
Semua berawal dari ketika Toshio dan Kyoko melepaskan kepala Suzu ke dalam laut. Setelah Toshio dan Kyoko pergi, kepala Suzu yang tenggelam benar benar mati. Ketika mati, Suzu yang asli tersadar di dalam tabung.
“Aku dimana ? bukan kah aku sudah mati ?”
Suzu mengangkat tangannya dan melihat tangannya, dia heran karena tangannya dalam wujud pada saat dia berubah. Kemudian dia memperhatikan wajah nya dari pantulan di kaca tabung.
“Aku berubah ? aduh kepalaku…kenapa ?”
Suzu memegang kepalanya yang terasa sakit. Tiba tiba pandangan nya berubah, dia berada di dalam air lebih tepat nya di bawah laut. Kemudian dia tahu kalau posisinya tidur dan terlihat dia sedang berusaha menumbuhkan lagi badannya di dalam air. Ketika dia sedang melihat sekeliling dengan matanya, tiba tiba pandangan nya gelap dan dia tersadar kembali di tabung dengan badan yang berubah menjadi bentuk mermaid nya.
“Aku ini kenapa sebenarnya ?”
Karena takut dan bingung, dia memejamkan matanya lagi. Lalu terdengar seseorang membuka tabung nya. Ketika dia membuka mata yang ada di hadapan nya adalah pria botak yang waktu itu di bunuh oleh Kyoko di kuil nya. Suzu pun menjadi kaget dan berteriak. Dia langsung mendorong pria botak itu yang persis didepan nya. Kemudian dia melihat sekeliling, ternyata dia ada di sebuah ruangan seperti ruang untuk operasi.
“A..aku dimana ?” Pikir Suzu.
“Hei…apa ini, kenapa dia bisa hidup lagi ?”
Pria botak itu sedang bertanya dengan seorang yang berpakaian seperti dokter sambil menjenggut baju nya.
“Aku tidak tahu….dia mendadak bergerak dan hidup lagi.”
“Huh pokok nya cepat…bunuh dia.”
Mendengar perkataan pria botak itu, Suzu pun menjadi takut dan akhirnya dia mengeluarkan satu skill nya,
“Absolute Zero…”
Seluruh ruangan pun menjadi beku. Semua orang yang ada di dalam mati membeku. Suzu yang masih belum mengerti turun dari ranjang dan menyentuh pria botak yang sudah beku itu. Langsung saja tubuh pria botak itu hancur berkeping keping. Karena takut, Suzu langsung lari keluar ruangan dan menelusuri lorong. Dia pun masuk ke ruang yang berisi banyak tabung. Tiba tiba window status nya muncul di depan wajah nya. Ketika sedang bingung dan membaca status nya, Suzu melihat ada sebuah window status terbuka di baris sebelah kanan.
Dia langsung menghampiri tabung itu dan ternyata window status itu ada di depan tabung itu.
Race Grim Reaper
Class Death Lord
Lv 150
Str 50000
Mag 3000
Skill Death Transform, Pestilence, Fog, Shadow Chain, stealth
Passive Super speed, shadow steps, Schyte Mastery, chain mastery
Add Bleesing of Demon God, Shadow blend, vanish
Weak None
Suzu berusaha melihat ke dalam tabung. Karena airnya keruh, maka dia tidak bisa melihat jelas siapa yang di dalam tabung. Ketika dia mendekatkan wajah nya ke tabung, dia langsung terjatuh, karena di dalam tabung dia melihat seseorang dengan wajah tengkorak berwarna silver memakai kerudung, memakai jaket kulit warna hitam dengan duri di pundak nya, memakai sarung tangan berduri di punggung tangannya, dari kedua punggung lengan nya keluar dua buah sabit besar seperti bulan sabit, memakai celana jeans hitam dan sepatu boots yang beduri, sebuah rantai panjang melingkar di pinggang nya membentuk ikat pinggang. Suzu secara perlahan berusaha mendekati lagi dan membaca plat nama di tabung itu.
“Mitora Shouichi….? Souichi….Sho….orang inikah yang di lawan oleh Yamishiki san dan Kyoko chan ?”
Selagi Suzu berpikir, tiba tiba terlihat sebuah telapak menempel di kaca tabung dari dalam.
“Dia masih hidup……”
Tanpa pikir panjang, Suzu langsung membuka tabung nya dan mengeluarkan Sho dari dalam.
“Uhhhh…aku dimana ? seingat ku aku mati….melawan Toshi…….”
“Toshi ? Yamishiki Toshio ? atau Gonzo Toshio ?”
“Be..nar…kamu siapa ? kok bisa kenal Toshi ?”
“Namaku Amagami Suzuno, aku teman Kyoko chan, calon istri Yamishiki san.”
“Toshi punya calon istri……oh..aku ingat…waktu aku melawan mereka di Kyushu….hah….”
“Kenapa ?”
“Kita harus keluar dari sini…..kita harus peringatkan Toshi dan Kyoko chan….”
“Eh..? Ada apa memang nya….?”
__ADS_1
“Aku lupa…..kepalaku sakit…….”
“Hei kamu baik baik saja ?”
“Pokok nya kita keluar dulu….”
Kemudian Suzu memapah Sho keluar dari ruangan tabung itu. Karena mereka tidak tahu jalan, mereka sampai d sebuah ruangan besar di ujung lorong. Begitu di buka, mereka berdua kaget karena melihat 2 makhluk yang berada di dalam tabung. Suzu langsung melepas Sho karena kedua tangannya menutup mulut nya. Sho pun langsung berlutut melihat kedua tabung itu.
Tabung itu berisi wujud Toshio yang kepalanya terpisah dan tangan nya putus sebelah, sedangkan di tabung sebelah nya terlihat wujud Kyoko yang badannya terpisah dari pundak kiri ke pinggang kanan dan perut yang bolong.
“Kita terlambat…mereka sudah……” Suzu pun menangis melihat nya.
“Bukan…ini bukan mereka….aku tidak tahu kedua makhluk ini siapa tapi aku yakin ini bukan Toshi…dan Kyoko chan."
“Kenapa kamu bisa yakin ?”
“Perasaan ku mengatakan demikian….aku sekarang ingat, kita harus peringatkan mereka, seandainya di sini ada hp…..”
“Apa yang harus kita beritahu mereka ?” Tanya Suzu.
“Beberapa hari yang lalu, ketika aku tersadar di dalam tabung, aku mendengar ada suara, begitu ku dengarkan mereka ternyata sedang mencari rahasia keluarga Matsuoka, sepotong rambut dan sebilah pisau adalah kuncinya. Mereka ingin membangkitkan 2 demon terkuat untuk menghabisi Toshi.”
“Matsuoka ? Keluarga Kyoko chan ?”
“Hah…Kyoko chan anak keluarga Matsuoka ?”
“Iya benar, kenapa ?”
“Ini jauh lebih gawat dari yang aku kira berarti…..kita harus cari cara buat menghubungi mereka.”
Kemudian Sho mengajak Suzu keluar dari ruangan itu dan keluar dari facility itu. Mereka terus berjalan, berkeliling dan keluar masuk beberapa ruangan.
Kemudian mereka menemukan pakaian pekerja dan langsung memakai nya sebagai penyamaran.
Tiba tiba alarm berbunyi dan mereka langsung lari. Karena lampu darurat di lorong menyala, mereka melihat banyak bayangan di belakang mereka dan di depan mereka. Karena terjepit, mereka langsung masuk ke dalam ruangan kecil dan bersembunyi di situ. Banyak langkah kaki terdengar melewati mereka. Suzu dan Sho tidak berani bicara, mereka menutup mulut satu dan lainnya. Ketika keadaaan sudah tenang, mereka berdiri dan mereka melihat hp tergeletak di meja.
“Nah kebetulan…..aku akan kirim pesan kepada Toshi….nanti tolong kirim pesan ke Kyoko chan juga ya Amagami san….”
“Baik Mitora san….”
“Aaaah Toshi bodoh…kenapa dia telepon balik segala….” Bisik Sho.
“Matikan….matikan….” Suzu panik.
Sho langsung mematikan hp nya dan suasana tenang kembali. Mereka pun lega. Baru saja melepas lega, tiba tiba hp berbunyi lagi. Sho dan Suzu pun kembali panik, karena di depan mereka masih ada langkah kaki.
“Kalian dengar ? Ruangan ini sudah di periksa belum.”
“Belum, tapi di sini tidak ada apa apa…..”
Terdengar percakapan dari luar ruangan. Sho langsung menutup mulut Suzu dan Suzu menutup mulut Sho dengan hp yang berdering di depan mereka. Sho mengintip siapa yang menelpon, Suzu langsung mengenali kalau yang menelpon itu Kyoko. Langsung saja, dengan kakinya, Sho menghancurkan hp itu.
Setelah di luar tidak ada suara lagi, dengan perlahan mereka membuka pintu dan mengendap ngendap keluar. Mereka terus menelusuri lorong yang lama kelamaan menjadi gua, kemudian mereka berhasil keluar dan berbaur dengan pekerja yang berada di perkemahan di depan mereka. Setelah keluar dari perkemahan, mereka menelusuri hutan dan keluar. Mereka melihat pemandangan yang tidak pernah mereka lihat sebelum nya.
“Ini dimana ?” Tanya Suzu bingung.
“Aku tidak tahu….”
Kemudian Sho menoleh ke Suzu dan melihat Suzu dalam wujud mermaid nya.
“Whoaaah…kamu makhluk apa Amagami san ?”
“Aku mermaid…..oh aku masih bernampilan begini ya ? sebentar ya…”
Suzu pun berubah menjadi wujud asli nya dan telanjang.
“Nah ini wujud ku yang asli….loh kenapa ?”
“Berubah lagi…cepat…berubah lagi….” Balas Sho dengan wajah tengkorak yang memerah.
Suzu pun menoleh ke bawah dan dia akhirnya sadar kalau dia telanjang.
“Kyaaaah…..”
Suzu langsung jongkok menutup semuanya dan berbalik.
__ADS_1
Setelah Suzu berubah lagi,
“Amagami san, tolong ajari aku cara berubah, aku tidak mengerti, aku tidak mau berwujud seperti ini.”
“Baiklah…aku akan ajari kamu Mitora san….”
Suzu dan Sho sempat tinggal di dalam hutan untuk mengajari Sho berubah menajadi wujud manusianya. Dalam waktu 2 minggu Sho sudah bisa merubah dirinya sesuka hati. Setelah itu, mereka keluar dari hutan kemudian mereka pun berjalan menelusuri padang rumput. Mereka bertemu beberapa petualang yang kemudian mengantar mereka ke ibukota. Mereka pun tinggal di ibukota sampai mereka melihat Toshio dan Kyoko sedang menangisi Draco yang meninggal dan membakar penginapan. Kemudian mereka memanjat penginapan dan mendengar percakapan Toshio dan Kyoko. Percakapan mereka tentang diri mereka, juga Haruka dan Yuuta. Sho yang mendengarnya pun menjadi sedih,
“Haru chan…..Yuu kun….harusnya aku pulang ya bukan ke sini….”
Suzu yang melihat Sho bersedih memeluk nya dari belakang. Sho pun berbalik dan menangis di pelukan Suzu. Kemudian Sho menceritakan semuanya kepada Suzu, dia mengatakan siapa Haruka juga Yuuta yang dimaksud Kyoko. Kemudian, Suzu juga menceritakan semuanya kepada Sho dari masa lalu nya, pertemuan dengan Toshio dan Kyoko, di khianati oleh oni san nya. Baru setelah itu mereka memutuskan untuk menikah. Mereka mempersiapkan segalanya beda 1 hari dari Toshio dan Kyoko, sehingga mereka bisa menikah di hari yang sama dengan Toshio dan Kyoko. Setelah itu mereka langsung kembali ke dunia itu lewat jalan di belakang kuil Suzu dan menggunakan kunci milik pengurus kuil. Setelah itu mereka berada di dunia itu selama 3 tahun sampai Toshio dan Kyoko datang kembali, mereka menunggu di fasilitas sambil mempelajari apa yang sebenarnya terjadi.
Akhirnya mereka mengetahui kalau mereka sebenarnya berada di alam orang mati menurut kepercayaan orang orang dan alam kehidupan hanya setipis kertas berada di balik mereka. Setelah itu mereka menemui Toshio dan Kyoko yang mengamuk di tabung tabung tempat mereka sebelum nya.
Kembali kemasa sekarang, dimana Toshio dan Kyoko menginap di kabin milik Sho dan Suzu.
“Jadi maksudnya dunia kita dan dunia mereka menempel begitu ?” Tanya Toshio.
“Begini, aku gambarkan sebagai perumpamaan supaya mudah, lingkaran ini ibaratnya bumi, kita tinggal di kerak nya dan menghadap ke atas, di bawah kita ada juga yang tinggal menghadap ke dalam inti bumi, nah kerak bumi adalah batas antara dunia kita dan dunia demon. Jadi kalau kamu hancurkan kerak nya apa yang terjadi ?”
“Kedua dunia menjadi hancur…..” Jawab Kyoko.
“Benar, karena dunia kita berdua berdiri di atas kerak, hanya beda menghadap, mengerti ya…..”
“Aku mengerti….” Balas Toshio.
“Berarti kalau kita menutup pintu nya ?” Tanya Kyoko.
“Kerak nya akan hancur karena tidak ada pintu keluar sebagai contoh apa yang terjadi kalau kita tutup gunung berapi, gunung itu akan meledak dan hancur, sama seperti dua dunia ini, semua berhubungan dan saling mendukung mau tidak mau, jadi kalau pintu yang sebagai celah di tutup ya semua hancur juga…” Suzu menjelaskan.
“Berarti satu satu nya cara adalah menghabisi semua yang mengacaukan dua dunia ini…..”
“Tepat, tidak percuma dulu kamu honor student hahaha.”
“Tapi kenapa kamu tidak pulang Sho ?”
“Hei…aku ini sudah mati….walau aku di bangkitkan lagi, orang tua ku dan semua kenalan ku menganggap ku sudah mati. Aku lebih nyaman seperti ini, bersama Suzu chan.”
“Aku harus memberi tahu kamu dan memperlihatkan kepada mu Sho, Haru chan dan Yuu kun….”
Belum selesai Toshio bicara Sho langsng mengangkat tangannya ke wajah Toshio.
“Stop sampai di situ, pertama aku sudah tau apa yang terjadi kepada mereka dan yang kedua, walaupun mereka masih hidup, tidak mungkin aku tiba tiba muncul di hadapan mereka…jadi stop dan jangan katakan apa apa…”
“Kamu sudah tau berarti….”
“Aku sudah tau….aku sudah tau semuanya, bahkan tentang kalian berdua dan siapa kalian sebenarnya….aku bersama Suzu melihat badan kalian yang sudah mati, yang di jadikan dasar penggabugan gen manusia dengan demon di simpan di fasilitas itu. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya kita berdua mengerti.”
Toshio dan Kyoko pun terdiam mendengar perkataan Sho, mereka langsung berpikir segitunya aniki mereka ingin membunuh mereka.
“Oh dan satu hal lagi, Yami..eh Yoshioka san dan Kyoko chan…..Gonzo Akito bukan musuh sebenarnya, ada lagi yang lebih mengerikan dari dia berada di belakang nya…..tapi kami sendiri belum tahu pasti walau sudah menduganya, karena orang ini sangat licin.” Suzu menambahkan.
Wajah Toshio dan Kyoko pun berubah mendengar nama itu, mereka langsung naik pitam dan tangan mereka berdua mengepal. Sho langsung menghampiri Toshio dan memegang pundak nya, begitu juga Suzu yang langsung memegang kedua tangan Kyoko yang mengepal.
“Toshi, aku tau, kami sangat sakit mendengar nya, tapi kamu harus tau…musuh kamu itu adalah musuh dunia, termasuk juga musuh ku, jadi sekarang tolong buang dulu perasaan mu dan kita bergabung, kamu kan tau, kalau kita berdua melakukan apapun pasti berhasil.”
Toshio pun diam mendengar perkataan Sho, tangan nya mulai melepas kepalan nya.
“Kyoko chan, aku tau kita tidak terlalu dekat, kita hanya teman sekelas. Tapi bagi ku kamu adalah teman dan sahabat, aku hanya bisa bicara sama kamu. Kita berdua senasib, kamu karena status mu dan aku karena gosip yang beredar. Jadi kita selalu berdua di kelas, benar kan ? Saat ini aku minta kamu tenang, kalau kita sama sama pasti bisa mengatasi semua nya.”
Kyoko mendongak dan melihat wajah Suzu yang tersenyum sambil berdiri dihadapan nya.
“Aku pun sama dengan mu Suzu chan, aku pikir cuma aku yang berpikir kalau kita teman, aku senang sekali Suzu chan….terima kasih.”
Kemudian mereka ber empat pun saling merangkul dan berjanji akan bekerja sama.
“Oh ya ngomong ngomong kalian level berapa ?” Tanya Toshio.
Sho dan Suzu membuka window status mereka dan memperlihat kan nya kepada Toshio dan Kyoko.
“Hah…level 450 ? keduanya ? Aku dan Kyoko saja masih 320.” Tanya Toshio kaget.
“Hmm blessing nya sama seperti kita berdua….blessing of the love goddess..berarti…”
“Hehehe……” Sho dan Suzu hanya bisa tertawa dengan wajah yang merah.
__ADS_1