
Karna mimpi tadi pagi,Arka berangkat ke kampus dengan pikiran penuh tanda tanya,"Siapa gadis itu, kenapa dia muncul kemimpiku dengan membawa anak kecil?,dan kenapa anak itu memanggilku Ayah?." gumam Arka sambil menatap lurus ke arah kolam ikan di taman kampusnya.
Disaat dia sedang fokus dengan pikirannya, kedua sahabatnya datang mengagetkan Arka. "Dooorrr",teriak Adhi dan Aryo dengan tertawa, karna ulah mereka membuat emosi Arka muncul dan mengerjar Mereka sampai ke dalam kelas.
Sampainya mereka di kelas, Pak Dosen pun masuk dengan membawa seorang gadis berhijab di sampingnya yang masih tertunduk malu, "Anak-anak,kita kedatangan teman baru di sini, dan siswi dengan nilai beasiswa tertinggi, jadi tolong jangan buat dia merasa rendah jika bersama kalian yah? " ucap Pak Dosen sambil melihat ke anak didiknya. " Baik Pakkk.."ucap semuanya,"Baik lah nak, Silahkan perkenalkan diri mu,dan kamu boleh duduk di tengah Ghiva dan Dinda".ucap pak Dosen ke pada Hasna. Setelah perkenalan Hasna duduk di tengah sahabat dan teman barunya Ghiva, Ghiva Giona Putri Azahra,, gadis cantik, pintar dan tegas,dan juga terkenal dengan sifat tomboynya.
__ADS_1
Hasna duduk di bangkunnya, lalu membuka buku dan bulpenya,menulis keterangan yang pak Dosen berikan. "Baik anak anak, pembelajaran hari ini selesai, selamat siang" ucap pak dosen dengan berjalan keluar kelas. "Siang pak" ucap semuanya.
"Hai Hasna kenalin Aku Ghiva, ini Dinda sahabat aku di sini"dengan mengulurkan tangannya sebagai salam perkenalan, "Hai juga Ghiva, iya aku tau Dinda kok, dia teman kerja aku sekaligus sahabat aku",balas Hasna dengan senyum manisnya, menampilkan gigi ginsulnya."Ouh kalian berdua udah kenal yah?,Hehehe... maaf aku gak tau" Ucap Ghiva sambil tersrnyum dengan menampilkan gigi ratanya.
Arka memajukan langkahnya kearah Hasna dengan pelan, otomatis Hasna mundur dan itu membuat Arka semakin maju, dan sialnya. Hasna terpojok di dinding kampus dengan Arka memajukan yang terus maju dan memjukan wajahnya kedepan wajah Hasna.Hasna hanya bisa memejamkan matanya,dan mengirup aroma maskulin dari tubuh Arka yang masuk ke dalam hidungnya.
__ADS_1
Arka memperhatikan wajah Hasna dari mata sampai bibir, dan tanpa sadar Arka berucap,"Cantik" dengan senyum tipis menghiasi wajah tampannya itu,sambil terus memperhatikan Hasna dengan intens, setelah Arka mengucapkan itu.
Arka tersadar akan apa yang baru saja dia ucapkan, dan Hasna,dia membuka matanya perlahan dan tiba-tiba hawa terasa panas di sekitar wajahnya, dia yakin pasti dia blussing sendiri mendengar kata "Cantik" dari seorang laki-laki.
Arka memundurkan langkah nya, menormalkan jantungnya yang secara tiba-tiba berdetak kencang melihat blusiing di wajah Hasna, membuat senyum tipisnya muncul kembali di wajah tampannya itu. "kghemm" dia berdehem untuk menetralkan muka datar dan jantungnya yang masih saja berdetak,serta membuang muka kearah lain, agar tak terlihat blussing di depan Hasna.
__ADS_1