Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 86


__ADS_3

Di sebuah restoran di lantai lima mall milik Khev, shacsya sedang menikmati matcha dengan jemari tangan yang di genggam erat Khev. Pria itu sedang sibuk dengan ponsel miliknya, mengurus pekerjaan dan hal-hal yang harus di urusin sama dia.


" Sayang mau honeymoon kemana ? " Shacsya yang sedang meneguk matcha latte langsung meletakkan gelasnya.


" Mau honeymoon kita ? "


" Iya, kamu mau ? "


" Kemana ? Ai ikutan ? "


" Ai biar sama Willy saja, kemana nya saya ikut kamu mau kemana ? "


" Lombok "


" Nggak mau keluar negeri ? "


" Raja Ampat "


" Oke "


" Saya bilang Lion biar dia bisa atur waktunya untuk kita berangkat ke Raja Ampat "


" Oke deh "


Shacsya yang tadinya meng galau dengan kejadian orang yang menabrak dia, kini sudah mulai kembali santai.


***


Raditya datang bersama Maurin, dia mengecup pucuk rambut sang ponakan lalu merangkul tubuh Khev singkat.


" Sayang om langsung kasih tau aja ya "


Shacsya mengangguk dengan jemari tangan yang menggenggam erat lengan Khev, mungkin pria itu juga manahan sakit karena terkena kuku-kuku milik shacsya namun dia memilih menahannya.


" Setelah pernikahan kamu ini, semua orang tahu kamu adalah istri dari Khev Bawika dan ponakan saya jadi akan semakin banyak orang yang mengincar kamu untuk mendapatkan saham milik papa "

__ADS_1


" Selama ini aku kan ngurus itu uncle " Protes shacsya dengan nada kesal, Khev reflek langsung merangkul dan mengelus bahu shacsya.


" Sayang seiring berjalannya waktu, data-data soal kamu mulai terekspos di media. Papa kamu sudah di bantu sahabatnya untuk menyembunyikan data mengenai anaknya, namun mungkin ini sudah waktunya "


" Tapi hidup shacsya jadi ribet uncle "


" Ada Khev, dia bak bantu kamu "


" Mas "


" Iya sayangku, everything gone be oke "


" Kita bakal menyiapkan bodyguard buat kamu, bakal nggak nyaman pasti tapi demi kebaikan kamu. Khev juga pasti akan lebih tenang "


" Ya, nurut aja apa kata kalian "


" Tapi uncle nggak punya niatan ninggalin aku kan ? Mas juga kan ? "


" Kita disini sayang, abang juga bakal pindah ke sini buat ngejagain kamu " Ucap Mario yang semakin melegakan hati, karena sejauh ini bagi shacsya hanya Mario pria yang belum pernah mengingkari janjinya untuk selalu berada di dekat shacsya apapun hal yang terjadi.


" Kamu nggak percaya sama saya ? " Tanya Khev dengan nada kurang suka.


" Udahlah Khev, dia itu susah percaya sama orang lain. Dia memang sedari dulu lebih percaya dengan Mario juga, karena dia lebih tidak pernah mengecewakan shacsya " Raditya berusaha menjelaskan.


" Tetep pengen jadi pria yang dia percaya lah uncle " Khev membuang nafas dengan kasar.


" Dia sudah percaya sama kamu, semua ada porsinya Khev "


" Ya uncle "


" Aiza mana ? "


" Sama Willy "


" Zean ayah biologisnya, rencana kalian setelah ini apa ? "

__ADS_1


" Uncle, boleh aku minta copyan hasilnya ? " tanya shacsya yang membuat tiga pria itu langsung menatap kearahnya.


" Aku perlu itu, walaupun Zean bilang tidak akan pernah mengambil Aiza namun dia juga berhak tahu siapa papa kandungnya "


" Boleh, besok saya kirim ke email kamu "


" Oh iya kak Maurin, bisa minta tolong chek lokasi terakhir Zean ? "


" Kenapa ? " tiga pria itu kompak bertanya.


" Udah lakuin aja kak " Shacsya mengacuhkan ketiga pria yang sedang kebingungan itu.


" Yang, udahlah semua biar jadi urusanku. Kamu nggak perlu ikut pusing dengan semua ini "


" Apa mas pikir, nyawa ku saja yang terancam. Nyawa mas juga iya, begitu juga dengan Aiza. Apapun yang terjadi Zean juga tetap harus menjaga anaknya, walaupun papa khev bisa melakukan itu "


" Sayang, oke aku tahu maksud kamu baik tapi buat apa cari Zean sekarang ? "


" Dek, di Mall yang sebelumnya kamu datengin " Ucap Maurin yang membuat semua orang langsung saling bertatapan.


" Sudah gua prediksi " Khev begitu terlihat marah saat mendengar ucapan Maurin.


" Lion coba kamu selidik penyadap yang di temukan tadi " Titah Khev dari balik ponselnya.


" Sialan " Umpat Khev sambil meninju meja.


" Mas, kita kan nggak sendirian "


" Kalau ini pertarungan gua sama dia yang "


" Maksud kamu, Khev ? " Kali ini Raditya ikut beraksi.


" Sepertinya dia mengincar saya uncle, dia mau ambil Aiza dan Shacsya. Karena dia tahu saya bakal lemah tanpa mereka "


" Ngambil-ngambil emang gua barang " Shacsya memang sudah berdiskusi soal ini dengan suaminya, namun dia tidak mengira akan secepat ini dia bertindak.

__ADS_1


" Kita mau apa mas setelah ini ? "


__ADS_2