Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 33


__ADS_3

" Kalian ngapain di depan kamar saya ? " Tegur Khev dengan suara tegas dan dingin.


" Kita barusan mendapat kabar jika di dalam kamar Tuan Khev Bawika ada seorang gadis "


" Kalau di dalam kamar saya ada seorang gadis, apa itu menyalahi aturan di hotel ini ? Atau norma yang berkembang di masyarakat ini ? Saya seorang yang tidak memiliki ikatan hubungan dengan siapapun ! "


" Bukan selama ini, perempuan yang akan tuan nikahi adalah Nona Nandini pemilik NM Butik ? "


" Hahaha " Willy dan Khev terkekeh geli mendengar pertanyaan itu.


" Kenapa anda tertawa Tuan Khev ? Apa benar anda akan segera menikah dengan Nona Nandini tetapi malah Tuan berani memasukan gadis lain ke dalam kamar yang anda tempati ? "


" Info itu anda dapat darimana ? " tanya Willy yang ikut merasa gemas dengan pertanyaan para wartawan itu.


" Seseorang misterius tuan "


" Saya akan menikah tetapi tidak dengan Nandini, dengan siapa nanti saya akan menikah silahkan menunggu humas Praya group mengumumkan "


Khev membuka pintu dan masuk bersama Willy, para wartawan yang berdiri di depan kamar Khev akhirnya pergi namun shacsya juga sudah terlelap memeluk Aiza.


" Dek " panggil Willy yang tidak mendapat respon dari shacsya karena perempuan itu juga sudah tertidur pulas memeluk Aiza.


" Shacsya tidur kak "


" Udah biarin aja, nanti kakak bisa tidur di sofa "

__ADS_1


" Apa kakak mau tidur di kamarku ? " Tawar Willy


" Enggak Wil, kalau ada apa-apa kasian nanti mereka. Kakak tidur di sofa nggak apa "


" Oh oke sekalian mengelabuhi si kunyuk " Ucap Willy sambil menarik jacket milik shacsya yang tergantung di deket pintu kamar.


Khev terkekeh geli melihat sang adik mengenakan jacket milik shacsya, walaupun rada kekecilan.


Setelah Willy meninggalkan kamar, shacsya terbangun dan mendapati Khev sedang rebahan di sofa.


" Mas "


" Eh kenapa bangun ? " Khev langsung duduk kembali.


" Iya nih mau balik aja ke Villa "


Shacsya langsung membuang nafas dengan kasar dan menghentakkan kakinya.


" Duduk sini " Khev menepuk sofa yang masih kosong di sampingnya.


Shacsya duduk namun mengambil jarak dari Khev dan pria itu tersenyum.


" Sorry karena Ai, kamu malah gak bisa balik "


" Nggak apa "

__ADS_1


" Nandini sama tante memang ada di luar ? "


Khev mengangguk " Sudah di pancing sama Willy dia keluar pakai jacketmu dan mereka berusaha mengikuti Willy "


" Koko ada-ada aja, mas gua balik aja deh. Biarin di jemput abang nanti di lobby "


" Aku nggak suka kalau ada berita yang tidak-tidak soal kamu "


" Tinggal minta om Raditya hapus semua berita itu, atau Mas Khev bisa kali melakukan itu "


" Kalau hanya berita bisa kita take down, namun keselamatan kamu bagiamana ? "


" Memang mereka mau ngapain aku ? "


" Udah disini dulu aja, sana balik tidur sama Ai masih kangen sama kamu "


" Mas aja sana yang ngelonin Ai, bair aku yang tidur di sofa "


" Udah sana balik tidur, tidur yang nyenyak mungkin besok akan jadi hari yang melelahkan buat kamu "


" Kenapa ? "


" Kita liat besok saja "


" Buruan sana tidur "

__ADS_1


Khev menarik tangan shacsya membawanya kembai keatas tempat tidur, bahkan pria itu sampai membenarkan selimut yang di pakai sama shacsya.


" Udah tidur, nggak usah mikirin yg macem-macem. Semua akan aman dan terkendali "


__ADS_2