Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek

Menikah Karna Kalung Peninggalan Nenek
Eps 25


__ADS_3

7 bulan Kemudian


kini kandungan Hasna sudah memasuki usia 7 bulan,sekarang perutnya sudah membesar,dan dia semakin banyak makan, nafsu makannya naik saat ini. Arka dan keluarga bersyukur Hasna tak lagi muntah, pusing, mual, dan diinfus karna tak bertenaga akibat kebanyakan muntah.Akhirnya penantian mereka untuk lulus terwujud, mereka sudah wisuda dan mendapatkan peringkat terbaik, Arka yang awalnya mendapat kerja di Brasil dia menolak karna dia ingin menjadi orang tua,dia ingin selalu bersama dengan anak istrinya,jadinya Arka hanya memilih mengambil Alih perusahaan Ayah Arga


Saat ini Hasna yang tengah jalan pagi bersama arka, Bunda Klarisa, Ayah Arga dan Abian yang selalu mengikuti Arka kecuali bekerja dan kuliah. Hasna yang berjalan bersama Arka selale di ejek Abian seperti keong lama.


"Mas?"panggil Hasna saat duduk di tamam


"Hmm, kenapa?"jawab Arka


"Mau makan itu sama itu?"ucap Hasna menunjuk bubur ayam dan es krim"ucap Hasna dengan menatap mata suaminya


"Tapi kan belum sarapan sayang, tadi gak mau makan kan mintanya makan roti aja, pake bawa-bawa beby segala. Kalo bubur ayam ok, tapi es krim No sayang"ucap Arka


"Ya udah bubur ayam aja,tapi es krimnya di ganti sama bakso ya, janji buat nanti siang"jawab Hasna dengan mengangkat dua jarinya mengucapkan janji,membuat Arka gemas dengan istrinya ini dan di balas anggukan oleh Arka


"Sebentar aku beli dulu, Abian ikut om Yuk?"Arka pergi dengan membawa Abian di gandengannya


10 menit menunggu bubur ayam belum datang membuat Hasna cemberut karna terlalu lama menunggu buburnya, mungkin antri yah dia berusaha berfikir positif, semenjak hamil pikirannya entah kemana selalu berpikir tidak-tidak tentang suaminya saat bekerja

__ADS_1


"Ounty...?"panggil Abian dari ke jauhan bersama Arka di sampingnya membuat Hasna tersenyum


"Hai Ian, mana bubur Ounty?"tanyanya pada Abian yang sedang memakan siomay


"Cama Om Alka"jawab Abian mendekati Bunda Ayu mengambil minumnya


"Nih buburnya, di habisin ya?"ucap Arka duduk di samping istrinya yang tengah mengelus perut buncitnya dan di jawab anggukan oleh Hasna


Hasna memakan buburnya disuapi oleh Arka, dengan sesekali saling suap dan ditambah canda tawa bersama Abian yang selalu mencium perut Hasna dan mengajaknya berbicara


"Ounty, dedek bayinya kapan keliuarnya?"tanya Abian menatap Hasna meminta jawaban


"Iya ounty ciap"jawab Abian dengan mengangkat tanganya memberi hormat


"Ya udah yuk pulang, ini udah siang"ajak Ayah Arga


Mereka pulang ke rumah masing-masing, ya setelah Arka punya rumah sendiri mereka selalu pulang kerumahnya, namun jika usia kandungan Hasna sudah menginjak 8/9 bulan dia mereka akan menginap di rumah Ayah Arga, karna jelas di sana banyak yang bisa menjaganya dan mengawasinya, jadi Arka tidak terlalu khawatir


"Mas?"panggil Hasna dari dalam kamar mandi setelah dia mandi dia mengambil lengrie,

__ADS_1


Dia tau jika suaminya sekarang sekali mendapatkan haknya sejak dia pernah mengalami pendarahan karna terserempet montor di jalan ke arah parkiran kantor Arka 1 bulan yang lalu, membuat Arka sering kali takut membiarkan dia pergi sendiri dan kejadian 1 bulan lalu terulang lagi membuat Arka takut untuk menyentuhnya kembali


"Hmm!"jawab Arka yang masih sibuk dengan leptop di depanya dan menggunakan kaca mata membuat dia terlihat tambah lebih tampan


Hasna mengambil laptop di tangan Arka dan meletakkannya di atas meja belajar mereka, dan Ark terkejut melihat pakaian istrinya yang hanya menggunakan lengrie dan itu membuat juniornya menegang seketika melihat bentuk tubuh istrinya lebih seksi di tambah perut buncitnya


"Sa.Yang!!"ucap Arka dengan menahan nafasnya mencoba menetralisir hawa nafsunya


Jari lentik Hasna menyusuri leher Arka dan tangannya beralih melepas kaos Arka, dan Arka hanya diam saja di perlakukan seperti itu, lalu jari Hasna bermain dengan lihai di dada bidang suaminya menyusuri dada turun ke perut sixpacnya naik ke leher mengecupnya lalu turun ke dada membuat kissmark disana,dan tangannya tak tinggal diam ,tangannya turun perlahan sampai pada junior suaminya,membuka ritsleting celana suaminya dan mengelus serta meremas pelan junior suaminya membuah Arka mendesah dan melenguh


"Say.Ang...S... stop!. Ahhh..."desah Arka dengan menahan ******* lain yang akan keluar karna tangan dan bibir istrinya bermain dengan lihai


"Apa mas, aku mau kamu sekarang,, Anak kita ingin kamu, dia mau di jenguk kamu, sekarang"bisik sensual Hasna di telinga Arka membuat Arka memejamkan matanya dalam menahan hasratnya


"Ta.. tapi. Kam. mu..."ucapan Arka terpotong karna Hasna memberkapnya dengan bibirnya


Terjadilah pergulatan panas di antara mereka di atas ranjang king size,Hasna yang memimpin membuat Arka kewalahan karna permainan istrinya selalu membuat dia hilang kendali


permainan mereka berakhir setelah Arka mendapat mendapat orgasme ke 3 kali dalam 2 rond bermain,dan Hasna dia yang menginginkannya telah mendapat 4 kali orgasme,mereka terlelap setelah sama-sama lelah dan nikmat pukul 2 dini hari

__ADS_1


"Makasih sayang udah ngertiin aku, kamu yang terbaik.Maaf udah buat lelah seperti ini, Baik-baik ya sayang di perut Mama, sehat-sehat dan cepat besar ya nak, Papa menunggu kamu lahir.Selamat malam kalian. Papa sayang kalian berdua"ucap Arka mengecup dahi istrinya lalu beralih pada perut buncit istrinya


__ADS_2