
pagi hari ini adalah hari dimana Hasna di ijinkan pulang oleh dokter setelah menginap di rumah sakit selama 3 hari bersama Arka yang selalu menemaninya disampingnya
Hari yang biasa Hasna lalui dengan mual,lemas dan pusing.Kini semua itu mulai membaik tak terlalu parah seperti sebelumnya yang sampai di infus karna tak memiliki tenaga sama sekali
Mereka pulang ke rumah mereka dan di sana sudah ada para bibi,Kak Arsita dengan keluarganya berserta para penjaga yang menyambut kepulangan mereka berdua
"Selamat datang Non Nana, semoga sehat selalu dan di beri kelancaran sampai persalinan nanti"ucap salah satu bibi mewakili semuanya dan di jawab amin oleh semuanya dan senyum hangat oleh keluarga Arka
"Makasih bi atas sambutan dan do'anya, dan semoga para bibi di sini di beri kesehatan dan kekuatan yah, biar nanti lihat anak kita lahir bisa main sama kalian semua"ucap Hasna di balas amin dan anggukan
"Makasih bi, pak atas do'anya"ucap Arka
"Sama-sama den, kami pamit undur diri"ucap mereka
Hasna saat ini sudah berada di kamarnya lantai bawah, ya karna Arka meminta memindahkan kamarnya ke lantai bawah untuk memudahkan istrinya itu bolak-balik ke manapun semaunya dia
"Mas...?"panggil Hasna pada Arka yang tengah memegang buku, mungkin dia akan berkuliah siang nanti
"Kenapa Hmm?"tanya Arka menoleh pada istrinya
"Aku mau makan surabi?"jawab Hasna dengan mata berkaca-kaca
"Nyarinya di mana sayang?, disini jarak pasar kan jauh banget.Emang di supermarket atau ruko deket sini ada?"Tanyanya balik
"Ahh pokoknya mau surabi, bodo amat mau nyari dimana, pokoknya mau itu. hikss.. "ucap Hasna dengan menangis
__ADS_1
"Iya... iya.. aku beli cari ya sekarang.Udah jangan nangis nanti cantikku ilang"balas Arka yang gelagapan melihat istrinya menangis dan ucapannya di balas dengan anggukan
"Aku pergi dulu, nanti aku minta kak Arsi sama Abian ke sini buat jaga kamu"pemit Arka
Setelah 2 jam keliling mencari surabi namun dia tak menemukan makanan itu, entah dimana dia harus mencari makanan itu. Dia ingin pulang namun melihat istrinya menangis tak tega dan anaknya yang ileran nanti.Akhirnya Arka berhenti di sebuah taman dekat dengan danau, dia memikirkan dimana harus mencarinya, jika kepasar jaraknya lumayan jauh dari rumahnya,dia sudah mengelilingi jalanan tapi tak menemukan. Lalu tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya membuat dia menoleh dan disana sudah ada Aryo sahabatnya
"Ngapain lo disini?, gak biasanya lo duduk sendirian di taman kaya gini, mana sepi lagi. Diperkosa baru tau lo. Hahaha"ucap Aryo dengan meledek Arka
"Bacot lu, gue lagi pusing karna bini gie nyidan surabi, dari tadi gue keliling gak nemu-nemu penjualnya"balas Arka dengan ketus pada sahabatnya yang menyebalkan ini
"Ah elah,lo kalo mau cari surabi jangan cuma di jalanan besar kaya gini, lo harus cari di jalan-jalan kecil gitu, bukan Gang sih, tapi semacem kaya jalan biasa tapi bukan jalan raya begini"jelas Aryo
"Ya udah yo, ikut gue aja, gue tau tempatnya, mamah gue selalu beli surabi di sana kok"lanjutnya dengan mengajak Arka
10 menit dari taman yang Arka tempati akhirnya dia mendapatkan yang dia cari, Arka sungguh berterima kasih pada sahabatnya itu, karna sudah membantunya mencari surabi itu membuat Arka pusing
"Mau campur, kuning aja, atau putih semua?"tanya penjual surabi membuat Arka mengerutkan dahinya dan Aryo terkekeh karna ekspresi Arka yang bingung
"Maksudnya lo itu mau surabi kaya biasa, apa yang beda, ada yang cuma yang manisnya aja itu yang kuning, kalo yang asin itu yang putih, gitu mau yang mana buruan udah antri itu"jelas Aryo
"Yang campur 5k, yang kuning 10k yang putih 5k"ucap Arka dan di anggukan oleh penjualnya setelah menunggu 1 jam, akhirnya selesai juga.
"Tanks ya Yo, udah mau bantu gue cari ini"ucap Arka
"Elah lo,kaya sama siapa aja, gue kan sahabat lo, jadi lo Sans aja ok.Ya udh gue pamit duluan karna gue harus ke kantor"balas Aryo lalu pamit pergi
__ADS_1
40 menit di jalan,akhirnya Arka sampai juga di rumahnya di sana sudah ada Oma, Opa,Bunda,dan Ayahnya
"Dari mana ka?"tanya Oma Puspa
"Cari surabi Oma, Nana yang minta"jawab Arka lalu pergi ke meja makan
"Ini sisanya buat kalian, aku ambil 5 buat Nana"ucap Arka lalu pergi ke kamar
"Sayang...?"panggil Arka
"Bangun!,ini surabinya, mau gak?"panggil Arka melihat istrinya tidur, setelah mendengar kata surabi Hasna akhirnya bangun dengan senyum merekah di bibirnya
"Mana?"tagihnya
"Nih!"
"Wahh ada tiga rasa?"ucapnya lalu melihat kebarah suaminya di balas anggukan
"Emm enak mas!!.Mau gak?"tawarnya di balas gelengan kepala
"Buat kamu aja"ucap Arka membuat Hasna cemberut
"Ihh kamu juga harus cobain, ini enak banget!!"kekeh Hasna lalu memasukan kedalam mulut suaminya.Memang tak sopan
"Gimana?"tanya Hasna melihat suaminya memakan surabinya
__ADS_1
"Lumayan"balasnya membuat Hasna mencabik kan bibirnya, ini enak sekali kenapa dia bilang cuma lumayan dasar gengsi, tinggal bilang enak aja susah sekali. Batin Hasna dengan menghabiskan semua surabinya
"Makasih mas. Muach"ucap Hasna lalu mengecup bibir tipis suaminya membuat Arka tersenyum melihat istrinya itu yang melangkah ke kamar mandi