MENIKAHI PRIA ANGKUH

MENIKAHI PRIA ANGKUH
KECURIGAAN YOGA PRADIPTA WIJAYA


__ADS_3

Sementara di tempat berbeda Farhan mulai gelisah saat mendapatkan laporan bahwa Emma sudah bersama Andra di puncak sana. dia juga tidak menyangka Emma akan mengalami musibah saat berlibur sendirian di sana. rencananya untuk mengunjungi Emma sirna, karena Andra sudah kembali.


"kenapa lagi-lagi selalu Andra terlebih dahulu menolong Emma. sejak kapan Andra tahu Emma berada di puncak sekarang." gumam Farhan di kantornya.


Ya Farhan sekarang berada di perusahaannya guna memimpin rapat, karena ada beberapa investor yang menarik sahamnya secara mendadak.


Farhan tahu pasti ini perbuatan dari Yosandra Regan Pradipta Wijaya. hanya dia yang bisa melakukan ini dengan begitu cepat dan mudah. inilah resiko jika mengganggu ketenangan Andra.


"apakah Emma begitu penting bagi Andra?" batin Farhan.


Tok! tok! tok!



"selamat siang pak Farhan, maaf pak ada yang ingin bertemu dengan anda." kata sekretarisnya.


"siapa?" tanya Farhan dengan suara lantang.


"saya pak Farhan." seketika muncul Rayken utusan Andra datang menemui Farhan di kantornya.


Farhan langsung memberikan isyarat kepada sekretarisnya untuk meninggalkan mereka berdua.


"silahkan duduk, Rayken." ucap Farhan mempersilahkan tamunya.


"terima kasih pak." jawab Rayken sambil duduk di depan Farhan.


"saya datang kemari karena urusan pak Andra. kami ingin mengajukan penawaran kepada anda." kata Rayken yang langsung pada intinya.


Rayken tidak suka dengan berbasa-basi terlebih dahulu. dia lebih suka langsung menjelaskan apa inti dari pekerjaannya. maka dari itu Andra begitu mempercayai Rayken dalam urusan segala hal.


Rayken dan Farhan terlibat percakapan bisnis yang serius di ruangannya.


"Ya sudah, pak Farhan hanya itu yang ingin saya sampaikan. jika pak Farhan menyetujuinya kita bisa mengatur waktu bertemu kembali." ucap Rayken, menyudahi percakapannya dengan Farhan.

__ADS_1


Farhan hanya diam saja, tanpa menjawab perkataan Rayken sama sekali. jelas dia tahu sekali maksud dari kedatangan Rayken kemari. sebisa mungkin dia tidak akan melakukan penawaran yang dibuat oleh Andra.


"Andra kamu sangat licik sekali." gumam Farhan, saat Rayken sudah keluar dari ruangannya.


Farhan segera menuju ke ruangan meeting untuk membahas kerugian dari perusahaannya.


sementara di kediaman keluarga Pradipta Wijaya, terlihat Yoga Pradipta Wijaya beserta istri dan anaknya Sony serta calon menantunya Reina sedang membahas pernikahan mereka.


"bagaimana Sony, apakah semua sudah lancar persiapannya " tanya Yoga antusias.


"Pih, tenang saja sudah Mami urus semuanya. tinggal menunggu Emma yang belum bisa ditemui." ucap Indira menyakinkan.


"memang Emma kemana, Mami?" tanya Sony yang penasaran mendengar jika Emma tidak ada di cafe.


"entahlah Sony, kata temannya Emma sedang cuti." ucap Indira memberitahu.


"sabar Mih, nanti minggu depan kita bisa kesana lagi bukan?" ucap Reina yang ikut menambahkan pembicaraan.


"Mami, Sony izin keluar dahulu ada urusan di luar. Reina kamu di rumah saja, aku akan segera kembali." ucap Sony sambil beranjak berdiri dari tempat duduknya.


"maaf Papi, Sony hanya ingin ke apartemen Andra sebentar karena ada sesuatu yang diperlukan oleh Andra. Sony hampir lupa tadi." ucap Sony berbohong kepada keluarganya.


Reina dan Sony berjalan beriringan keluar rumah utama.



"mas, mas mau ngapain ke apartemen Andra?" tanya Reina selidik.


"mas, cuma mau ngecek apakah Emma bersama Andra di Paris atau dia berada di apartemen Andra." jawab Sony santai.



Tunggu!

__ADS_1


"Maksud mas, apa? apa hubungannya Emma dengan Andra? tanya Reina bingung dan penasaran.


"nanti aku jelaskan, sekarang aku pamit dahulu. jangan katakan apapun kepada Mami dan Papi." ucap Sony sambil menciut kening Reina lalu berlalu masuk ke dalam mobil.


Reina tersenyum menatap kepergian Sony, dia juga bingung ada hubungan apa antara Sony, Andra dan Emma. apa Emma kekasih Andra, tapi kenapa Andra tidak mengenalkan Emma kepada Mami Indira.


berbagai pertanyaan menghampiri dirinya. bukannya ingin ikut campur. namun, dia penasaran akan teka-teki ini. Reina akhirnya kembali masuk menemui calon mertuanya.


Maaf Mami, Reina terlalu lama diluar." ucap Reina.


"Reina apa yang disembunyikan Sony dari kami?" tanya Yoga Pradipta Wijaya, dia merasa ada yang janggal dengan sikap Sony yang menurutnya aneh.


Yoga cukup mengetahui sikap dan sifat Sony. walau Sony bukan anak kandungnya, tapi dia sangat dekat dengannya. dia tidak membedakan antara Andra dan Sony. dia menganggap semua anak kandungnya.


"maksud Papi apa? maaf Pih, Reina juga tidak tahu." ucap Reina kembali.


Reina sendiri juga tidak tahu ada apa yang sebenarnya, apa yang disembunyikan oleh Sony dan Andra calon adik iparnya nanti.


"Papi merasa ada yang aneh dari sikap Sony barusan. bukankah kita baru membahas tentang Emma dan dia langsung minta izin pergi. benarkah tidak ada yang disembunyikan dari kami Reina?" tanya Yoga penasaran.


"Papi sudah dong, jangan seperti ini sama Reina. mungkin memang benar ada berkas yang diperlukan Andra tertinggal dan kebetulan kita baru bahas Emma." ucap Indira berusaha menyakinkan suaminya.


Yoga hanya menganggukkan kepalanya, setelah Sony pulang dia akan menanyakan yang sebenarnya, tidak mungkin Sony tidak jujur kepadanya.


"Ya sudah Papi ke ruang kerja dahulu, kalian lanjutlah mengobrolnya." ucap Yoga langsung beranjak pergi dan meninggalkan istri beserta calon menantunya.


setelah Yoga Pradipta Wijaya pergi, Mami Indira mengajak Reina untuk duduk di taman bunga miliknya. tidak lupa dia juga memesan camilan dan juga teh hangat untuk dia nikmati di taman bunganya nanti kepada salah satu asisten rumah tangganya.


"Reina maafkan sikap Papi kamu tadi, mungkin Papi sedang bingung takut terjadi sesuatu yang akan menggangu pernikahan kalian nantinya." ucap Indira tersenyum.


"Iya Mi, Reina paham. jujur Reina juga tidak tahu apa-apa , Mi. mas Sony juga tidak pernah menceritakan apa-apa tentang Emma atau siapapun." jawab Reina mengeryitkan keningnya.


Indira memandangi Reina dengan perasaan tidak menentu, dia juga merasa aneh dengan Sony sejak dia membicarakan tentang Emma. ada hubungan apa antara Sony dan Emma? apakah Sony sebelum pergi ke Italia memiliki hubungan spesial dengan Emma. kalau dia masih memiliki hubungan dengan Emma harusnya dia menyelesaikan dahulu dengannya, bukan justru sekarang dia memilih menikahi Reina. Sony juga tidak boleh menyembunyikan rahasia terhadap Reina. kasihan Reina jika nantinya Sony menyakiti hati Reina. Reina begitu tulus mencintai Sony.

__ADS_1


"aku akan menyelidiki sendiri tentang masalah ini." batin Indira.


__ADS_2