Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 52


__ADS_3

Khev masih memeluk tubuh shacsya, wanita yang tadi meronta itu sudah sedikit lebih rileks bahkan mau memeluk tubuh Khev.


" Sayang dengarkan aku, hanya kamu satu-satunya wanita yang ada di hatiku saat ini dan sampai kapanpun itu " Khev berbisik sambil tetap memeluk wanita itu.


" Ssttt udah ya nangisnya " Khev mencium ujung kepala shacsya, wanita itu semakin merasa nyaman berada di pelukan Khev.


" Tuan waktunya sudah tiba " Ucap Lion yang berdiri di dekat Khev dan berbisik, Khev mengangguk faham dengan apa yang Lion bilang.


" Sayang, hapus air mata mu. Dan segera bersiap " Shacsya langsung menganggukkan kepalanya.


Khev mengantarkan shacsya ke toilet dan dengan sabar menunggunya di luar, banyak karyawan yang melintas dengan membungkuk dan pria itu hanya membalas dengan mengangguk.


Hampir setengah jam shacsya berada di toilet, saat keluar dia melihat Khev membawa Aiza dalam gendongannya.

__ADS_1


" Kamu sudah siap ? " Khev mengandeng tangan shacsya dan perempuan itu mengangguk lalu matanya menatap ke depan dan mengalungkan lengannya pada lengan Khev.


Saat pintu ruangan terbuka, hampir semua pasang mata menatap kearah pintu dan melihat Bos pemilik Praya group dengan bangganya mengandeng anak dan istrinya.


" Silahkan duduk " Ucap Khev yang terlebih dulu mempersilahkan sang istri untuk duduk.


Disamping shacsya ada willy yang terlebih dahulu duduk disana, pria itu kini menjabat sebagai Asisten Manager Umum Praya group.


" Perkenalkan Neysha Khev Bawika, Manger umum dan istri saya " Willy mendengar pengumuman itu langsung bertepuk tangan paling keceng namun ada beberapa yang hadir hanya diam bahkan terlihat tidak suka.


" Apa ada yang keberatan dengan apa yang saya umumkan ? " Tanya Khev yang men jeda ucapannya " Kalau merasa tidak puas dengan pengumuman siang hari ini bisa langsung ketemu Lion dan Faiya untuk mengurus pengembalian saham yang sudah di beli " Willy yang mendengar ucapan itu hanya tersenyum dan manggut-manggut, ternyata sang kakak benar-benar memperlakukan dengan baik sahabatnya yang kini menjadi kakak iparnya itu.


" Saya tidak setuju, saya pemilik 15% saham praya group. Mau jadi apa praya memiliki manager seorang MUA yang hanya di kontrak ekslusif oleh praya, apa tidak ada orang yang lebih berkompeten ? " Diela yang baru tiba setelah Khev mengumumkan, menyampaikan pendapatnya.

__ADS_1


" Silahkan bertemu Lion dan saham anda akan saya beli " Ucap Khev dengan tegas.


" Haha, begini cara anda melindungi istri ? Kalau istri nggak mampu kenapa mesti harus di paksa " Diela berjalan menuju kursi yang kosong sambil menanggapi ucapan Khev sedangkan yang lain hanya diam menyimak saja.


Willy yang sudah akan berdiri namun berhasil shacsya cegah karena dia tidak ingin memperkeruh suasana di dalam ruangan, shacsya memejamkan mata lalu menarik nafas dalam dan menghembuskan berlahan lalu membuka mulutnya " Jika anda merasa yakin bisa membuat Praya lebih maju lagi, kita bersaing untuk posisi ini. Anda butuh waktu berapa bulan untuk menampilkan progres pencapaian anda ? " tantang shacsya yang sebenarnya dia enggan melakukan ini, tapi karena Aiza disana dia berusaha mencontohkan menjadi perempuan tangguh dan berdaya saing.


" Hahaha, satu bulan saja saya mampu " Diela cukup jumawa dengan kemampuan yang dia punya.


" Oke baik, bukan satu bulan lagi Praya group memiliki pagelaran busana tahunan. Kita buat target untuk event itu, tenang saja saya tidak akan menggunakan koneksi apapun termasuk suami saya "


" Oke deal " Ucap Diela lalu beranjak pergi dari kursi yang dia duduki.


***

__ADS_1


__ADS_2