Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 62


__ADS_3

Khev masih mematut dirinya di depan cermin, saat putrinya masuk ke kamar itu.


" Papa, kita mau liburan kemana ? " Tanya Aiza yang sudah mandi dan menggunakan pakaian santai.


" Tanya momma aja nanti pengen pergi kemana dia "


" oh oke papa "


" Papa kita tunggu mama di ruang makan yok, Ai laper pa " Aiza menarik lengan sang papa yang mau tidak mau pria itu harus melangkahkan kakinya mengikuti langkah sang anak.


Aiza memang bukan putri kandung Khev Bawika namun bagi dia, Aiza adalah seorang Bawika yang sampai kapanpun tidak akan pernah ada orang yang bisa merubah itu.


Perlakukan Khev pada sang anak juga tidak pernah berubah, selalu memperlakukan dengan sweet yang membuat Audi akhirnya mau mengalah dan tetap tinggal dengan Khev walaupun pernikahan diantara mereka tidak ada cinta.


Khev Bawika lebih memilih untuk bermain dengan wanita lain di luar sana asalkan tidak sampai berhubungan b*dan, daripada bersama Audi bahkan wanita yang dia nikahi itu hanya pernah mendapat satu kali kiss itupun saat pernikahan selebihnya hanya kecupan di pipi atau pucuk kepala sebagai pemanis di muka umum.

__ADS_1


Kembali ke ruang makan


Khev sudah memakan hampir setengah dari sarapan miliknya, namun sang istri belum juga turun.


" Momma lama sekali ya " Gerutu Ai saat menyadari momma nya tak kunjung turun, dan bergabung untuk makan.


" Iya kenapa lama sekali ya, papa chek ya sayang "


Khev yang mulai memundurkan kursi yang ia duduki, namun saat akan bangun ia urungkan karena sudah melihat sosok shacsya yang mengenakan hotpants serta t-shirt pres body yang membuat bentuk tubuhnya terekspos sempurna dan rambut yang sengaja ia kuncir sedikit di belakang.


' Wow, bini gua super cantik ' Ucap kagum khev dari dalam hati, yang sebanarnya dia memang sudah sangat lama mengagumi shacsya namun kali ini dia benar-benar terlihat sempurna.


" Makasi cintanya momma " Shacsya lalu mengambil tempat duduk yang bersebrangan dengan Aiza bahkan dia tidak begitu memperdulikan suaminya.


" Papa nggak mau muji momma ? " Tegur Aiza pada pria yang di panggilnya dengan sebutan papa itu, karena sedari tadi hanya diam dan pura-pura acuh.

__ADS_1


" Ai kan udah puji momma, jadi papa pikir ya sudah Ai aja yang puji "


" Udah sayang, nggak apa-apa " Jawab shacsya lembut, perempuan ini walaupun jengkel dengan suaminya tetapi tetap selalu lembut dengan sang anak.


" Ah papa, perempuan itu suka di puji "


" Iya.. Iyaa... Momma kamu cantik pagi ini " Ucap Khev dengan nada yang datar, karena tidak ingin membuat sang istri besar kepala karena pujiannya.


" Hmm, cantiknya hari ini aja ? " Shacsya malah sewot ketika mendengar ucapan yang keluar dari bibir sang suami.


" E...nggak, setiap hari cantik " Ralat Khev karena tidak ingin berdebat dengan sang istri, dan memang benar istrinya itu selalu tampil cantik bahkan tanpa make up juga tetap terlihat ayu.


" Makasi suamiku " Ucap Shacsya yang membuat Khev mengerutkan keningnya, karena sejauh ini istrinya itu nggak pernah berlaku semanis ini.


" Kalau udah selesai sarapan ayo kita berangkat " Ajak Khev sebelum meminum kopi yang sudah disiapkan oleh shacsya, selama pernikahan dengan shacsya untuk makanan dan segala hal yang berurusan pribadi baik Aiza maupun Khev yang mengurus shacsya langsung.

__ADS_1


" Oke papa " Shacsya dan Ai kompak menjawab sambil tersenyum.


***


__ADS_2