
"beristirahatlah sayang, ini sudah larut aku akan menyelesaikan pekerjaan aku sebentar." ucap Andra di samping istrinya.
"jangan larut dalam pekerjaan, mas istirahat juga." ucap Emma mengajak suaminya ikut beristirahat.
"hanya sebentar, ini sangat penting aku pelajari. tidak akan lama aku janji tidurlah dahulu." ucap Andra sambil mengecup kening istrinya.
Emma karena sudah cukup lelah akhirnya dia kalah oleh kantuk yang menyerangnya dari tadi dan akhirnya tertidur pulas di samping suaminya.
Andra tersenyum mendengar dengkuran istrinya, dia melihat sejenak dan merapikan selimut ditubuh istrinya.
"selamat malam, sayang." ucap Andra sambil tersenyum dan meneruskan pekerjaannya.
walau sudah ada Rayken yang menghandle semuanya tapi Andra tidak tinggal diam saja, dia juga turut mengecek sendiri atau melakukan meeting online selama dia berlibur dengan istrinya. rencana Andra setelah dari jepang dia akan mengajak Emma ke Dubai yang tidak kalah indah dari Jepang, dia yakin istrinya akan menyukainya dan menghabiskan liburan di sana.
setibanya di Jepang Andra langsung mengajak istrinya mengunjungi nenek tercinta, sewaktu acara pernikahannya nenek tidak bisa hadir karena sedang sakit. maka dari itu kini Andra membawa istrinya mengunjungi neneknya.
"mas, kita akan kemana selama disini?" tanya Emma yang kini sedang dalam perjalanan menuju kediaman nenek.
"kita akan mengunjungi nenek aku, sayang. setelah itu kita akan menikmati liburan selama satu minggu disini. kita juga akan menginap di rumah nenek saja, apakah kamu bersedia?" tanya Andra bukan untuk berhemat menginap selama satu minggu di kediaman neneknya, tapi rumah neneknya cukup luas dan besar.
Andra mempunyai rumah pohon yang dia bangun di belakang rumah milik neneknya. rumah itulah yang akan menjadi tempat tinggalnya selama dia berada di Jepang.
"aku bersedia mas, jangan khawatir jika aku tidak bersedia asal ada, mas!" jawab Emma dengan manja di lengan suaminya, Andra mengusap lembut puncak kepala istrinya.
__ADS_1
Emma terkesima melihat halaman luas milik nenek Andra. halaman yang dipenuhi oleh bunga-bunga bermekaran. nenek Lidya telah menunggu di depan teras. senyum mengembang saat nenek Lidya melihat mobil yang berhenti di depannya. dia segera bangkit berdiri dari duduknya.
"Andra." ucap nenek Lidya dan langsung menghampiri cucunya yang langsung disambut pelukan dari cucu tercintanya.
"nenek, ini istri Andra." ucap Andra memperkenalkan Emma kepada neneknya.
"sayang, kamu cantik sekali." ucap nenek Lidya dan juga memeluk Emma.
"terima kasih, nek. nenek apa kabar?" tanya Emma tersenyum ramah.
"seperti yang kamu lihat, nenek sehat. maafkan nenek tidak bisa hadir dalam acara di pernikahan kalian." ucap nenek Lidya sedih.
"tidak masalah, nek. yang terpenting adalah kesehatan nenek. kami juga mengunjungi nenek." ucap Andra menambahkan.
nenek Lidya mengajak Emma dan Andra duduk-duduk di halaman belakang, mereka mengobrol hangat di temani teh jasumin-cha. manfaat teh Jepang ini dapat melindungi kekebalan tubuh dengan sifat anti inflamasi dan anti oksidan yang dimilikinya. setelah cukup mengobrol dan bertemu kangen, Andra meminta izin kepada nenek Lidya untuk membawa Emma masuk ke dalam rumah pohonnya yang dia ceritakan tadi sewaktu di jalan. Emma terkesima akan dekorasi rumah yang Andra miliki, benar-benar seperti rumah pedesaan yang membuatnya merindukan kampung halaman rumahnya. wangi semerbak bunga-bunga yang bermekaran membuatnya merasa relaks dan tenang, serta nyaman.
"mas, sepertinya aku bakal betah tinggal disini." ucap Emma dengan memandangi area kebun bunga dari jendela kamarnya.
"kita akan buat yang seperti ini nanti." ucap Andra yang kini tengah memeluknya.
dering ponsel milik Andra membuatnya, harus melepaskan pelukannya, dia segera mengangkat panggilan di ponselnya.
"sayang kita ke rumah utama, nenek sudah menunggu kita untuk makan malam bersama." ucap Andra yang diangguki Emma dan berjalan keluar dari rumah mungil yang hangat.
__ADS_1
melewati perkebunan bunga yang begitu indah di sepanjang jalan menuju rumah utama. dia takjub akan keindahan rumah nenek Lidya, pekarangan yang penuh bunga menjadikan rumah ini berada di kebun bunga sungguhan.
"selamat malam, nek. maaf sudah menunggu lama." ucap Emma sambil mencium punggung tangan nenek Lidya. nenek Lidya sendiri sudah menunggu di teras belakang.
"tidak sudah ayo kita masuk dan makan bersama, nenek sudah siapkan hidangan spesial untuk kamu dan Andra." ucap nenek Lidya tersenyum.
"terima kasih nek, nenek tidak pernah lupa akan kesukaan aku." jawab Andra sambil mengikuti nenek Lidya menuju ruang belakang.
Emma terkejut begitu banyak hidangan khas yang disajikan oleh nenek Lidya, rata-rata hidangan itu adalah hidangan kesukaannya, dia memang pecinta makanan Jepang.
"makanlah yang banyak sengaja nenek memasak hidangan ini karena ini menu khas di sini, semoga kamu suka Emma." ucap nenek Lidya dengan senyum menghangatkan.
"terima kasih, nek. sepertinya aku suka sekali hidangan seperti ini." ucap Emma, Andra mengambil menu kesukaannya dan mulai memakannya.
Emma dan nenek Lidya juga sudah mengambil hidangan yang sudah tersaji dan memulai makan malam bersama, makan malam yang begitu tenang. selesai makan malam bersama nenek Lidya menyuruh Emma dan Andra beristirahat saja.
"istirahatlah kalian pasti lelah perjalanan panjang menuju kemari." ucap nenek Lidya mengingatkan.
"kami pulang dahulu ya, nek. nenek juga segera istirahat ingat kesehatan nenek." pamit Andra. Emma pun berpamitan dengan nenek Lidya. dia juga masih tidak menyangka akan diperlakukan hangat oleh keluarga suaminya. secara jika dilihat dari kasta mereka berbeda jauh sekali.
Emma beruntung memiliki suami dan keluarga suaminya yang begitu perhatian dan hangat. Emma menjadi tidak canggung berhadapan dengan keluarga suaminya, keluarganya begitu baik dan menerimanya apa adanya. kini Emma menjadi seorang ratu yang diangkat oleh raja.
selama satu minggu Emma dan Andra berada di Jepang. Andra mengajak Emma berkeliling ke tempat wisata dan tentu saja mereka tidak lupa untuk berbelanja. Emma berpikir setelah hari ini dia akan kembali ke Jakarta atau Bali. dia sudah merindukan kegiatannya seperti dahulu. kembali ke Bali dan menjalankan berbagai aktivitasnya.
__ADS_1
setelah berkeliling dan berbelanja Emma memilih untuk pulang, sudah seharian mereka berkeliling dan begitu banyak Andra membeli oleh-oleh untuk di bawa pulang nantinya.