Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 65


__ADS_3

Saat tiba di cafe ternyata tidak hanya Maurin, perempuan yang di sapanya dengan sebutan Kakak melainkan ada Abang Mario dan Koko Willy juga.


" Kenapa semua pada ngumpul ? Uncle mana ? " Shacsya yang barusan datang langsung memberondong pertanyaan pada Maurin dan yang lain.


" Ada di Toilet " Jawab singkat Willy " Kakak nggak ikut kesini ? "


" Ada, katanya nanti nyusul "


" O "


" Abang apa kabar ? " sapa shacsya pada Mario yang sedari tadi diam padahal selama ini dia cukup care pada shacsya.


" Baik sayang ku, kamu mau makan atau mau minum apa ? Biar Abang yang mesen "


" Es latte aja deh bang "


" Oke "


Mario berjalan menjauh menuju tempat dimana barista yang sedang asyik membolak-balik tempat untuk meramu kopi.


" Kak ada apa ? " shacsya mulai merasa curiga saat mendapati raut wajah yang tidak biasanya.


" Ada kejanggalan pada laporan keuangan perusahaan papa kamu "


" Bukan om Radit yang ngurusi semuanya, terus kenapa ? "


" Zean " Ucap Willy yang membuat shacsya menutup mulutnya.

__ADS_1


" Kenapa lagi dia, kurang puas apa membuat kekacauan di perusahaan suamiku ? "


" Dia menargetkan kakak, karena perusahaan terlalu kokoh dia beralih ke perusahaan milik keluarga mu "


" Dia bahkan tidak tahu siapa aku ? "


" Dia sepertinya menyelidiki mu dengan baik "


" Mau dia apa sebenarnya ? " Tanya shacsya yang mulai mode serius.


" Entahlah " Jawab Willy tanpa ekspresi " Sebenarnya kakak pasti sudah tau hal ini, nggak mungkin Lion tidak menyadari hal ini "


" Hal apa ? " Suara Bariton milik Khev membuat obrolan itu terhenti dan kompak menoleh.


" Mas, sejak kapan disitu ? "


" Baru aja " Jawab Khev lalu menghempaskan bokongnya pada kursi yang masih kosong di samping shacsya, sedangkan,aiza dalam pangkuannya.


" Masih ada pasien katanya " saut Mario singkat.


" Malam ini ke villa mas khev dong, kita makan-makan disana apa gitu. Mumpung pada ngumpul, nanti aku telpon Alin biar nyusul kesini. Bolehkan mas ? " Shacsya tidak lupa meminta izin pada pemilik Villa.


" Boleh, lagian mas juga mau keluar sebentar sama Lion kalau ada mereka jadi kamu bakal lebih aman "


" Mau keman mas ? "


" Kenapa ? "

__ADS_1


" Ya enggak, hampir berapa bulan bareng mas. Mas nggak pernah pergi malam berdua sama Lion, mencurigakan "


" Nggak usah punya pikiran macam-macam, cukup ada kamu " Khev sambil menyentuh hidung shacsya saat sedang berbicara pada sang istri, entah kenapa Khev memiliki feeling kalau istrinya mulai menyadari sesuatu.


" Enggak nyembunyin sesuatu kan ? " shacsya masih mencoba mengintrogasi sang suami.


" Astaga cintaku, ini urusan pekerjaan kalau memang mas nggak boleh pergi biar Lion saja yang ke Villa. Oke " Kali ini Khev di buat gemas oleh tingkah sang istri, bahkan jauh di lubuk hatinya yang terdalam sangat menginginkan sikap istrinya yang seperti ini.


Khev langsung merengkuh tubuh shacsya dan memeluknya, bahkan orang yang ada di hadapannya semua tersenyum apalagi bagi ketiga orang itu hal seperti ini baru mereka liat karena shacsya selama ini selalu positif thinking dan tidak pernah membatasi siapapun namun dengan Khev dia bisa bersikap seperti itu.


" Sebelum pulang mampir supermarket ya " Shacsya yang masih berada di dekapan Khev membisikan-kata.


" Iya " Pria itu mencium ujung kepala shacsya.


" Kenapa sweet begini sih ? " ucap Mario kesal.


" Manja banget sekarang " Gerutu Willy.


" Manja sama suami bukannya nggak apa ? "


" Berasa nggak di butuhkan lagi " Keluh Willy yang mulai merasa sahabat nya itu mulai menjauh dari dirinya.


" Mana ada si ko, kalian itu yang terbaik "


" Ehem " khev berdehem mendengar ucapan shacsya yang membuat perempuan itu langsung merapatkan mulutnya.


🥰🥰🥰

__ADS_1


Terimakasih atas dukungannya


Mohon bantuan like komen dan subscribe yaa teman-teman


__ADS_2