Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 91


__ADS_3

" Morning sayang " Khev mengecup kening istrinya yang matanya masih terpejam namun sebenarnya dia hanya masih enggan membuka mata.


" Kita mau jalan kemana hari ini ? "


" Hari ini seharian kita nggak usah pegang hape yuk "


Khev menaikkan satu alisnya " Nggak memegang hape gimana maksudnya ? "


" Seharian Quality time "


" Oh oke, boleh "


" Yeyyy " Shacsya langsung duduk dan meletakkan ponselnya diatas nakas bersama dengan Ipad serta ponsel milik suaminya.


" Sarapan apa pagi ini ? "


" Apa aja deh mas, kita jalan-jalan dulu kalau nemu makanan kita mampir "


" Ashiap Nyonya Khev, hari ini full buat kamu " Khev memeluk erat tubuh sang istri dan menciumi pipinya.


" Mas "


" Apa sayangku "


" Ai gimana ya ? "


" Semenjak sama momma nya ini dia sudah lebih mandiri, banyak orang yang jaga dia disana. Kita nikmati waktu berdua kita disini "


" Oke "


" Sayang "


" Apa ? " Shacsya yang sudah beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan kearah kamar mandi.

__ADS_1


" Mandi bareng " Ucap Khev yang langsung mengangkat sang istri masuk ke dalam kamar mandi dan mendudukkan di tepi bathtub.


" Kebiasaan " Ucap shacsya sambil mencubit lengan suaminya.


" Mumpung hanya tinggal berdua, kesempatan ini jangan sampai tidak di gunakan " Goda Khev pada sang istri membuat pipi shacsya menjadi pink.


" Ayo mandi setelah itu kita makan ya mas "


" Shiap nyonya "


***


Shacsya dan Khev sengaja memilih untuk mengendarai motor dengan menikmati indahnya alam di Indonesia bagian timur ini, dengan shacsya yang memeluk erat tubuh suaminya dari belakang sambil bercanda tawa.


* Dulu tidak pernah bermimpi akan menikah dan di jadikan Ratu sebegini bahagianya. Terimakasih Tuhan, Engkau telah menjodohkan aku dengan pria sebaik suami saya. Jaga dia dan hubungan ini agar tetap membahagiakan untuk kami *


" Hai kenapa nangis ? " Tanya Khev yang datang dengan dua buah kepala di tangannya.


" Happy mas, happy dipertemukan dengan pria yang bisa ngetreatmen aku sebegini nya "


" Iya mas hehe "


" Udah ah nggak usah nangis "


" Iya mas iya, mas kita mau disini sampai kapan ? "


" Maunya sampai kapan ? "


" Sampai bosen hehe "


" Baru ini bisa menikmati liburan, papa benar. kamu perempuan yang tepat untuk aku "


" Ah mas, jadi makin happy "

__ADS_1


" Tapi lusa mungkin kamu harus nemenin mas ke Singapura meeting, setelah itu mau pulang jakarta atau kesini lagi ngikut "


" Kalau nggak ikut aja gimana mas ? "


" Nggak bisa sayangku, kamu harus nemenin mas kali ini "


" Oke deh "


" Kemanapun aku pergi kamu harus ikut mulai saat ini "


" Kasian Ai mas kalau di tinggal terus-terusan, walaupun dia bukan darah daging kamu setidaknya dia tau bahwa kamu adalah ayah dia "


" Kita bawa Ai kalau memungkinkan "


Khev mengecup bibir istrinya dengan kilat lalu memeluk tubuh istrinya, cuaca disini memang terbilang cukup panas namun tidak di hiraukan Khev dan Shacsya.


" Mas, nengok bu Niluh yuk "


" Hari ini sayang ? "


" Habis mas dari Singapura nggak apa "


" Oke, biar nanti Ai dianter Willy ke Bali. Pasti kamu udah kangen sama dia "


" Lumayan kangen mas " Shacsya terdiam Khev hanya mencium kening istrinya, seharian ini dia memang benar-benar tidak menyentuh benda pipih pintar miliknya bahkan dia lebih suka mengabadikan moment dengan DSLR.


" Nggak nyangka banget dulu hidupku nggak sesantai ini ya karena memang nggak mau pakai fasilitas yang uncle sediakan, karena pengen mandiri aja. Beneran bisa menikmati punya team yang solid yang selalu dukung satu sama lain. Sekarang punya suami yang sayang banget sama aku "


" Aku bahagia bisa buat kamu bahagia, berasa hidup kembali. Dulu aku hanya bangun kerja weekend maen sama Ai kerja gitu aja terus, sampai tiba-tiba ketemu kamu pas acara. Jatuh cinta sebenarnya waktu itu, tapi aku sudah menikah. Sempet kecewa tahu kamu deket sama Willy, karena memang dia juga bilang sedang mengejar cinta seorang wanita. Nggak ingin lah saingan sama adik sendiri, tapi ternyata malah kamu yang milih aku "


" Jodoh ajaib ya mas " Khev membenarkan ucapan istrinya dengan anggukan kepala.


" Kita harus sama-sama terus ya mas, aku cuma mau menikah satu kali dalam hidupku ya cuma sama kamu "

__ADS_1


" Iya, ini pernikahan terakhir ku nggak akan ada pernikahan yang lainnya setelah ini. Kamu cinta terakhir ku, kita menua bersama "


__ADS_2