Menjadi Istri Kedua Sang Presdir

Menjadi Istri Kedua Sang Presdir
hati menjadi lega


__ADS_3

setelah semalaman aku curhat dengan kak Sinta, hati dan pikiran jadi lega dan ringan, benar kata ka Sinta. kalau sudah menumpahkan segala keluh kesah, hati menjadi ringan . sudah tidak ada lagi air mata , tapi ketika aku bercermin betapa terkejut nya aku melihat kedua mataku yang bengkak. ini gimana cara ngilangin bengkak di mata ini,apa aku harus kompres supaya bengkak nya hilang sedikit. aku panik melihat kedua mataku yang bengkak. aku berjalan menuju kulkas untuk mencari es batu untuk ku kompres di kedua mataku . aku melirik ponselku dan melihat banyak sekali pesan masuk dari grup tempatku bekerja, ternyata hari ini aku libur. yes untung saja hari ini aku libur kalau tidak aku gatau lagi .


tiba tiba ponselku berdering, ternyata kak Sinta menelpon ku. buru buru aku menekan tombol warna hijau dan mengangkat nya.


"iya halo kak, kenapa?? "tanyaku.


" ra hari ini kamu libur kan yahh, "Sinta balik bertanya.


"iya kak aku libur, kenapa emang??? "jawabku


" asik berarti kita sama dong ," ucapnya senang.


"kamu dimana ra, boleh aku ke kamarmu??" tanya Sinta


"sini aja kak, pintunya gak aku kunci kok, "pinta ku


" baiklah sebentar yahh aku mandi dulu, nanti kita cari sarapan bareng, " ajak Sinta. lalu Sinta mematikan telepon sepihak. dan aku segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku setelah selesai mandi aku memakai handuk lalu berjalan keluar menuju lemari pakaian, dan berganti pakaian dengan pakaian simpel, tidak lama ketukan pintu kamar kosan ku di ketuk, lalu aku menoleh ketika pintu terbuka ternyata kak Sinta yang datang, cepat juga ternyata. batinku


"loh kakak cepat sekali, "kataku heran


" hehehe iya dong kan secepat kilat, " Sinta terkekeh


"kamu sudah siap belum ra, " timpalnya lagi


" bentar kak aku mau dandan dulu." kataku lagi


aku memakai makeup tipis dan sentuhan terakhir memoles liptint di bibirku. aku meneliti di cermin kecil untuk melihat hasil makeup ku. dan sempurna.


"ayok kak, aku udah siap. "kataku mengambil dompet dan ponsel lalu aku masukan ke dalam tas Slingbag . aku menggandeng lengan kak Sinta dan jangan lupa kunci pintu kosan supaya aman.


" kita mau kemana kak, "tanyaku pada kak Sinta


"emm kemana yak, udah ahh yuk kita jalan dulu aja kedepan siapa tau ada jajanan enak. "katanya tersenyum lebar


sesampainya di depan gang dekat kosan, ternyata kalau masih pagi banyak sekali berbagai macam makanan karena dekat sekali dengan pasar.

__ADS_1


" kita mau beli apa kak?? "tanyaku padanya sambil melihat ke kanan ke kiri mau beli apa.


"emm apa ya??" Sinta sembari berpikir


" gimana kalau kita sarapan bubur sepertinya enak??" ucap Sinta


aku menganggukkan kepala, lalu aku menarik lengan kak Sinta menuju penjual bubur. sesampainya di penjual bubur, kami memesan 2 mangkuk bubur, selagi pesanan kami di buat. kami menarik kursi dan duduk sembari menunggu pesanan kami siap. setelah menunggu 15 menit, pesanan kami datang dan dengan minumannya yaitu es teh manis yang menggugah selera, kami menyantap nya begitu nikmat karena buburnya masih panas hingga asapnya sampai mengepul, aku meniup-niupnya supaya tidak panas dan mulai memasukkan nya kedalam mulutku. sangat enak apalagi dengan cuaca yang sangat mendung. sangat pas untuk memakan bubur hangat hangat.


"ahh enak sekali makan bubur di pagi hari apalagi cuacanya sangat pas," lalu Sinta memakan buburnya dengan sangat lahap.


kami berdua menikmati se'mangkuk bubur dengan lahap dan tenang, hingga habis tak tersisa. lalu menyeruput es teh manis yang sangat pas perpaduan dengan memakan bubur.


"ahh kenyang sekali, "Sinta menepuk-nepuk perut nya.


aku terkekeh melihat kelakuannya, sayup-sayup aku seperti mendengar suara yang ku kenal.


"kalian kok tega banget sih gak ngajak-ngajak aku , "cebik Mia


aku dan kak Sinta terkekeh melihat Mia merajuk . lalu Mia menarik kursi di sebelah ku dan menunggu pesanan nya datang .


"siapa juga yang mau pergi, makanan kita aja belum abis, ya ga ra??" kak Sinta menyenggol lenganku.


aku menganggukkan kepala, dan melanjutkan memakan bubur mumpung masih hangat.


" sepertinya aku mau nambah lagi ahh, kamu mau nambah lagi gak bubur nya?? " tanya Sinta


"aku mau kak," ucapku melanjutkan memakan bubur. kak Sinta menarik kursi setelah memesan dua porsi bubur lagi. beberapa menit kemudian pesanan kami datang.


" kak Sinta jangan sering-sering mengajak zahra untuk nambah porsi deh," gerutu Mia.


Sinta terkekeh, "ya gpp dong kan kita masih masa pertumbuhan. "ucapnya menujukan gigi putihnya.


" apaan masih masa pertumbuhan, udah tau kita udah tua. "cibir Mia.


"tau deh kalau makan banyak gak bisa gemuk, "cibirnya lagi

__ADS_1


" ra kamu gak usah dengerin ocehan Mia, "kita lanjut makan aja. "kami berdua melanjutkan makanan lagi dan mulai memakan hingga lahap.


"abis ini kita mau kemana?? "tanya Mia dengan mulut penuh makanan.


" gimana kalau kita nonton?? "Sinta memberi ide


"wah boleh tuh, udah lama banget aku gak nonton," jawab Mia. aku menganggukkan kepala setuju, benar juga sudah lama sekali aku ga nonton di bioskop." batinku berucap.


" yaudah kita abiskan makanan kita dulu baru kita otw nonton?? "Titah Sinta, dan di angguki oleh kami berdua.


setelah beberapa menit kemudian makanan kami bertiga habis tak tersisa , dan membayarnya lalu kami bangkit dan segera menuju ke jalan. tak lama kemudian taksi yang kami pesan sudah sampai, buru buru kami pun masuk ke dalamnya


"pak ke mall x yah, "ucap kami bertiga


" baik mba, tutur supir taksi .


taksi pun melaju menuju ke tempat tujuan yang kami tuju . kami bertiga turun dari taksi dan menyodorkan selembar uang berwarna merah ke supir taksi. dan bergegas masuk ke dalam mall. melangkahkan kaki kami menuju arah bioskop, lalu kami memesan tiket dan jangan lupa Popcorn juga minuman soda ukuran Ektra jumbo. kami bertiga berjalan ke arah ruangan bioskop untuk menonton film yang kami pesan. setelah lebih dari 3 jam kami menonton film. kami berkeliling mall sembari melihat lihat.


"kita mau kemana lagi guys," tanya Mia


" gimana kalau kita makan, laper nih???" tanya Sinta sembari memegang perutnya.


aku dan Mia memberi kode oke dan berjalan menuju restoran cepat saji.


sesampainya di restoran cepat saji, kami berjalan menuju kasir untuk memesan makanan,


"kalian mau pesan apa," Sinta melihat lihat di buku menu.


" gimana kalau kita pesan yang triple combo." timpalnya lagi


"yaudah yang itu saja, jangan lupa cemilan nya kak, "timpal Mia


ayok ra kita cari tempat duduk," Mia menarik lenganku untuk mencari tempat duduk.


kami berdua duduk di pojok dekat jendela, sambil nunggu pesanan kami siap. setelah 20 menit menunggu, kak Sinta membawa nampan berisi makanan yang kita pesan, lalu dia menarik kursi dan duduk di sebelahku.

__ADS_1


kami pun menikmati makanan dengan lahap sembari berbincang bincang dikit di iringi canda tawa.


__ADS_2