
Cerita kembali sehari setelah Toshio dan Kyoko membawa pulang laptop milik Akito ke Kyushu dan sebelum Toshio pergi ke dunia demon bersama Kyoko.
Seorang anak buah bawahan Toshio dan Sho masuk ke dalam ruangan.
“Bos, Kureha san sudah berhasil membuka folder yang terkunci di laptopnya, apa mau lihat di ruangan IT atau di bawa ke sini ?”
“Wow cepat juga, benar benar hebat Kureha san, suruh dia kesini…..” Balas Toshio.
“Siap bos, sebentar saya panggilkan.”
Kemudian anak buah mereka langsung keluar. Di dalam ruangan Toshio, Kyoko, Sho, Suzu sedang berkumpul untuk memprediksi langkah musuh selanjutnya. Tak lama kemudian, Kureha pun datang membawa laptop Akito yang memiliki folder di kunci.
“Pagi bos, aku sudah berhasil membuka folder nya da nada beberapa file yang di kunci, tapi semua password sama. Ini sudah aku tuliskan password nya…..” Kureha memberikan kertas berisi password kepada Sho.
“Kerja bagus Kureha san, sekarang kamu boleh pulang dan istirahat, kemarin malam kamu temani kita semua di sini kan ?”
“Iya bos Sho. Terima kasih bos, saya pamit dulu, permisi bos Toshio, bos Sho, nyonya Kyoko dan nyonya Suzu.”
Kureha langsung keluar ruangan dan pergi, kemudian Toshio berdiri dan mengunci pintu, dia langsung duduk kembali bersama yang lain.
Sho mulai membuka file pertama dan memasukkan passwordnya. Begitu file berhasil di buka, di dalam nya tertulis secara rinci formula senjata biologis yang di kembangkan oleh gabungan ilmuwan dari china, jepang, russia dan india. Efek dari virus itu, membuat orang mati seketika, kemudian ketika virus sudah berkembang akan mengambil alih inang nya seperti parasit dan membuat nya hidup kembali. Virus ini memiliki rasa lapar yang sangat besar sehingga bisa dengan cepat menghancurkan tubuh inang nya. Cara penyebarannya dari udara, air dan gigitan. Kelebihan nya, virus akan memutasi inang nya sehingga memiliki kekuatan 4x lebih besar dari orang biasa dan kecepatan lebih cepat dari orang biasa. Evolusi lanjutan bisa mengubah bentuk inang sesuai keperluan dan keadaan. Masa inkubasi, 5 menit setelah terpapar.
“Whoaaah mereka benar benar mau membuat dunia kiamat seperti di film film….” Sho berkomentar membacanya.
“Coba baca bagian bawah nya, benar benar mengerikan dan keterlaluan…..” Toshio menunjuk ke tulisan yang berada di paling bawah.
“Hmm….virus yang sudah mengambil alih inang nya bisa di kendalikan oleh gelombang ultrasonic seperti kelelawar. Hah….apa apaan ? Mereka tidak punya pasukan jadi mengandalkan ini ?” Teriak Kyoko.
“Itulah yang mengerikan, dunia ini ada 7 miliar orang, bayangkan kalau semua jadi pasukan mereka, dan bisa di kendalikan, mereka ingin menciptakan dunia orang mati di sini.” Balas Toshio.
“Duh sekarang harus lawan zombie…..” Gumam Suzu.
“Mungkin kita ber empat tidak masalah, yang masalah adalah orang orang sekitar kita. Kalau sampai di lepaskan di dua dunia bisa semua nya hancur.”
Mereka pun terdiam karena begitu mengerikan nya virus yang di kembangkan Haruka dan Yuuta.
“Coba Sho, buka file selanjutnya….”
Sho langsung membuka file kedua dan memasukkan password nya. File itu berisikan daftar anggota anggota organisasi mereka dari berbagai negara. Kebanyakan yang terdaftar adalah mafia, triad, kartel dan semua yang berada di dunia bawah termasuk beberapa keluarga yakuza. Mereka akan bergerak ketika semua dunia sudah di kuasai oleh senjata biologis mereka untuk mencari dan membunuh manusia atau demon yang selamat. Jumlah pasukan manusia berjumlah 2 juta orang, clone manusia demon 300 ribu orang, 100 ribu kendaraan tempur.
“Hmm organisasi ini sudah seperti negara……” Toshio menanggapi.
“Ya, walau mereka masih kalah dengan negara yang memiliki penduduk banyak, tapi kalau semua menjadi zombie dan bisa di kendalikan akan gawat sekali.” Balas Sho.
Kyoko dan Suzu pun terdiam, tidak bisa bicara apa apa. Mereka semua sadar musuh mereka benar benar serius.
“Aku tidak berani membayangkan yang tidak tidak…..” Gumam Kyoko.
“Aku juga…..sama sekali aku tidak berani membayangkan nya.” Tambah Suzu.
Toshio langsung merangkul Kyoko dan Sho langsung merangkul Kyoko.
“Kita ber empat tidak akan kenapa napa, kemarin aku sempat di gigit kan waktu menolong Haga san dan aku tidak apa apa. Kamu tenang ya Kyoko.”
Kyoko pun mengangguk perlahan.
“Kita berempat termasuk kamu Suzu chan, selama aku ada di sisimu, tidak akan ku biarkan apapun menyakiti mu.” Sho mendekap Suzu yang gemetar.
“Aku tau suami ku….aku tau…..aku pun akan terus di samping mu….” Suzu balas mendekap Sho.
Kemudian, Sho langsung membuka file selanjutnya dan memasukkan passwordnya, file itu berisikan catatan rencana Akito di mulai dari membunuh orang tua nya, keluarganya, rencana membunuh Toshio, rencana menjebak keluarga Matsuoka, rencana melenyapkan pewaris Matsuoka yaitu Kyoko. Sho pun langsung menutup file nya dan menoleh kepada Toshio dan Kyoko.
“Aniki…….” Toshio menunduk sedih.
“Toshi san……” Kyoko langsung merangkul dan memeluk Toshio yang berada di sebelah nya.
Hanya tersisa satu file dan Sho langsung membukan nya. File tersebut berisikan biodata Haruka, Yuuta, Sharon dan Goro, kemudian di jabarkan rencana mereka yang mau mereset dunia dan menjadikan Haruka dan Yuuta sebagai adam dan hawa di kehidupan yang baru. Untuk itulah mereak membutuhkan badan dua demon pertama yang ada di dunia. Mereka akan membuat demon sebagai peradaban dasarnya. Di file itu juga di tuliskan rancangan formula untuk vaksin virus yang akan mereka sebarkan dan membuat penangkal untuk organisasi.
“Jadi itu tujuan mereka…hah mereset dunia yang benar saja…..” Toshio mengepalkan tangannya.
“Tujuan yang sangat konyol, mereka mau menjadi manusia pertama ? hahaha lucu…benar benar lucu.” Sho juga mengepalkan tangannya.
“Benar benar tidak bisa di maafkan, mengorbankan semua hanya untuk tujuan seperti itu……” Kyoko ******* ***** tangannya sendiri.
“Huh…mereset dunia…benar benar keterlaluan…..mereka yang punya masalah malah mencelakai semua orang……” Suzu pun menggertakkan giginya karena geram.
__ADS_1
Karena mereka sangat marah, tanpa sadar mereka semua berubah dan mengeluarkan kekuatan mereka.
“Langkahi dulu mayat ku…..” Teriak Toshio dengan suara mengerikan.
“Betul, bukan cuma kamu suami ku……lewati kami dulu….kami berdua demon pertama di dunia ini…..” Teriak Kyoko dengan suara mengerikan.
“Hahaha Haruka, Yuuta, kalian boleh coba, apa yang terjadi kalau berani melewati aku…..” Teriak Sho dengan suara mengerikan.
“Hah…lewati suami ku dan aku, juga saudara saudara ku….kalian bukan satu satunya yang abadi….” Teriak Suzu dengan suara mengerikan.
Tiba tiba pintu di ketuk, mereka pun tersadar, Sho dan Suzu langsung masuk ke dalam ruangan sebelah untuk berpakaian, Toshio membuka pintu yang di kunci nya.
“Ada apa…” Tanya Toshio dengan garang.
“Maaf bos, kami dengar suara dari dalam, kami langsung mengumpulan security untuk menolong, apa yang terjadi bos ?”
Toshio melihat keluar, di luar ternyata ada 3 orang security, 2 orang anak buah nya dan banyak pegawai melihat ke arah ruangannya.
“Tidak ada apa apa…..kami masih meeting, jangan ganggu kami….” Toshio langsung menutup pintunya.
Anak buah di depan ruangan langsung membubarkan semuanya dan security pun turun lagi ke bawah.
Setelah Sho dan Suzu memakai pakaian kembali, mereka pun duduk lagi dan meneruskan diskusi nya.
“Baiklah, sekarang kita buat langkah preventif nya, kalau mau mengandalkan pemerintah akan sulit, kita kerjakan sendiri saja, pertama kita buat penawarnya sesuai formula ini, kedua formula ini akan ku bawa ke Irene dan ilmuwan nya untuk penangkal di sana, lalu aku akan minta supaya di buatkan pelindung untuk markas kita di sini….”
“Sebentar suami ku, aku coba hubungi Irene…..”
Kyoko langsung mengeluarkan cermin sebesar tablet 7 inch lalu meletakkan nya di meja dan menghadap Toshio.
“Halo..papa..mama ada apa ?” Tanya Irene di cemin.
“Irene, kemarin waktu terakhir kami kesana katanya kamu sedang mengembangkan pelindung yang kamu tiru dari……manga milik mama ?” Tanya Toshio.
“Iya benar papa, pelindung yang bisa melindungi satu kota…kenapa ?”
“Apa sudah selesai ?”
“Hmm mungkin butuh waktu 1 tahun lagi, tapi kalau kalian kesini aku yakin sudah selesai.”
“Aduh….baik papa…”
“Terima kasih ya Irene…..”
“Sama sama papa, salam buat mama….dan jangan lupa bawa kelanjutan buku ini…..bye papa…”
Komunikasi cermin pun selesai. Sho dan Suzu yang baru melihat nya pun bengong.
“Hoo jadi itu toh fungsi cemin di meja, seperti video call……” Gumam Sho sambil melihat cermin di meja nya.
“Praktis juga ya….hebat ide anak mu Kyoko chan….” Tambah Suzu.
“Ahahaha….iya dia hebat….” Kyoko tertawa kecil sambil melirik suami nya.
“Dengar kan, di suruh bawa lanjutan nya……..”
“Hehe besok aku bawakan…..”
“Sebentar, semua teknologi ini….jangan jangan dari manga……”
Belum selesai Sho berbicara, Toshio langsung menghentikan nya.
“Jangan di teruskan……..”
Suzu pun tertawa kecil sambil melihat Kyoko yang serba salah di depan suaminya.
Kembali ke masa sekarang ketika serangan sudah di mulai, ketika langit sudah gelap meliputi kedua dunia,
“Serangan mereka sudah di mulai Sho…..”
“Benar Toshi…ini awal nya…dan terjadi di dua dunia…..”
“Sho, tolong atasi di dunia sana……”
“Toshi, tolong atasi di dunia sana….”
__ADS_1
“Kita mulai…..” Kata keduanya
Toshio langsung memerintahkan meangktifkan pelindung yang menutupi seluruh kota dan menyebarkan penawar nya di udara. Zombie demon yang menhirup penawarnya langsung mati seketika. Semua warga yang selamat masuk ke dalam istana dan di beri penawar dengan di suntikkan kepada mereka. Hal ini juga di lakukan di tembok perbatasan dan di istana raja Aries sesuai perintah Toshio sebelumnya begitu dia melihat langit. Toshio, Kyoko dan Irene melihat semua dari balkon istana dan saling merangkul.
Sementara di Tokyo dan Kyushu, Sho langsung memerintahkan gedung di Tokyo dan di kota Fukuoka, Kyushu menyalakan pelindung yang beradius 3 km, Kemudian menyuruh anak buah nya menyelamatkan penduduk yang masih hidup, masuk ke dalam radius pelindung dan di beri vaksin. Untuk zombie yang berada di dalam pelindung, Sho memerintahkan anak buah nya untuk menembak di tempat dan menyisir mereka sampai radius 3 km. Kemudian dia juga meminta anak buah nya membuat barikade di batas pelindung untuk berjaga jaga. Sho dan Suzu melihat semuanya dari atas gedung di Tokyo sambil saling merangkul.
Cermin pun begetar kembali,
“Di sini sukes Sho, gimana di sana ?” Toshio sambil memperlihat kan sekelilingnya memakai cermin.
“Di sini juga sukses Toshi, sekarang kita tunggu langkah mereka selanjut nya.” Sho juga memperlihat kan sekeliling nya memakai cermin.
“Ya, sekarang kita tunggu 2 juta orang menyerang. Hati hati di sana Sho.”
“Sama, kamu juga hati hati di sana Toshi…lindungi semua.”
Setelah beberapa jam menunggu, Tiba tiba hp Sho berbunyi, ternyata penelpon nya adalah anak buah nya yang membuat barikade di dalam radius pelindung.
“Bos, banyak mayat hidup bergerak ke sini…..seperti lautan…..”
“Jaga perimeter, aku dan istriku ke sana…..tunggu kami datang.”
Telepon pun di tutup, Tiba tiba hp nya berbunyi lagi. Sekarang dari anak buah nya yang di Kyushu.
“Bos, lautan zombie menuju kesini…..kami sudah siap….”
“Bagus, bertahanlah, kalian pasti bisa….aku harus menjaga yang di sini, bagaimana pelindung nya ?”
“Pelindung ok bos, mereka tidak bisa masuk, kita menembaki mereka dari dalam pelindung.”
“Bagus, pertahankan, jangan lengah, hati hati dengan penyusup.”
“Siap bos….”
Kemudian dia menoleh kepada Suzu.
“Sudah siap pesta istriku ?” Sho menjulurkan tangannya kepada Suzu sambil tersenyum.
“Haha aku selalu siap dan selalu bersama mu, suami ku.” Suzu menyambut tangan Sho sambil tersenyum.
Mereka berdua langsung berubah dan terbang menuju perimeter barikade di depan pelindung.
Sementara di dunia demon, cermin bergetar di dalam singgasana, ternyata raja Aries yang menghubungi.
“Toshio sama, ibukota di kepung, semua mayat hidup ini berasal dari seluruh desa desa di kerajaan dan semua mengepung ke sini.”
“Bertahan lah, gunakan golem tempur dan jaga jangan sampai masuk.”
“Baik Toshio sama…..”
Cermin pun di putus kembali. Tiba tiba cermin bergetar lagi dan kali ini dari perbatasan di utara.
“Toshio sama, Kyoko sama, banyak mayat hidup manusia yang keluar dari pintu perbatasan dan tertahan di pelindung, dari belakang banyak dari desa desa di dekat sini, kami terkepung.” Melech mengabarkan kondisi di sana.
“Baiklah, aku dan istri ku akan kesana, kalian bertahan lah.”
“Kamu tunggu Toshio sama, Kyoko sama.”
Kemudian setelah komunikasi selesai, seorang demon merah terbang ke balkon.
“Toshio sama, Kyoko sama, Irene sama, banyak mayat hidup di luar gerbang kota, mereka tertahan pelindung.”
“Baiklah, aku akan kesana, papa, mama, pergilah, bantu perbatasan….” Irene menjawab demon itu.
“Baiklah, kamu hati hati Irene chan……kami pasti kembali….” Kyoko langsung memeluk Irene.
“Kami berangkat Irene, aku serahkan yang di sini kepada mu.” Toshio memegang kepala Irene.
“Baik papa, mama, hati hati……”
“Kami berangkat……” Toshio langsung menggadeng tangan Kyoko.
Kyoko pun melambai kepada Irene yang balas melambaikan tangan nya. Toshio dan Kyoko langsung terbang menuju perbatasan pintu antar dua dunia.
Toshio, Kyoko, Sho dan Suzu sudah siap menyambut musuh yang akan datang dan mempertahankan dunia mereka. Sambil terbang, wajah mereka ber empat terlihat penuh keyakinan dan tekad yang kuat. Mereka tersenyum lebar.
__ADS_1