Meraih Cintanya

Meraih Cintanya
Bab. 68


__ADS_3

Sanjana yang melihat dengan jelas siapa pria yang memeluk tubuh anaknya itu menangis histeris saking bahagianya melihat suaminya berdiri di dalam rumahnya yang sudah dikabarkan meninggal dunia.


"Abang Sayed!" Jeritnya Sanjana yang berhamburan memeluk tubuh suaminya itu.


Sayed melepaskan pelukannya terlebih dahulu dengan kedua anak kembarnya itu sebelum membalas pelukan dari perempuan yang sudah hampir enam tahun itu tidak ditemuinya karena kecelakaan yang dialaminya yang membuatnya harus hilang ingatan amnesia sementara waktu.


Untungnya ada sepasang suami istri yang memiliki dua orang anak yang ikhlas,tulus dan baik hati menolong dan menampungnya selama di pulau terpencil itu.


"Abang aku sangat merindukan kehadiran Abang, orang-orang menganggap Abang sudah meninggal dunia tapi, feelingku mengatakan jika Abang suamiku Sayed Alfarizi Satya Muller masih hidup, suaminya Sanjana Alexandra Agung Miller itu masih hidup hanya berada di tempat yang jauh dari sini, Alhamdulillah hari ini semuanya terjawab sudah jika perasaan istri itu sangat peka dengan apa yang terjadi pada suaminya," ujarnya Sanjana disela Isak tangisannya itu yang masih memeluk erat tubuh pria yang selalu ia cintai hingga detik ini.


Galang dan yang lainnya tersenyum penuh bahagia dan menangis terharu melihat pertemuan dua sepasang suami istri.


Sayed menangkupkan kedua tangannya di dagunya Sanjana dan sesekali menyeka air matanya Sanjana yang menetes membasahi pipinya itu, "Abang telah kembali jadi Abang mohon stop untuk menangis atau pun bersedih lagi, suamimu selamanya akan tinggal bersamamu disisimu hingga hanya mau maut yang mampu memisahkan kita berdua, hanya ajal datang dan takdir Allah SWT yang mampu memisahkan jasad dan raga ini tapi, cintaku tetap abadi untuk dirimu seorang," jelasnya Sayed.


"Hiks… hiks… akhirnya Nyonya muda bahagia juga karena tuan muda masih hidup dan yang paling penting sudah kembali dan berkumpul dengan kita semua, huhuu saya tidak menyangka pertemuan mereka sungguh mengharukan," keluhnya Mbak Tuti asisten rumah tangganya Sanjana sekaligus baby Sitter dua kembar.


Galang segera menghubungi kedua orang tuanya Sayed dan Sanjana untuk datang segera serta Anggota keluarganya. Galang Aryanta Martadinata mengirim pesan chat ke grup keluarga mereka dengan caption foto pertemuan Sayed dengan istrinya Sanjana, sehingga mereka sudah mengetahui berita gembira tersebut

__ADS_1


Semua anggota keluarganya ikut bahagia dan pastinya berkicau lewat sosial media mereka masing-masing saking bahagianya melihat kepulangan Sayed.


"Papa," ucapnya Yasmine yang sedari tadi hanya memperhatikan interaksi antara papa dan mamanya itu.


"Mama, apa benar dia adalah papa kami yang menghilang itu?" Tanyanya Yardan.


Sayed dan Sanjana melerai pelukan keduanya sambil bergandengan tangan berjalan ke arah anak umur lima tahun itu yang berseragam taman kanak-kanak tk swasta.


Mereka berlutut di hadapan kedua anaknya itu," benar sekali Nak dia papa Sayed papa yang selalu kalian rindukan kedatangannya, kepulangannya dan kehadirannya di dalam rumah kita ini," jelas Sanjana dengan senyuman lebarnya tidak lepas dari wajahnya itu.


Kedua putra putrinya itu langsung berhamburan memeluk tubuh Sayed tanpa pikir panjang.


Sayed langsung membalas pelukan kedua anaknya yang masih dalam kandungan istrinya belum pernah dilihatnya itu.


"Maafkan Papa yah Nak baru bisa pulang melihat kalian," ucapnya sendu Sayed.


Yasmine dan Yardan memeluk tubuh Sayed dan mereka bergantian mengecup pipinya Sayed hingga keduanya capek mencium pipi ayahnya itu. Galang ikut bahagia melihat kebahagiaan keluarga kecilnya dari sahabat masa sekolah putih abu-abunya.

__ADS_1


Berselang beberapa menit kemudian, Pak Miller dengan istrinya Ibu Siska yang hendak ke ke luar membatalkan perjalanan bisnisnya setelah mendengar berita gembira putranya baru pulang setelah dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat lima tahun lalu.


Pak Muller dan Bu Ratih yang sedang rapat segera menyelesaikan dengan cepat rapatnya itu, karena telponnya Galang yang menyampaikan jika anak menantunya sudah ditemukan dalam keadaan yang selamat.


Semua orang tak hentinya mengucap syukur alhamdulillah atas kepulangannya Sayed Alfarizi Satya Muller. Mereka bersukacita dalam kebahagiaan yang tidak terkira.


Sarah Amalia Hakim, Willy Widianto Ardiansyah Januar sepasang suami istri itu, serta Sarah Natalie Margaretha dan suaminya Fatih Terim juga turut hadir dengan kedua anak mereka masing-masing.


Mbak Titin, Mbak Tuti dan art nya sibuk memasak makanan dadakan untuk makan siang mereka yang datang mengunjungi kediamannya Sanjana tanpa pemberitahuan sebelumnya.


Semua orang duduk di hadapan meja makan sambil sesekali berbincang-bincang dengan santai mendengarkan kisahnya Sayed selama tinggal di pulau S. Faqih setelah melaksanakan pertandingan sepakbola sudah hadir di tengah-tengah mereka.


Semua menyantap makanan yang sungguh menggugah selera makan menu makanan siang mereka khas Nusantara m sehingga mereka semakin nikmat menyantap makanannya itu.


Suara tawa bahagia begitu riuh dan nyaring terdengar dari ruangan dapur. Celotehan anak-anak mereka pun semakin memeriahkan suasana siang yang sungguh membahagiakan itu.


"Makasih banyak atas segala nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan kepada anggota keluargaku, Aku sungguh bahagia melihat senyuman tulus dari semua orang, semoga kebahagiaan kami ini dan persatuan dan tidak persaudaraan diantara kami semakin akrab dan dekat hingga kami kakek nenek, amin ya rabbal alamin," Sayed sesekali mengecup punggung tangan istrinya itu penuh kelembutan.

__ADS_1


...--------TAMAT--------...


__ADS_2