Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 35


__ADS_3

" Maurin "


" Iya dok " Jawab sang asisten.


" Siapkan pesawat pribadi saya, saya harus tiba di Bali malam ini "


" Baik dok, apa saya harus ikut ? "


" Iya, siapkan semua berkas terkait kepemilikan Prayoga group, sudah saat nya kita mengembalikan kepada yang berhak "


Maurin mengangguk faham, perempuan ini adalah staf khusus Alm Arya Prayoga dan sengaja di rekrut oleh Raditya untuk melindungi segala aset yang menjadi hak milih Neysha Malika.


***


" Tuan Lion monitor " Ucap salah seorang petugas yang disiapkan untuk menjaga sekitar hotel, karena mereka sudah memprediksi akan terjadi huru-hara.


" Iya bicaralah " Jawab Lion yang sedang duduk di bar bersama teman lamanya tinggal di Bali.


" Ny. Nadia beserta anaknya menuju ruang manager hotel, sepertinya mau meminta duplikat kunci kamar Tn Khev karena mereka tidak dapat membujuk resepsionis "


" Dimengerti lanjutkan pengintaian "


" Kenapa bro ? " Tanya temen Lion yang sedang meneguk minuman alkohol yang sedari tadi dia pegang.


" Gua mesti cabut sob ada hal yang mesti di selesaikan "

__ADS_1


" Gua ikut sob, siapa tau gua bisa bantu lo "


" Oke kalau lo nggak keberatan "


" Ayo berangkat "


***


" Sayang kamu berhak atas semua ini " Tegas Raditya pada shacsya yang masih terdiam dengan butiran air mata yang terus menetes.


" Bukan masalah berhak dan tidaknya om, namun selama ini aku sudah cukup berdamai dengan semua kondisi ini. Sedangkan Nandini apa dia  bisa ? dia sedari kecil sudah selalu bermanja-manja dengan harta yang melimpah " Shacsya mencoba mengutarakan pendapatnya.


" Gek " Suara lembut khas ibu Niluh membuat shacsya beranjak dari tempat duduknya lalu memeluk tubuh perempuan itu.


" Ibu setuju dengan pendapat Raditya, mereka juga harus tetap merasakan apa yang kamu rasakan " Ucap wanita itu dengan lembut.


" Bisa saya yang bicara dengan shacsya ? " Tanya Khev pada Raditya.


Raditya memberi jawaban dengan anggukan kepala, dan di balas dengan senyum oleh Khev. Khev berjalan lalu menggandeng tangan shacsya untuk berjalan ke balcon.


" Mas bisa nggak usah bicara dulu " Pinta shacsya yang menyandarkan tubuhnya di pembatas balcon.


" Jangan coba-coba lompat tapi " Goda Khev


" Enggak " Shacsya menggelengkan kepalanya mencoba menghirup nafas panjang dan membuangnya secara berlahan.

__ADS_1


* Flasback on


" Anak sialan " Teriak Nadia pada shacsya yang baru saja sampai dari sepulang sekolah, belum sempat menjawab sudah kembali di teriaki " Apa yang sudah kamu lakukan sama anakku, kenapa dia pulang nangis. Kenapa kamu nggak mau bantu dia ? Mau jadi sok pinter ? "


Nadia menjambak rambut shacsya " Ampun tante, enggak gitu. Shacsya enggak duduk di deket Nandini, guru yang meminta shacsya pindah "


" Kemasi barang-barang mu pergi dari rumah ini " Bentak Nadia kembali.


" Ini rumah orang tua ku "


" Itu dulu, sekarang kamu sudah tidak memili apa-apa jadi pergi dari sini "


*Bruaaaghhhhh *


Sebuah kooper yang lumayan besar di lempar kearah shacsya oleh Nandini, baju dan beberapa benda miliknya berhamburan di lantai dengan perlahan shacsya memungutnya dengan derai air mata yang terus menetes.


*Flasback off


Shacsya kembali menarik nafas panjang lalu berlahan membuka mata dan menghembuskan nafas berlahan lalu menatap pria yang setia berdiri di dekatnya.


" Mas bisa menolong saya ? " Tanya shacsya tanpa ragu.


" Apa "


" Menikahlah dengan ku saja "

__ADS_1


Khev cukup melongo mendengar ucapan shacsya " Mas " Panggil shacsya kembali membuat Khev tersentak.


***


__ADS_2