Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 40


__ADS_3

Perjalan Jakarta Bali kali ini sedikit berbeda, karena shacsya bukan lagi perempuan single melainkan sudah menjadi istri seorang Khev Bawika pengusaha terkenal di dalam negeri maupun mancanegara.


" Kalau kamu capek tidur aja " Ucap Khev yang masih sibuk dengan Ipad di tangannya entah apa yang sedang dia periksa.


Shacsya membalas dengan anggukan karena wanita itu sedang duduk menikmati pemandangan awan yang begitu indah, ada rasa nyaman dan aman kali ini yang dia rasakan setelah menyandang status istri walaupun entah akan seperti apa perjalanan ke depannya namun dia merasa cukup bahagia.


" Ai udah pulang belum mas jam segini ? " Shacsya yang kali ini menatap layar smartphonenya sembari menatap foto gadis kecil itu.


Khev Bawika Family


Shacsya


***Anak momma baru apa ? ***


" Dia masih di sekolah " Jawab Khev yang melihat notif yang muncul di layar smartphone miliknya.


" Pulang jam berapa dia ? " Shacsya meletakkan ponselnya dan berganti memegang Ipad nya.


" Kita sampai rumah dia baru sampai rumah juga "


" Anak sekecil itu sekolah seharian "


" Iya, mommy nya dulu mau seperti itu "


" Gua pikir bakal ada temen, kalau lagi nggak kemana-mana. Ternyata tetep juga sendirian "


Guman shacsya pelan sambil melihat pemandangan toh pria yang disebut sebagai suami sedang sibuk dengan pekerjaannya.


" Ada ART di rumah " Jawab pria itu yang ternyata mendengar ucapan shacsya barusan.


" Hmmm " shacsya menyahut sekenanya tanpa sedikitpun melihat pria itu, padahal Khev sudah meletakkan Ipad nya dan sedang menatap wanita yang duduk di depannya itu.


" Mommy nya dulu tidak ada waktu untuk ngurus Aiza di pagi hingga sore, kalau dia di rumah kasian juga "

__ADS_1


" O " Respon yang cepat dan singkat membuat Khev mulai sedikit frustasi menghadapi sikap istrinya.


" Kalau kamu bosan, kamu tinggal kerja seperti biasa "


" Kalau aku mau di rumah aja boleh ? " Rasanya Shacsya sudah ingin pensiun dari urusan pekerjaan dia ingin duduk di rumah main dengan anak menyiapkan makan dan keperluan suami serta anak-anaknya tanpa harus berdandan untuk bertemu klien.


" Boleh, tapi bukan kamu bilang akan membantu saya untuk seleksi desainer ? "


" Iya di bantuin, tapi selebihnya aku mau di rumah saja boleh ? "


" Boleh, lakukan apa yang kamu mau "


Lion yang mendengar ucapan itu terkekeh geli, karena baru kali ini bos nya ini berusaha menuruti apa mau orang lain walaupun sikapnya manis jika memperlakukan Audi dan Aiza dulu tapi semua itu hanya di depan banyak orang. Akan tetapi kali ini di saat hanya ada Lion saja bos nya ini sudah tidak mampu berkutik.


" Permisi tuan, kita akan segera take off "


Pramugari itu memberi tahu pada Khev dan di balas dengan anggukan kepala, tanpa harus di jelaskan Khev dan yang lain segera mengencangkan seatbelt nya.


***


" Tuan lusa kita ke Lombok "


" Hmmm berapa hari ? "


" Dua sampai tiga hari Tuan "


" Oh atur saja "


Shacsya hanya menyimak obrolan itu tanpa memberikan komentar apapun, karena dia yakin suaminya itu tidak perlu saran darinya.


Mobil mewah itu kini sudah memasuki halaman mansion yang luas, dan shacsya cukup di buat berdecak kagum dengan apa yang barusan dia liat.


" Kita kemana mas ? "

__ADS_1


" Rumah kita ? "


" Rumah kita ? " Shacsya mengulang ucapan Khev karena takut salah mendengar.


" Iya rumah kita, rumah lama saya sudah terjual dan sengaja membeli yang baru agar kesan masa lalu tidak melekat di pernikahan saya yang sekarang "


' Pikiran macam apa itu mas ' memijat batang hidungnya sambil tersenyum kearah sang suami.


' Sepertinya dia menyukai rumah ini ' Khev cukup percaya diri dengan anggapannya sendiri.


" Bukan rumah yang lama masih bagus ? " Tanya shacsya saat mobil sudah berhenti di depan pintu.


" Turun saja dulu "


Tanpa protes shacsya mengikuti perintah suaminya untuk turun, saat membuka pintu ada sepuluh ART berjajar di kanan kiri pintu utama.


" Ini orang-orang yang akan membantu kamu dalam urusan Rumah " Khev menjelaskan dan mereka kompak memberikan hormat dengan setengah membungkuk, mereka bahkan menggunakan nam tag yang terpasang di dada sebelah kanan.


" Anak saya apa sudah pulang ? " Tanya Khev pada salah seorang perempuan yang berjajar itu.


" Baru saja tiba Tuan, masih di kamar mungkin sedang mandi " Jelas perempuan itu masih dengan sikap setengah membungkuk.


Khev langsung masuk ke dalam rumah diikuti Shacsya dan Lion yang sedari tadi berada di samping dan di dekatnya.


Shacsya di buat geleng-geleng kepala karena saat masuk foto pernikahan mereka sudah terpasang di beberapa sudut di ruang tamu dan keluarga.


" Suka ? " Tanya Khev melihat reaksi sang istri


" Suka " Shacsya lalu melangkah semakin masuk ked dalam rumah.


" Momma " Panggil Aiza yang baru saja keluar dari Lift.


" Anak cantik " Shacsya lalu memeluk tubuh anak gadis Khev itu.

__ADS_1


***


__ADS_2