Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 55


__ADS_3

" Om cari tahu semua tentang suamimu "


" Haha om keren " Shacsya mengacungkan dua jempol tangan miliknya.


" Lo itu istrinya "


" Nggak penting juga om perempuan itu siapa ? Toh istri sah Khev Bawika adalah Neysha Malika " Kekeh shacsya membuat Raditya harus mencubit lengan ponakannya itu.


" Mas, kamu temui kolega kamu dulu sendiri. Aku mau minta tolong om Raditya check luka, oh iya ajak Ai " Pria itu mengangguk patuh lalu membawa Aiza dalam gendongannya, sedangkan Raditya membantu shacsya berbaring diatas kasur.


***


Headline news


* Istri CEO Praya Group berpekukan dengan seorang Dokter setelah perayaan acara Praya Group dan terlihat sangat mesra *


Beberapa foto tentang shacsya dan Raditya muncul dari berbagai angle, shacsya hanya tersenyum saat melihat berita itu langsung muncul saat pagi hari dia menyalakan TV.


" Ih aneh itukan opa kecil, masa iya nggak boleh peluk momma " Protes Aiza yang juga menyaksikan berita pagi ini, sedangkan Khev berusaha menghubungi Lion.


" Take down beritanya " Titah Khev yang langsung di kerjakan begitu saja oleh Lion tanpa babibu tak butuh lama berita itu sudah lenyap dari pencarian di internet.


" Sayang " Khev mencari istrinya yang entah sudah dimana.

__ADS_1


Shacsya yang sedang berada di dapur untuk membuat sarapan bersama dengan Aiza, gadis kecil itu berlari keluar dapur saat mendengar panggilan oleh Khev.


" Momma baru masak "


" Ai mau pergi sekolah nggak hari ini ? "


" Momma udah janji nggak bakal ninggalin Ai, tapi kenapa momma semalam kecelakaan " Aiza menangis dan memeluk tubuh Khev, tubuh gadis kecil itu bergetar.


" Opa kecil nggak akan bawa momma pergi kan pa ? "


" Enggak sayang, momma akan tetap disini menemani kamu " Khev mengusap kepala sang anak lalu memeluknya " Papa janji, momma akan selalu menemani kamu sayang "


" Memang opa mau bawa momma kemana ? " Khev mengambil Aiza lalu membawanya duduk di sofa.


" Papa sudah gagal jaga momma, Ai takut opa kecil akan bawa momma pergi "


" Sarapan udah siap " Shacsya menenteng dua piring berisi spaghetti, entah kenapa pagi ini dia lebih milih masak yang nggak ribet selain sekujur tubuhnya masih terasa sakit.


Aiza berlari menghampiri sang momma " Biar Ai bantu bawa piringnya " Gadis kecil itu membawa satu buah piring yang ada di tangan shacsya karena melihat sang momma juga masih kesusahan untuk jalan.


" Kamu nggak usah ke kantor dulu "


" Kenapa ? "

__ADS_1


" Biar luka kamu sembuh dulu, jalan juga masih seperti itu "


" It's oke mas, nggak masalah kog dengan semua ini " Shacsya langsung reflek menatap sang putri kecil yang duduk tepat di kursi depannya.


" Momma ke kantor papa nggak apa kan sayang ? "


" Aku ikut momma boleh pa ? "


" Ai nggak sekolah sayang ? " shacsya yang semabari mengupas udang untuk anak dan suaminya.


" Ai tadi boleh izin nggak sekolah kata papa "


" Iya pa ? " shacsya memastikan, memang ketika mereka bertiga terlibat obrolan shacsya selalu memanggil 'papa' pada Khev.


" Iya mom, anakmu itu takut papanya nggak bisa melindungi momma nya " Khev berbicara layaknya anak kecil yang sedang mengadu pada sang ibu.


" Papa jagain momma sayang, Ai kalau mau sekolah biar papa sama momma antar "


" Hmmm ..... "


" Astaga kenapa gemes banget si kamu " Shacsya bangun dari duduknya berjalan memutari meja lalu berdiri diantara Khev dan Aiza.


Shacsya meletakkan lengannya di bahu Khev " Sayang, papa bakal jagain momma selalu. Momma udah janji nggak bakal ninggalin Ai kan ? "

__ADS_1


" Tapi semalam momma kecelakaan " Protes Ai, ketakutan terlihat jelas dari wajahnya.


" Oke kali ini boleh nggak sekolah dan ikut momma ke kantor papa, tapi besok harus sekolah ya " Gadis kecil itu mengangguk lalu di peluk oleh shacsya, di cintai dengan setulus ini jujur membuat shacsya terharu.


__ADS_2