Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 60


__ADS_3

" Kenapa mas ? " Shacsya yang berdiri di samping meja kerja Khev, pria itu menarik tangan wanita itu sampai duduk diatas pangkuannya.


" Maafin perbuatan saya di kantor tadi " Ucapan itu lolos dari bibir Khev namun kepala itu tetap mendusel dileher shacsya.


" Nggak apa, wajar toh kita suami istri walaupun aku belum siap namun aku berkewajiban untuk melayani mu "


" Kenapa kamu belum siap ? " tanya pria dengan mendongakkan kepalanya menatap mata bulat milik sang istri.


" Belum aja " Jawab shacsya dengan salah tingkah.


" Aiza udah tidur sayang ? " Shacsya hanya merespon dengan mengangkat dua bahunya tanda dia tidak tahu karena memang benar dia dari dapur langsung ke ruang kerja suaminya.


" Mas, tante nadia sama nandini baik-baik saja kan ? "


" Baik, memang saya ngelakuin apa ? "


" Enggak cuma memastikan "


" Zean bagaiman ? "

__ADS_1


" Dih kenapa tanya zean ? " Shacsya langsung bangkit dan menjauh.


" Kalau di tanya soal Zean kabur " Goda Khev, padahal pria itu tahu jika memang benar istrinya tidak pernah memiliki hubungan dengan Zean ataupun Willyam adiknya.


" Katanya nanya Ai tidur belum, ini mau chek dulu " Shacsya lalu menutup pintu ruang kerja Khev, pria itu tertawa terbahak-bahak saat sang istri sudah benar-benar keluar.


***


Shacsya membuka pintu kamar anak gadisnya itu, mencari sosok gadis kecil itu yang tidak di dapati belajar atau tidur.


" Ai " Shacsya mencoba memanggil dan mencari di setiap sudut kamar itu namun tidak bertemu, saat hendak berlari menemui suaminya pria itu datang dengan menggendong sang putri.


" Dia tidur di kamar kita " Jawabnya singkat lalu meletakkan anak gadisnya diatas ranjang.


" Kasian dia pasti rindu sana mama nya " Ucap shacsya lirih.


" Neysha bisa tidak bahas perempuan itu sekarang " Titah Khev dengan suara pelan namun kata demi kata dia tekan.


" Iya maaf " Jawab Shacsya sambil merapikan selimut yang menutupi tubuh Aiza sampai dengan dada.

__ADS_1


" Ikut saya ke kamar " Titah Khev yang berjalan duluan meninggalkan kamar Aiza, dengan mendengus kesal bibir manyun shacsya berjalan ke kamar.


Saat masuk ke dalam kamar, shacsya tidak melihat sosok pria yang meminta nya datang ke kamar, jadi dia segara berjalan ke arah tempat tidur dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur.


" kamu udah mau tidur ? " Tanya Khev yang tiba-tiba muncul di dekat shacsya dengan membawa iPad nya.


" Iya lumayan ngantuk, Kenapa mas ? " Shacsya merubah posisi yang tadinya tiduran menjadi setengah duduk karena dia takut kalau tetap di posisi tiduran dia akan tertidur.


" Coba pilih mana kain yang akan kamu pakai buat desain unggulan kamu " Khev menyodorkan iPad nya yang berisi tentang beberapa jenis kain.


" Kalau mas mau pakai yang mana ? "


" Bukannya saya tanya kamu, kenapa balik tanya " Khev cukup sebal dengan sikap sang istri yang membuatnya kembali harus berfikir padah diskusi ini hanya cara agar dia tidak berlaku berlebihan pada shacsya malam ini.


" Ya maaf mas, soalnya masih binggung juga mau pilih kain yang mana. Toh kain yang di tawari kak Zean bagus semua "


" Kain yang bagus, atau penyedia kainnya yang bagus ? " Kali ini wajah Khev terlihat serius dan sedikit ada rasa cemburu di hatinya, bahkan hal ini membuat dirinya menjadi bimbang kenapa dia bisa seperti ini pada shacsya padahal sebelumnya Audi tidak bisa membuat nya cemburu, bahkan kalaupun harus mencium Audi dia tidak ada rasa apa-apa.


" Tidur dulu aja yo mas, besok mau sarapan apa ? Itu aja deh bahasannya, udah pengen tidur malah diajak bahas kerjaan " Shacsya ngedumel sendiri, sambil membenarkan posisi tidurnya.

__ADS_1


" Ya sudah tidurlah " Pria itu meletakkan iPad nya diatas nakas lalu mematikan lampu tidur dan tak lupa pula mengecup kening sang istri, jika ada cahaya yang mengenai wajah shacsya pria yang barusan menciumnya akan melihat betapa meronanya pipi milik shacsya.


__ADS_2