Menunggu Pagi

Menunggu Pagi
Prolog


__ADS_3

Setiap makhluk yang diciptakan Tuhan dengan cipta, rasa dan karsa berhak menunggu cita dan cintanya dengan penuh kesabaran dan kesadaran. Sadar untuk sesuatu yang menurutnya pantas ditunggu. Sabar untuk sesuatu yang tak ada batasnya, karena hanya Tuhan yang tahu betapa sulitnya menahan sabar tanpa harus bercerita panjang lebar.

__ADS_1


Tak peduli berapa lama waktu yang harus dihabiskan, ataupun berapa air mata yang harus ditumpahkan. Jika memang itu layak untuk diperjuangkan, maka tak ada alasan untuk berhenti di tengah jalan.

__ADS_1


Pagi, siang hingga malam berujung bahkan walau harus pagi lagi, jangan pernah berhenti menunggunya.

__ADS_1


Sedangkan di belahan bumi lainnya, ada seorang gadis yang aktif di jurnalis bernama Maryam Tabeena. Ia tak habis kesabarannya menunggu pria baret ungu untuk memberikan jawaban lamarannya.

__ADS_1


Dalam perjalanan sudah dipastikan keduanya akan transit dibeberapa tempat dan berjumpa dengan orang-orang yang berbeda. Akankah kesabaran tetap pada tujuan awal mereka? Dan benarkah pertemuan akan menjadi ujung manis dalam kisah mereka?

__ADS_1


__ADS_2