
Shacsya kembali ke kamar dan melihat suaminya akan memukul kembali wajah Zean, wanita itu berlari dan menahan pukulan itu.
" Udah mas, kekerasan ini nggak akan menyelesaikan segalanya " Ucap Shacsya dan memeluk tubuh suaminya.
" Dia terlalu baik buat kamu " Ucap Zean sambil terkekeh.
Khev yang tadinya sudah mereda, kembali memuncak amarahnya mendengar ucapan Zean.
" Zean " Kali ini shacsya yang berteriak dan menampar pria itu.
" Kamu tahu, jika aku tidak pernah bisa mencintaimu. Walaupun ada organ tubuh Mikha yang ada di tubuh mu, memang jantung Mikha ada disini " Shacsya memegang dada Zean, dan memejamkan matanya " Tapi kamu bukan Mikha, Kamu bukan Mikha " teriak Shacsya dan reflek melempar barang yang ada di dekatnya, yang membuat Khev berlari memeluk istrinya karena selama ini dia tidak pernah melihat istrinya semarah ini.
" Tarik nafas dan buang pelan sayang, mas ada disini " Bisik Khev di telinga Shacsya yang membuat wanita mengikuti instruksinya untuk menarik nafas lalu membuangnya pelan.
" Dia bukan Mikha " kali ini shacsya terisak kembali di dalam dekapan suaminya, sedangkan Khev sendiri tidak tahu menahu soal Mikha bahkan Willy dan Alin juga tidak tahu siapa Mikha.
" Iya sayang " hanya kata itu yang keluar dari mulut Khev sambil mengelus punggung sang istri.
Selama ini Zean mencoba mendekati shacsya dengan alasan dia penerimaan donor jantung dari Mikha, sedangkan shacsya sudah mengikhlaskan Mikha.
" Adek " teriak Mario yang muncul bersama dengan Raditya.
" Kamu apakan shacsya " teriak Raditya yang sudah membuat semua orang menoleh termasuk shacsya yang berada di pelukan suaminya.
__ADS_1
" Uncle udah kita obrolin baik-baik oke " pinta shacsya
" kak Zean, coba bilang apa salah kita ke kakak ? Kakak boleh saingan bisnis sama suami aku boleh, yang fair. Soal Mikha maaf, memang dulu dia kekasihku tapi itu dulu sekali dan saat ini saya memiliki suami. Dan ingat saya yang beruntung mendapatkan Mas Khev, bukan dia " cecar shacsya panjang lembar pada pria yang duduk di sofa dengan kepala menadah keatas.
"Gua mau lo nikah sama gua " Teriak Zean
" Dia istri gua "
" Lo selalu merebut apa yang gua mau, Audi lo rebut sekarang shacsya "
" Gua nggak pernah merebut Audi dari lo, dia yang di perkenalkan dengan aku karena dia masih single. Bahkan dia cerita nggak punya pacar, lantas kenapa kamu sekarang baru muncul ? "
" karena nyokap lo bawa dia pergi dari gua "
" Aku mencari kamu sejak dulu " Ucap Khev yang berusaha berdiri tegap.
" Maksud kamu ? "
" Iya, selama ini saya mencoba mencari kamu. Namun tidak ada jejak sama sekali "
" Buat apa kamu mencari aku ? " Cukup ketus Zean bertanya.
" Soal Aiza " Kepala Khev tertunduk.
__ADS_1
' Astaga jangan bilang Ai anak Zean ' Batin shacsya yang masih berdiri di dekat suaminya.
" Anak lo sama dia ? " Zean nyolot begitu saja.
Khev menggenggam tangan shacsya, sambil menghembuskan nafas dengan kasar " Dia bukan anak gua, bahkan gua selama menikah dengan dia hanya mencium dia jika berada di depan orang "
" Maksud lo ? " Kali ini Zean berdiri di hadapannya Khev dengan tangan mengepal.
" Dia sudah hamil sebelum menikah dengan gua " Ya dugaan kalian benar semua orang yang ada disana menganga.
" Jadi Aiza anak Zean ? " kali ini om Raditya memberikan diri melibatkan dirinya bertanya.
Khev menggelengkan kepala, " Aku nggak tau uncle, karena Audi nggak pernah mau ngasih tau siapa ayah nya dan dia mau saya yang merawat Aiza makanya ada nama saya di namanya.
" Sebelum Audi nikah sama lo kan hanya deket sama Zean " Kali ini abang Mario ikut bersuara.
" Kita lakukan test DNA " Zean langsung memutuskan untuk melakukan Test DNA.
" Kak Zean, boleh tidak jika nanti hasilnya Ai adalah darah dagingmu dia tetap tinggal bersama saya ? " pertanyaan itu tiba-tiba langsung muncul dari bibir shacsya yang sudah menangis.
" Tetap jaga dia buat saya, karena dunia saya nggak mungkin bisa untuk menjaga dia. Test DNA ini hanya sebagai pembuktian saja "
" Maksud kakak ? "
__ADS_1
" Kehidupan gua nggak baik buat dia kelak, lebih baik kalian yang menjaganya "