
Hari ini aku sudah siap pergi ke rumah mertuaku, aku membawa beberapa oleh-oleh yang di minta keponakan kecilku Abian dan yang lain juga tanpa mereka minta. Akhirnya setelah 10 menit menunggu suamiku yang baru berganti baju karna kecerobohan seorang bibi dia pekerja baru di rumah kami, yang secara tiba-tiba menabrak suamiku hingga basah kuyup.
"Ayo sayang! "ajak Arka dan aku menoleh padanya, waw sangat gagah memang suamiku ini, hanya menggunakan kaos di balut kemeja dan celana jeans navi, membuatnya tampak gagah
Aku begitu terpesona oleh ketampanannya, hingga aku tak sadar suami tengilku sudah ada di depan ku dengn senyum jahilnya.
"Hai sayang.Kau terpesona hmm? "ucapnya sambil mencubit hidung mancungku
"Tidak kata siapa, aku hanya memperhatikan bajumu kenapa semuanya serba gelap,Apa tak ada yang cerah sedikit? "tanyaku mencoba menyembunyikan wajahku yang sudah pasti merah karna ketahuan terpesona olehnya
"Tidak ada!. Memang aku tak suka baju yang atau apapun itu berwarna terang, aku lebih suka gelap lebih netral"ucapnya sambil menarik pingganggu mendekat ke arahnya
"Ya.. ya sudah ayok pergi!,aku bosan menatap senyum tengilmu itu selalu membuatku sebal"ucapku lalu pergi meninggalkannya yang sedang tergelak
Author POV
Setelah sekitar 15 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai juga di rumah orang tua Arka,mereka masuk ke rumah yang terlihat di sana Abian sedang bermain dengan Papa Agam, Opa nya dan Opa buyutnya, sementara di dapur Kak Arsita, Bunda Klarisa dan juga Opa Puspa sedang memasak.
"Assalamulaikum"ucap mereka berdua
"Waalaikumsalam"balas semuanya
__ADS_1
"Om Ayka?.. Oty nana?"teriak Abian langsung turun dari mobil mainannya dan berlari ke arah mereka
"Hai ponakan keyangan Om, apa kabar hmm? "sambut Arka dan bertanya pada Abian dia tau Abian susah jauh darinya apalagi sekarang ada Hasna pastinya tampah lengket padanya
"Ait om. Om tenapa nda puyang?,Om jayan-jayan temana cama oty? "tanya Abian dengan habasa cedalnya
"Hmm kemana yah? .Ouh iya om kemarin beli ini buat Abian"balas Arka dengan mengalihkan pertanyaan ponakannya itu
"Wahhh, ainan. Yeyyy Mama Ian apet ainan"teriak Abian memanggil sang mama yang ada di dapur lalu beralih menatap Arka
"Maacih Om Ayka, Muach"lanjutnya lalu mengecup pipi Arka dengan meminta turun dari gendongan Arka
"Maacih oty nana, Ian cayang tayian.Muach"ucap Abian lagi mengecup pipi Hasna dengan sayang
"Sama sama anak ganteng"balas Hasna dengan mencium pipi Abian
"Gimana Ka?,Gol kan kemarin? "tanya Kakak ipar Arka siapa lagi kalo bukan Agam si sam tengilnya dengan Arka
"Ayah yakin Gol sih, karna di perhatikan muka Arka lebih cerah dari sebelumnya dan itu pasti karna mendapatkan apa yang dia inginkan"goda Ayah Arga melihat Arka dan Hasna yang blussing
"Gimana Boy rasanya, rasanya nikmatkan? "Tanya Opa Abraham
__ADS_1
lalu datanglah istri-istri cantik mereka dengan membawa beberapa makanan dan cemilan karna waktunya makan siang
"Sudahlah kalian ini, pengantin baru jangan di goda terus,kaya kalian tidak pernah saja, doa kan saja semoga cepat di beri momongan dn yang terbaik untuk keluarga mereka"ucapan Oma Puspa adalah final dari segala perselisihan yang terjadi di sana
"Sekarang lebih baik makan siang dulu yuk, mumpung masih hangat, dan Abian makan siang dulu nak, mainannya nanti lagi yah"ucap Arsita menghampiri anaknya.Sesuai makan siang mereka berkumpul di ruang keluarga, dan Opa Abraham meminta untuk mengobrol berdua dengan Hasna di taman belakang
"Iya mama"balas Abian
"Na..?"panggil opa Abraham
"Iya Opa? "
"Opa tau kau yang memiliki kalung sabit dan batu giok pemberian dari nenekmu bukan? "ucap Opa Abraham
"I.. iya Opa. Ada apa memangnya? "tanya Hasna
"Opa minta padmu, tolong jaga kalung itu yah, kalung itu memiliki kekuatan tersendiri, dia hanya bisa di kendalikan oleh orang yang telah memegangnya dan berimbas pada pemilik lamanya jika kalung itu hilang. Aku hanya ingin jaga kalung itu, jangan sampe jatuh di tangan orang jahat, karna akan menghancurkan rumah tangga kalian dan juga kepada anak-anak kalian jika sudah lahir ataupun belum, kekuatanya akan melenyapkan sang pemelik lama dengan hitungan menit jika kalung itu berubah menjadi hitam legam"jelas Opa Abraham
"Opa minta jangan keluarkan kalung itu,atau jika sudah ada orang yang tau ke beradaan kalung itu, amankan jangan sampai ada yang tau di mana kalung itu, itu akan berbahaya bagi siapapun termasuk kalian dan keturunan kalian. Kunci keutuhan rumah tangga kalian ada padamu nak, kalung itu kunci utama hubungan kalian, simpan di tempat tergelap yang orang lain tak tau dan hanya kau dan Arka saja yang tau, jangan sampai bocor tentang kalung itu karna kau yang menjadi incaran pertama musnahnya keluargamu sendiri setelah di pegang orang jahat, dan Arka dan anak-anak mu yang kedua bahkan janinmu akan ikut mati jika semua itu terjadi"jelas Opa Abraham membuat Hasna membeku di tempatnya dan menatap Opa Abraham yang tengah menatapnya
"Baik Opa, aku pasti akan menjaganya dan melindungi kalung itu"balas Hasne dengan memeluk Opa Abraham
__ADS_1