Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 07


__ADS_3

"Aku akan membawa seorang gadis kemari dan mengenalkannya pada kalian",ucap Arka lantang sampai petugas kebun yang berada di sana pun terkejut menjatuhkan cangkulnya saking terkejutnya. Dan Ayah dan Bundanya pun sama terkejutnya dengan ucapan Arka, pertama kalinya, Arka mengajak seorang perempuan kerumah, sementara dia tak pernah dekat dengan wanita manapun, bahkan sang ayah mengira Arka belok saking jauhnya dengan yang namanya perempuan.(Kasihan kamu boy, di kira belok lagi🤣).


sang ayah hanya bisa tersenyum dan melipat korang yang dia pegang, dia berdiri di hadapan Arka, "Bawa dia kemari jika kau benar menyukainya, jangan kau sembunyikan dia,jadi laki-laki bertanggung jawab mrnbawa wanitanya kerumah dan mengenalkannya sebagai calon istrimu",dengan menepuk-nepuk pundak Arka.


"Maksud ayah?"tanya Arka dengan mengangkat satu alisnya, "Bawa perempuan itu kerumah boy, sebagai calon istrimu, bukan kekasihmu",jawab sang bunda dengan senyum cantiknya itu yang tidak pernah hilang, meski usianya sudah kepala 4.Jawaban sang bunda membuat Arka begitu bahagia, dan dia mengangguk semangat dengan mata berkaca-kaca

__ADS_1


Flashback off


"Pantas saja adikku ini sejak kemarin senyam senyum sendiri,seperti orang tidak waras"sahut Arsita dengan menaik turunkan alisnya." Aku masih waras dan aku juga normal ya kak!!" balas Arka dengan muka sebalnya pada sang kakak,dan kakaknya hanya tertawa karna menjahili adiknya. "Baiklah,,silahkan jemput tuan putrimu kemari dan berikan apa yang dia inginkan, kalau sampai kakak tau kau menyakitinya, kau berhadapan dengan ku"ucap Arsita dengan nada mengancam sambil pergi ke dapur. "Siap boss, bye semua. Assalamualaikum"ucap arka sambil setelah menyalami semuanya"waalaikumsalam".


Arka terpaku menatap Hasna yang sekarang sudah berada di sampingnya, Tanpa sadar Arka berucap "Masyaallah cantik banget",dengan senyum tampannya dia memuji gadis di depannya itu, dan membuat Hasna blussing karna ucapan Arka barusan"M...makasih"balasnya dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"ahh,, ya sudah ayok..!! kita berangkat sekarang" ucap Arka sambil menuntun Hasna masuk ke pintu mobil sampingnya, Arka menutup pintu lalu mengitari mobil mewahnya itu,dan melaju menuju rumahnya,di perjalanan mereka hanya diam tanpa ada yang ingin bicara, mereka berperang dengan fikiran dan hati mereka sendiri,dan Arka sesekali curi pandang ke arah Hasna yang terlihat sangat cantik hari ini


tanpa sadar Arka menginjak polisi tidur,dan membuat mereka terpelanting ke depan, untung saja mereka menggunakan sabuk pengaman, tapi tetap saja Hasna terbentur dasbord mobil,membuat dia meringis" Auhh" ucapnya sambil mengusap jidatnya itu, yang membuat Arka berhenti di tepi jalan dan menoleh ke arah Hasna ysng sedang mengusap dahinya. "Aiss..., maaf yah, aku gk sengaja, aku kurang fokus tadi"ucap arka merasa bersalah, dan tangannya terangkat untuk menyentuh dahi itu. (Ya iyalah gimana mau fokus, orang ngelamun sambil curi pandangšŸ˜‘).


"ehh enggak kok,gak papa"balas Hasna mencoba baik-baik saja. "tapi ini dahi kamu?",sambil menunjuk dahi Hasna," Hah.. hehe gak papa kok, nanti di kompres pake es batu juga sembuh"dengan menampilkan senyum manisnya

__ADS_1


__ADS_2