Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 02


__ADS_3

Setelah mendapatkan kunci dari pemilik kontrakan hasna memilih istirahat di atas kasur lantai,karna badanya sudah cukup lelah dan tak makan hanya minum pun sedikit. "Tak apa lah, belum makan, karna kan uangnya biat beli komtrakan ini,yang penting bisa istirahat",sambil merebahkan tubuhnya di atas kasir lantai itu, dan mulai memejamkan matanya karna lelah.


Esok harinya Hasna bangun pukul 04.25 WIB, untuk melaksanakan sholat subuh, dia juga mendengan suara azan subuh sidah berkumandang di seluruh penjuru. Selesai sholat Hasna memilih untuk membereskan kontrakannya yang masih agak berantakan. Di saat dia sedang membereskan ruang tamu, ada yang mengetuk pintu kontrakannya itu. Tok... Tok... Tok...


Hasna dengan membuka pintu utamanya.. Dia tersenyum setelah tau kalo itu ibu kontrakannya yang biasa di panggil bu tuti. "Wah bu tuti ada apa ini, pagi-pagi begini sudah datang kemari?, ada apa?" dengan senyum manisnya

__ADS_1


" Ini saya membawa makanan buat kamu, tadi saya sempet jalan pagi sekeliling sini saja, trus saya beli ini bubur ayam,ehh...kelebihan belinya,ya sudah saya bawa ke sini saja ini bubur. Nih buat kamu!" dengan senyum tulusnya sambil menjulurkan tangannya kepada Hasna


"Hah..tapi kan bu saya.." belum selesai berbicara sudah di potong duluan oleh bu Tuti. "Udah ambil aja dari pada nanti mubazir" dengan memberikannya ke tangan Hasna. "Eh.. iya bu,terimakasih banyak bu" hanya di jawab anggukan oleh hasna


Siangnya hasna pergi ke sebuah Ruko atau Cafe untuk melamar pekerjaan,dan akhirnya Hasna di trima bekerja disebuah Cafe dengan gaji yang lumayan menurutnya. Setelah berganti dengan seragam, Hasna dia melakukan pekerjaan di sesuai dengan shif nya hari ini. Hasna bekerja dengan semangat dan senyum manisnya di sambut ramah oleh para pengunjung. Ada salah satu teman kerjanya yang baik dan ceria bernama Adinda Putri Syahputra padanya, padahal mereka baru kenal.

__ADS_1


Tiba perhatian semua pengunjung Cafe dan semua pelayan terfokus pada satu titik. Dimana di sana ada 3 orang pemuda tampan, cooll, dan manis senyumnya. (Ya jika mau tersenyum sih 😴). Mereka berjalan dengan santuynya ke arah meja di mana di sana ada Hasna dan Dinda sedang membersihkan meja itu sambil bercanda.


Salah satu dari pemuda tampan itu, bisa di bilang ketua mereka mingkin, dia memperhatiakn dua gadis itu dengan seksama, bukan dua lebih tepatnya Hasna. Ya dia merasakan sesuatu pada dirinya ketika melihat senyum manis Hasna,dan tanpa sadar dia tersenyum tipis, bahkan sangat tipis. Namun dia tepis semua itu, dan dia tetap duduk di kursi itu di ikuti kedua sahabatnya.


Hasna dan Dinda di buat terkejut dengan hadirnya cowok tampan itu di meja itu, dengan beraninya hasna bertanya pada salah satu dari mereka." Mau pesan apa mas? "bertanya dengan senyum manisnya itu,tapi yang ditanya diam saja hanya menjulurkan tangannya saja,meminta buku menu.

__ADS_1


mengerti maksud pemuda tampan itu, Hasna menyerahkan buku menu padanya" Aku pesan spaghetti saus tomat 2,dan saus pedas 1, mocca chino expreso 3. Cukup itu" ucap salah satu dari mereka.


"Baiklah,terimakasih tunggu sebentar"ucap Hasna sambil manarik tangan dinda yang masih terpukau dengan wajah tampan mereka


__ADS_2