinya enak untuk di makan dengan aroma yang menggugah selera sudah di atas meja makan


"Wahh Arka kamu masak sebanyak ini untuk kita?"tanya Opa Abraham dan di jawab gelengan oleh Arka


"Ini untuk istri dan anak aku Opa, Hasna ngidam makan ini dan itu harus aku yang masak semuanya"jawab Arka membuat uang lain menganggukan kepala mengerti


"Uhmm enak mas, semuanya enak banget. Mas Arka hebat masaknya aku suka"ucap Hasna membuat Arka membuang nafasnya lega


"Makasih mas Arka"ucap Hasna

__ADS_1


Cup... dengan mengecup bibir Arka lalu pergi kekamarnya setelah memakan spaghetti hingga habis dan nasi goreng setengah


__ADS_2