Menikah Saja Dengan Ku

Menikah Saja Dengan Ku
Chapter 71


__ADS_3

Khev Bawika masih menikmati makan malamnya saat sang asisten datang, bahkan pria yang selalu terlihat dingin itu meminta asistennya untuk ikut makan malam.


Tidak ada obrolan atau suara lain yang terdengar selain garpu dan sendok yang tanpa sengaja bersentuhan dengan piring.


" Sayang, mas ngobrol dulu sama Lion. Kamu tunggu saja di kamar " pinta Khev setelah menyelesaikan makan malam.


" Oke mas, jangan begadang. Abang lion kalau capek tidur aja di kamar tamu, besok pagi baru pulangnya "


" Baik nyonya "


Khev merangkul bahu Lion menuju ruang kerjanya, sedangkan Shacsya memilih untuk nonton tv di ruang keluarga sambil menunggu Aiza pulang.


***


Khev yang keluar dari ruang kerja mendapati shacsya tertidur di sofa dengan TV yang masih menyala.


" Sha " Khev berusaha membangun shacsya namun wanita itu sepertinya sudah begitu ngantuk dan capek, akhirnya Khev mengangkat tubuh shacsya ke dalam kamar.


" Eh mas, ini jam berapa ? Ai udah pulang ? " cerocos shacsya saat Khev menyelimuti tubuhnya.


" Ai pulang ke penthouse Willy sayang "


" Oh iya "


" Kamu harus membiasakan diri tanpa Ai "


" Kenapa ? " shacsya begitu sendu mendengar ucapan Khev

__ADS_1


Khev merengkuh sang istri dalam pelukannya, beberapa membuang nafas dengan kasar.


" Aku pernah ngomong sama kamu kan, kalau aku tidak pernah menyentuh Audi. Ya selama hampir 5 tahun menikah sama dia, memang kita tidur satu kamar namun aku tidur di tempat tidur yang beda "


" Kenapa ? " shacsya merubah posisi tidurnya menjadi setengah duduk.


" Dia perempuan pilihan mamaku, saat aku menikah dengan dia. Dia sedang hamil "


" Jadi Aiza bukan anak kamu ? "


Khev menggeleng cepat " Bahkan Audi tidak mengetahui siapa ayah Aiza "


" Haa ? Gimana mas ? " Shacsya cukup terkejut mendengar ucapan Khev, padangan Khev tertuju lurus keatas dengan dua lengan yang menyilang di belakang kepala.


" Iya dia tidak tahu, siapa papa dari Aiza. Untung Aiza lahir jadi mama percaya kalau hubungan kita harmonis "


" Hanya kelihatannya saja sha "


" Kenapa mas bisa sampai nggak menyentuh mbak Audi padahal di dalam kamar yang sama ? Sedangkan dengan aku ? "


Khev memiringkan tubuhnya menatap sang istri lalu memindahkan kepalanya diatas perut shacsya " Kamu bisa membuat aku jatuh cinta, kamu bisa membuat aku nyaman dan bahagia "


" Padahal kita selalu berdebat "


" Walaupun seperti itu aku tetap cinta sama kamu "


Shacsya mengelus kepala sang suami, ini adalah deep talk pertama yang terjadi diantara suami istri ini.

__ADS_1


" Mas, soal Zean. Boleh aku bantu kamu ? "


Khev kembali menatap sang istri kali tubuhnya sudah berubah posisi menjadi tengkurap.


" Mau bantu apa ? Hmm "


" Ya apaa ajalah, kita hadapi sama sama "


" Sudah banyak yang membantu, cukup kamu memastikan diri tetap aman saja udah membantu saya "


" Oke, tapi kalau butuh bantuan aku bilang ya "


" Iya istriku " jawaban itu mampu membuat pipi shacsya menjadi berubah warna menjadi pink.


" Terimakasih telah memilih untuk menikah dengan saya " Kali ini kecupan mendarat di bibir shacsya dan kecupan itu semakin memanas.


" M.... Mas boleh lain kali saja " Ucap Shacsya yang nafasnya mulai berburu.


" Iya, se kamu yakinnya saja sayang "


" Makasih mas, kamu istirahat besok pagi mau sarapan apa ? "


" Apa saja asal kamu yang masak "


" Iya deh, mas terimakasih ya sudah membantu dan melindungi aku. Dan terimakasih sudah jatuh cinta dengan aku "


" Iya sayang " Khev menjawab dengan mata yang sudah mengantuk dan ingin segera terpejam.

__ADS_1


***


__ADS_2