
" Selamat malam Tn Aslan, senang bisa melihat anda hadir di acara Anniversary Praya group. Semoga kedepannya akan banyak lagi hal yang bisa kita bahas untuk kerja sama "
Sapa Khev pada pria yang baru saja masuk ke ballroom dengan mengandeng seorang perempuan.
Saat Khev sedang sibuk menyambut tamu, begitu juga dengan Willy yang sibuk mengontrol agar acara dapat berjalan lancar
Di ruang Make up ada anak Khev yang riweh mau ini mau itu namun hanya mau dengan shacsya sedang kan perempuan itu sedang sibuk menata hampir 25 model untuk mengenalkan model baju yang berjudul Keva Beauty, karya ini sebagai persembahan terakhir mendiang Audi pada putrinya yang sudah dia siapkan dari dua tahun yang lalu dan kini Khev mewujudkan semua itu.
" Onty cantik mau pipis " Panggil Aiza sambil manyun bibirnya, shacsya yang mendengar rengekan itu langsung bergegas membawa gadis kecil itu ke kamar mandi.
Belum juga menyelesaikan satu model, gadis kecil itu udah Kemabli berulah " onty mau sama papa "
" Okee, onty telpon uncle ya biar di jemput"
" Enggak mau " Ucap gadis itu sambil menyilakan lengannya di dada.
" Onty masih harus make up sayang "
__ADS_1
" Onty nyebelinnn " Teriak Aiza yang membuat semua orang jadi menengok kearahnya.
" Kenapa sayang ? " Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang pastinya shacsya cukup mengenal suara itu.
" Mau tante yang mengantar kamu ? "
" E N G G A K "
" Kenapa ? Tante juga kenal papa kamu, malahan kenal banget " Ucap perempuan itu sambil melirik tajam kearah shacsya.
Dia bukan orang yang diajak kerjasama dalam perayaan kali ini jadi dia hanya tamu undangan, namun karena dia mengetahui ada shacsya sengaja mencarinya untuk membuat perhitungan.
" Apa kamu yang mengajari dia untuk tidak mau bersama ku ? " hardik perempuan itu namun tetap diacuhkan shacsya, perempuan itu sesekali mengelus rambut gadis yang ada disampingnya.
" Bukan dia yang melarang, tapi aku ! " Suara Willy yang membuat shacsya tersenyum dibalik maskernya, karena dia tak cukup tenaga untuk meladeni semua ini.
" Uncle, tante ini sok akrab sama Ai " Adunya pada Willy dan gadis kecil itu sudah berada di gendongannya.
__ADS_1
" Abaikan " Ucap Willy yeng membuat wajah sok manis itu berubah kesal.
" Ai mau ke papa sayang ? Mau uncle antar ? "
" Boleh tapi gendong ya "
" Siap tuan putri "
Shacsya menganggukkan kepala memberikan persetujuan pada Willy untuk membawa Ai ke papa nya, sedang kan Nandini masih cukup binggung dengan suasana yang baru saja terjadi.
" Kenapa pria itu juga disini ? Penampilan nggak kalah sama Khev "
" Anda kenapa bisa membawa Ai, padahal dia nggak kenal kamu juga " Sindir Nandini saat Willy dan Ai melintas di deketnya.
" Sorry tante, dia uncle aku. Dia adiknya papa, dan onty cantik yang sedang make up itu adalah momma ku " Seru gadis kecil itu dengan bangganya.
" Kenapa tiba-tiba muncul kata-kata sepeti itu, padahal nggak ada script " Batin shacsya dengan jemari tangan tetap memoles salah satu model utama "
__ADS_1
" Hahaha momma, mana mungkin dia momma kamu. Momma kamu itu aku, sebentar lagi papa kamu akan menikah dengan ku "
...****************...