Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
Memory of the past becomes bond


__ADS_3

Keesokan malam nya, setelah berpamitan dengan Suzu dan Ryota, mereka langsung pergi ke bandara untuk menuju ke Kyoto. Sasaran mereka sekarang sudah jelas yaitu ada pengkhianat di salah satu keluarga mereka dan tinggal mengikuti petunjuk nya. Setelah sampai bandara mereka langsung membeli tiket, karena jadwal penerbangan nya adalah besok pagi, mereka menginap dulu di transit hotel di bandara. Setelah mendapat kamar masing masing mereka langsung tidur dan seperti biasa, waktu malam Kyoko masuk ke kamar Toshio dan tidur di sebelah nya sambil menghisap darah nya.


Pagi pagi sekali mereka bangun, langsung sarapan dan berangkat. Mereka menunggu di bandara sampai bisa masuk pesawat. Kyoko membeli bento dan snack untuk di bawa pergi di toko yang ada di bandara. Kemudian mereka langsung masuk pesawat karena sudah waktunya berangkat.


Toshio dan Kyoko langsung duduk di tempat yang sudah di tentukan. Kyoko duduk di dekat kaca jendela dan melihat keluar sedangkan Toshio di sebelah nya. Setelah pramugari memperagakan cara pengamanan dan penyelamatan di pesawat, mereka langsung berangkat. Ketika dalam penerbangan, Toshio memperhatikan tangan nya. Kyoko yang heran karena Toshio termenung pun bertanya.


“Kenapa Toshi san…kok bengong….?”


Kyoko menjulurkan wajah nya melihat wajah Toshio yang sedang melihat telapak tangan nya.


“Kyoko, sepertinya kita bakal masuk neraka ya….sudah berapa banyak yang kita bunuh.”


Kyoko langsung memegang tangan Toshio.


“Jangan di pikirkan Toshi san, aku sendiri tidak mau memikirkan nya.”


“Tapi kenapa ya…aku kok ga ada perasaan apa apa sewaktu melakukan nya.”


“Sama…aku juga….makanya Toshi san, kalau pun masuk neraka, kita kan bersama sama…jangan khawatir hehe.”


“Haha kamu benar…..”


Mereka pun terdiam sambil berpegangan tangan.


“Hmm mungkin karena aku terbiasa kali ya dan sudah pernah mati….”


“Hah…sudah pernah mati ?”


Toshio langsung kaget, karena Kyoko mendengar pikiran nya, kemudian dia baru sadar kalau tanpa sengaja dia bergumam.


“Ah…terlanjur…iya aku pernah mati, tapi bukan di dunia ini…….”


“Hmm seperti cerita cerita isekai gitu ?”


“Mirip…tapi di sana aku ya berwujud seperti kalau berubah…sama persis.”


Kyoko pun terdiam, dia hanya melihat wajah Toshio yang serius mengatakan nya dan dia tau kalau Toshio berwajah seperti itu, dia benar benar mengalami nya.


“Hmm kalau aku dulu waktu aku berumur 3 tahun, aku pernah bermimpi aku mati di dunia lain juga, dan sampai sekarang aku masih ingat sebab terlihat sangat nyata, sewaktu aku mati di dunia itu dalam mimpiku, aku tidak pernah bermimpi lagi.”


“Oh begitu….tapi itu mimpi  kan….”


“Aku ingat, di sana seperti neraka, penuh api dan kesengsaraan, aku di lahirkan di dunia seperti itu, kemudian aku punya suami yang rela berkorban untuk ku, kemudian aku malah menutupi dirinya yang akan di belah oleh musuh dan akhirnya malah badan ku yang terbelah dari pundak kiri ke pinggang kanan…lucu kan. Dan sampai sekarang aku belum bisa membuka hati karena aku masih mencintai suami ku di mimpi itu huuuuuh.”


Kyoko bercerita sambil tersenyum dan mempraktikkan nya, bagaimana dia mati di dunia itu. Mendengar cerita Kyoko, Toshio langsung melotot dan tenganga kaget.


“Bisa di ulang  Kyoko ? Tadi mati nya gimana ?”


“Ah makanya dengar dong, di belah sama pedang dari pundak kiri ke pinggang kanan dan badan ku terpisah, kemudian suami ku berteriak teriak memeluk bagian atas tubuh ku dan aku mati deh hehe….”


Toshio langsung membuang wajah nya kesamping dan menutup mulut nya. Di hatinya masih tidak percaya dengan cerita Kyoko barusan. Kemudian dia menoleh melihat Kyoko yang kembali melihat keluar jendela sambil menopang dagu nya dengan tangan sebelah nya.


“Umm Kyoko…tanya ya…..waktu itu wujud mu bukan manusia dan suami mu iblis merah seperti ku, lalu sebelum terbelah kamu sudah terluka oleh serangan musuh yang membuat perut mu bolong, kemudian suami mu menghalangi serangan musuh dengan punggung nya dan sebelah tangan nya di potong oleh pedang musuh….baru habis itu kamu menghalangi sabetan kedua…benar tidak ?”


Sekarang gantian Kyoko yang kaget, wajah nya yang sedang menengok keluar jendela terlihat kaget dan matanya melotot. Toshio bisa melihat wajah Kyoko karena pantulan kaca jendela. Tangan Kyoko yang menopang dagu nya pun terlepas. Kemudian secara perlahan dia menoleh.


“Toshi san….kenapa kamu bisa tau mimpiku ?”


Mendegar pertanyaan Kyoko, air mata Toshio mulai berlinang dan tangan nya menutup mulut nya. Kyoko yang melihat nya heran, tapi tanpa dia sadari air matanya juga berlinang.


Kemudian mereka saling membuang wajah dan menghapus air matanya. Kyoko berpikir dalam hatinya.


“Pantas aku merasa tertarik dengan wujud iblis nya dan aku merasa nyaman kalau di dekap nya atau di dekat nya…….dan selama ini aku tidak punya pacar karena aku tidak bisa melupakan mimpi itu….tapi sama Toshi san….aku bahkan berani mengakui aku tunangan nya.”

__ADS_1


Sementara di sebelah nya Toshio pun berpikir di dalam hatinya.


“Pantas sikap nya seperti itu, kuat dalam menghadapi apapun, selalu tersenyum dan tertawa, seperti hidup tidak punya beban walau banyak masalah di depan nya….sangat mirip bahkan sama seperti Rena. Dan walaupun aku bertunangan dengan nya, awal nya sama sekali aku tidak melihat nya karena teringat Rena. Tapi sekarang……..benarkah dia Rena ?”


Setelah itu mereka pun terdiam, wajah keduanya menjadi merah dan tidak berani melihat satu sama lain. Tapi walau begitu tangan mereka tetap bergandengan dan tidak ada yang mau melepas duluan.


Mereka terus seperti itu sampai pesawat mendarat dan akhirnya mereka keluar dari bandara di Kyoto. Tanpa tujuan mereka terus berjalan sambil bergandengan. Kyoko akhirnya memberanikan diri, dia melepas pegangan Toshio sebentar dan menepuk pipinya dengan kedua tangan nya. Kemudian dia langsung berjalan ke depan Toshio dan berbalik menghadapnya.


“Toshi san……sekarang giliran aku bertanya….siapa nama ku di mimpi itu….nama yang di panggil panggil terus oleh suami ku sampai aku menutup mata ?”


Di tanya seperti itu, tanpa ragu ragu Toshio langsung menjawab dengan singkat.


“Rena.”


Wajah Kyoko pun langsung merah dan tersenyum, dia langsung melompat dan memeluk Toshio dari depan. Air mata nya pun deras mengalir di wajah nya yang tertawa senang.


“Kamu benar Toshi san….Toshi kun…suami ku…….”


“Rena….istri ku.”


Mereka pun saling berpelukan dan di tonton orang banyak yang melewati mereka. Semua orang heran melihat mereka.  Tanpa pikir panjang, mereka berdua langsung berciuman walau di tonton oleh orang banyak. Hati mereka berdua langsung terbuka.


Mereka akhirnya melanjutkan berjalan setelah lama berpelukan, Di wajah mereka terlihat ceria dan senang. Toshio yang sebelum nya berwajah kaku pun tersenyum dan tertawa. Setelah lama berjalan mereka pun tiba di sebuah taman. Hari sudah menjelang pagi karena awal nya mereka terus berjalan tanpa tujuan. Mereka akhirnya duduk di sebuah kursi taman. Setelah duduk , Kyoko bercerita tentang mimpinya dari dia masih kecl sampai meninggal dan ceritanya di sambung oleh Toshio yang memang tau kisah nya. Saat itu mereka lupa akan misinya, sampai ada beberapa orang yang menghampiri mereka.


“Hei kalian berdua, ikut kami….”


Seseorang yang menghampiri mereka menegur mereka. Kemudian mereka langsung teringat kenapa mereka datang ke Kyoto. Karena 2 jam lagi pagi hari, mereka berdua tanpa banyak bicara langsung berubah dan membantai semua pengepung nya tanpa ada sisa.


Karena di kehidupan mereka sebagai demon yang memang sering membunuh manusia di dunia nya, mereka tidak merasakan apa apa ketika membunuh di dunia mereka sekarang. Setelah itu, mereka langsung masuk ke dalam toilet dalam keadaan telanjang dan langsung membasuh tubuh mereka yang berlumuran darah, setelah itu mereka berganti pakaian dan langsung lari dari sana.


“Ren…eh Kyoko…kita harus cari penginapan, maaf, untuk sesaat barusan aku lupa misi kita ke sini.”


“Tidak apa apa Toshi ku…eh san….aku juga sama…kita tidak boleh lupa misi kita sebenarnya.”


“Menurut si gembrot itu iya…tapi di mana kita memulai mencari nya ?”


Mereka pun merenung. Kemudian Toshio menghampiri mayat mayat yang sudah tidak utuh, dia mendekati satu mayat dan merogoh kantong baju dan celana nya. Dia pun menemukan sebuah kartu nama.


“Yamashita group….”


Kyoko pun menghampiri Toshio dan langsung melihat kartu nama nya. Setelah melihat namanya dia pun mengambil hp dan mencarinya di internet. Kemudian mereka menemukan sebuah executive club yang di kelola oleh grup itu. Mereka langsung berjalan keluar taman dan mencari hotel untuk menginap.


Setelah menemukan hotel mereka langsung tidur, kali ini mereka tidak memesan dua kamar. Toshio tidur terlelap dengan Kyoko di sebelah nya yang tertidur sambil menggigit tangan nya dan menghisap darah nya. Sebelum tidur, mereka berjanji mengubur kehidupan mereka di dunia lain dan fokus menyelesaikan masalah dendam mereka di kehidupan ini.


Ke esokan harinya, mereka memutuskan untuk bergerak di malam hari, jadi mereka hanya berjalan jalan keliling kota menghabis kan waktu. Toshio mulai berpikir soal siapa pengkhianat di dua keluarga itu. Aniki nya sempat terlintas di pikiran nya tapi dia menepis nya karena dia tidak mau menuduh aniki nya.


Sama seperti Toshio, Kyoko juga memikirkan hal yang serupa, tapi berbeda dengan Toshio, calon istri dari Akito, yaitu Sharon lah yang berkhianat. Dia berpikir begitu karena tidak mau menuduh Akito yang menolong nya juga karena keluarga Toshio. Sedangkan keluarga dia sendiri sudah habis dan sudah tidak ada yang bisa di curigai. Tapi dia juga mau menyelidiki soal ibunya, benarkah ibunya sudah meninggal dan di bunuh di tokyo seperti yang tertulis di surat itu.


Akhirnya mereka berdua memutuskan membeli pakaian untuk pergi ke club yang di katakan Kyoko semalam. Mereka juga membuat id palsu untuk penyamaran.


Malam itu, mereka sudah tiba di depan pintu club itu. Di depan nya ada 2 orang penjaga berbadan besar yang lebih besar dari Toshio.


“Maaf hanya tamu anggota yang boleh ke sini.”


Seorang penjaga mencegah Toshio masuk.


“Aku mau mendaftar sebagai anggota..”


“Biaya pendaftaran 100.000 yen, dan wajib membeli kalung untuk wanita seharga 100.000 yen. Harus berumur minimal 20 tahun baik pria atau wanita.”


“Ok, aku bayar….aku dan dia berumur 20 tahun, kita berdua mahasiswa di Kyoto u.”


Toshio pun mengeluarkan kartu debit nya dan penjaga itu langsung membawa nya kedalam. Tak lama kemudian dia keluar dan mengembalikan kartunya bersama dengan struk pembayaran. Setelah itu, seorang penjaga lainnya meminta id mereka dan mereka memberikan id palsu yang baru di buat nya tadi siang. Penjaga itu mencatat nya di sebuah formulir dan setelah itu meminta mereka menandatangani nya. Tanpa ragu ragu Toshio dan Kyoko menandatangani nya.

__ADS_1


Setelah itu keduanya di persilahkan masuk. Kyoko langsung memakai kalung di lehernya. Sesampai nya di dalam mereka kaget, ternyata di dalam sangat vulgar, banyak orang yang melakukan hubungan badan di tempat duduk mereka. Keduanya juga melihat beberapa bintang terkenal atau idol yang masih di bawah umur di dalam.


Keduanya pun langsung sebal dan risih melihat nya, mereka memutuskan untuk diam dan duduk mengamati sekitarnya.


“Kyoko, aku malas di sini….”


“Sama, tapi ingat tujuan kita Toshi san…..”


“Hmm aku ada ide……”


Kemudian Toshio membisiki Kyoko idenya.


“Eh..berarti harus bunuh semua dong….”


“Di sini kan gelap…kita berubah pun tidak kelihatan, kalau kita tidak bisa mencari mereka, biar mereka mencari kita.”


“Hmm benar juga……baiklah aku setuju.”


Mereka kemudian melepas baju mereka karena di dalam banyak yang tidak pakai baju jadi mereka tersamarkan. Setelah itu mereka berdua berdiri dan langsung berubah. Sayap api Toshio menyala terang menerangi seluruh ruangan. Mereka pun mulai menghancurkan meja dan lainnya di depan mereka sementara menuju ke ruangan bos di belakang. Semua pengunjung pun panik dan berlarian keluar membawa baju mereka.


Setelah selesai mengacak ngacak semuanya mereka masuk ke ruangan bos dan berdiri di depan bos dari club itu.


“Si..siapa kalian, mau apa kalian ke sini….”


“Mau bertanya…benar kamu dari Yamashita goup ?”


“Kalau iya kenapa ?”


“Wah dia menantang kita oni.”


“Jadi mau di apakan dia hime ?”


“Bunuh……..”


Kyoko langsung berjalan maju mendekati bos itu yang ketakutan. Kyoko langsung merenggut baju bos itu sambil memain mainkan cakar nya dan tersenyum. Lidah nya menjilati taring nya yang panjang.


“Hii…..a…a..am…ampun….apa mau…kalian ?”


Bos itu mulai ketakutan.


“Benar kamu dari Yamashita Group ?”


“Be..benar….”


“Kalau begitu titip salam buat atasan mu dari kami, Fallen oni dan Kyuketsuki Hime.”


“Ba..baik….”


“Tapi oni kalau di pikir pikir mending kita tinggalkan surat saja….”


“Oh ide bagus…..”


Toshio langsung mendekati bos yang sedang di angkat Kyoko dan mencabut tangan nya. Kemudian dia menulis di dinding menggunakan potongan tangan nya yang berdarah.


“Gyaaaaaah…….” Teriak bos sambil memegang tempat bekas tangan nya yang terputus


Mendengar teriakan bos, kedua penjaga berbadan besar yang berjaga di pintu masuk langsung masuk ke ruangan bos. Toshio langsung menghampiri mereka dan meninju dada mereka sehingga bolong secara bersamaan.


Isi tulisan yang di tulis Toshio menggunakan darah di dinding adalah salam kenal dari Fallen oni dan Kyuketsuki Hime.


“Sudah oni ?”


“Sip, sudah selesai….”

__ADS_1


Kyoko langsung melepaskan bos dan pergi bersama Toshio sambil menggandeng tangannya.


__ADS_2