Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 61


__ADS_3

Pagi hari di mansion milik Bawika, suasana masih sangat hening. Pemilik rumah yang biasanya sudah beraktivitas karena harus bekerja dan mempersiapkan anaknya sekolah tapi pagi ini tidak terlihat aktivitas itu.


Para ART juga sedang sibuk dengan rutinitas beberes rumah, karena Nyonya pemilik Mansion belum turun jadi tidak ada aktivitas sama sekali di dapur.


Sinar matahari pagi sudah menembus sela-sela gorden yang menutup pintu kacang yang menghubungkan kearah balkon serta jendela kaca yang memang dibuat melebar dan tinggi, sebanarnya perempuan yang sedang berada di dekat Khev itu sudah terbangun sejak empat puluh menit yang lalu namun masih enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya karena weekend.


" Hari ini mau kemana kamu ? " Tanya pria yang masih dengan memejamkan matanya, walaupun sebanarnya dia sudah bangun dari dua puluh menit yang lalu karena shacsya selalu menatap wajahnya.


" Mau ketemu om "


" Kenapa ? Kamu sakit ? " Tanya pria itu yang langsung membuka matanya memastikan kondisi wanita yang saat ini sudah bisa membuatnya jatuh cinta.


Khev berfikir setelah menikah dengan shacsya tidak akan ada hal-hal panas, dan hanya akan seperti dulu seperti waktu dia menikahi dengan Audi namun nyatanya setelah shacsya kembali ke Jakarta dan memperlakukan dia layaknya suami membuatnya berlahan jatuh cinta.


" Enggak mas, kangen aja sama om. Udah lama nggak ketemu dia, mas mau kemana ? "


" Sebanarnya mau ngajak kamu liburan, tapi karena kamu mau ketemu om ya sudah lain waktu "


" Widih kog tumben ngajakin libur "

__ADS_1


" Memang salah, ngajak anak istri liburan ? " Khev cukup kesal dengan reaksi sang istri yang tadinya masih ingin bermalas-malasan akhirnya memutuskan untuk menyibakkan selimut dan turun dari ranjang.


" Nggak usah marah gitu mas, mas mau sarapan apa ? "


" Roti aja atau yang simple "


" Kita ketemu om besok aja nggak apa, kalau hari ini mau liburan. Toh jarang juga mas bisa ajak kita liburan "


Wanita ini memang begitu pengertian dengan Khev, walau terkadang dia juga lebih banyak membuat pria itu kesal so far dia tetap pemenang hati Khev saat ini.


Berita akan kedekatan Shacsya dan Raditya masih banyak yang memperbincangkan walaupun berita itu sudah berhasil di take down, namun semua itu sampai saat ini bahkan tidak ada klarifikasi hanya Khev semakin memperlakukan sang istri layaknya ratu baginya.


" Hmm "


***


Saat shacsya kembali ke kamar, Khev masih mandi karena sayup-sayup terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


Shacsya segera melangkah ke walk in closed untuk menyiapkan pakaian yang akan di kenakan suaminya, saat dia asyik memilih outfit untuk sang suami.

__ADS_1


Pria itu tiba-tiba muncul disana dengan handuk yang melingkar di bawah pusarnya dan dada bidangnya yang dia ekspos serta tetesan air yang menetes dari rambutnya yang belum begitu kering


" Sexy banget suamiku " Decak kagum shacsya di dalam hati, sambil mencuri pandang kerah suaminya.


" Sayang "


Shacsya yang sedang menyiapkan beberapa outfit untuk dia bawa kalaupun nanti harus menginap dia sudah siap, kalau enggak setidaknya dia memang perempuan yang selalu memprepare segala sesuatu ketika mau pergi.


" Hmm, kenapa mas ? " Jawab shacsya yang masih sibuk memasukkan barang ke travel bag.


" Bawa baju ganti ? " tanya Khev penasaran.


" kita nggak pernah taukan mas, apa yang akan terjadi. Ya jadi buat siap-siap aja " Jawab shacsya simple, lalu beranjak mengambil handuk yang di geletakkan begitu saja oleh suaminya.


" Mau mandi kamu ? "


" Iya mas, kenapa ? Mau ikut ? "


" Berani ya godain saya " Khev langsung berlari mengejar shacsya yang sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi dan menguncinya dari dalam.

__ADS_1


" Awas kamu ya " Ancam Khev dari balik pintu.


__ADS_2