Midnight Couple : War Between Two Worlds

Midnight Couple : War Between Two Worlds
History of the demon world


__ADS_3

Beberapa jam kemudian, mereka sudah bisa melihat ibukota dari jauh. Ibukota sedang di serang oleh orang orang berpakaian gangster, mereka membawa pistol, senapan mesin, dan senjata sejata jarak dekat. Dari kejauhan mereka juga melihat beberapa gangster yang bisa berubah sejenis Cheetah dan Jouji.


“Cepat Kyoko, kita serang dari belakang mereka, bagian depan serahkan pada Melech san….”


“Ok, langsung saja……tidak usah berpikir.”


“Ya, setelah sampai level 300 aku baru sadar makhluk seperti minotaur adalah lawan yang mudah.”


“Huuuh coba bisa di tingkatin sedikit lagi….”


“Nanti saja….mau sebanyak apapun ok…sekarang bantu mereka dulu.”


“Janji ?”


“Ok goooooo.”


Kyoko langsung melesat dengan kecepatan tinggi.


“Astaga…..mudah sekali….ya sudahlah….” Pikir Toshio.


Kemudian Toshio pun menyusul Kyoko. Sebelum mereka turun, mereka bertemu beberapa helikopter sedang terbang mengawasi. Kyoko berhenti di depan salah satu helikopter.


“Haloooooo…….”


“Waaaaaa tembak tembak……”


Senapan mesin di bawah helikopter langsung menembaki Kyoko. Melihat yang sebuah helikopter menembak dan Kyoko di depan nya, helikopter yang lain berbalik dan siap menembak.


“Whoa…..lawan kalian aku…..”


Toshio langsung tiba di sebuah helikopter dan memukul kaca kemudian membunuh pilot nya. Satu helikopter pun jatuh. Kyoko yang di tembaki pun santai saja, kemudian dengan gerakan yang tiba tiba dia berada di samping pilot nya dan langsung mencabut kepala nya. Dia langsung keluar dari helikopter yang jatuh. Kemudian Toshio langsung menuju helikopter yang ke tiga, heli itu berbalik dan berusaha lari. Dengan cekatan Toshio memegang ekor nya. Baling baling di belakang pun patah karena terkena tubuh nya.


“Mau kemana ? Tujuan kalian di bawah.”


Dia langsung membalikkan heli itu sehingga bagian depan heli yang merupakan tempat pilot menghadap ke bawah. Kemudian dia mendorong ekor heli itu dengan kuat ke bawah.


“Adios…….”


Heli itu meluncur kencang ke tanah dan langsung meledak, semua penumpang nya langsung mati. Heli terakhir langsung berbalik dan terbang ke arah istana. Kyoko langsung mengejarnya dan masuk ke dalam nya melalui pintu nya yang terbuka. Dengan santai dia duduk di kursi penumpang dan menghabisi orang di belakang secara diam diam.


“Hmm mau kemana kita ?” Tanya Kyoko yang duduk di dalam heli sambil menopang dagu nya dan tersenyum.


“Kita langsung serang istana…hah…hei…”


“Wah wah…..di sini aja kita turun……”


Kyoko menghentakkan kakinya dan bagian bawah heli pun langsung bolong, kemudian dia mencabut kakinya dan dengan pedang nya membelah dua heli itu. Kemudian dia langsung keluar dan heli itu meledak. Setelah itu dia kembali ke samping Toshio.


“Kita turun ?”


“Tentu saja….”


Mereka menari nari di udara dan langsung meluncur turun. Mereka mendarat di belakang pasukan itu dan di atas 2 kap mobil yang langsung terbang karena di injak. Toshio memukul mobil yang terpental itu sehingga melaju kencang ke depan dan menghabisi semua didepan nya. Begitu juga Kyoko yang langsung menendang mobil yang terpental sehingga melaju kencang ke depan mengahabisi semua yang di lewati nya.


Mereka langsung mengamuk menghancurkan semua mobil yang ada di sana sampai semua nya meledak. Para gangster yang menyerang ibukota pun kocar kacir karena melihat 2 demon di belakang mereka. Melech langsung memerintahkan pasukan nya maju dan membunuh mereka yang kocar kacir. Toshio dan Kyoko berjalan ke arah gerbang ibukota dengan tenang dan santai, sambil jalan mereka terus memeriksa jangan sampai ada yang tersisa.


Mereka akhirnya sampai ke gerbang dan bertemu dengan Malech.


“Maaf kita terlambat Malech san….” Sapa Toshio.


“Tidak apa apa Toshio sama, kami bisa bertahan, memang banyak yang jadi korban tapi tidak segampang itu untuk memusnahkan kami.”


“Bagus Melech san, berarti selama 3 tahun ini kalian terus bertahan ya.”


“Benar, aku minta maaf karena waktu itu aku malah membawa raja bertemu kalian, walau aku tau sebenarnya kalian ada masalah dengan manusia manusia kemarin.”


“Tidak apa apa..sudah lewat, sekarang kita berdua sudah bangkit seperti semula. Betul tidak istri ku…..”


“Ya betul suami ku…sekarang tidak ada yang bisa menahan kita lagi…jadi tenang saja Melech san.”


“Terima kasih Toshio sama, Kyoko sama……”


“Oh ya sebelum lupa, mulai sekarang panggil aku Rena dan dia Tharz.”


“Tharz….Rena….benar benar sesuai legenda……” Gumam Melech.


“Haaah jangan di hubungkan ke legenda terus……” Toshio protes kepada Melech.


“Maaf Thor sama, Rena sama……”


“Baiklah kami masuk dulu ya….mau menyapa raja….bye bye.”


“Baiklah Kyo..eh Rena sama….”


Mereka berdua pun langsung memasuki gerbang dan berjalan menuju istana. Sepanjang jalan banyak penduduk yang menyoraki mereka dan melempar bunga. Kyoko melambaikan tangannya menerima sambutan penduduk dan membawa bunga nya. Tiba tiba seorang anak kecil perempuan dari ras devil mendekati Toshio dan Kyoko. Dia memberikan sebuah mahkota dari bunga yang dia buat sendiri. Toshio menunduk di depannya dan anak kecil itu memakaikan mahkota nya. Kemudian Kyoko pun menunduk dan anak kecil itu juga memakaikan mahkota nya. Kemudian Toshio mengangkat anak itu dan mendudukkan di pundak nya. Setelah berjalan cukup jauh.

__ADS_1


“Toshi san, itu ada perpustakaan, apa kita kesana dulu ?”


“Iya lah, aku sebenarnya malas ketemu raja….”


“Haha mirip seseorang ya…Toshi san.”


“Benar, dan seseorang yang perlu di balas lagi……..tapi sayang dia sudah mati. Lagipula kita harus mencari informasi bagaimana anak buah aniki bisa masuk ke sini.”


“Hmm iya….aku mengerti. Ayo kita kesana Toshi san.”


Mereka pun masuk ke dalam perpustakaan dan membaca semua buku di sana untuk mempelajari apa yang terjadi setelah mereka mati dan mencari petunjuk soal pintu masuk ke dunia lain selain dari jalan yang mereka sudah tau. Mereka pun kaget membaca sejarah yang di tulis dan tentang gerbang menuju ke dunia mereka.


“Hooo begitu ya…..pantas kita hanya di jadikan dongeng…” Ujar Toshio geram.


“Dan ini ada pintu lain rupanya dan yang membuat pintu lain itu memiliki wajah yang sama dengan raja sekarang dan lokasi nya tertulis jelas di sini.” Tambah Toshio.


Kyoko pun diam saja, wajah nya sangat geram dan marah. Pikiran nya mulai memutar balik kehidupan nya waktu masih di dunia ini.


“Bagaimana kalau kita ke istana sekarang, Toshi san ?”


“Ayo…kita perlu bicara sepatah dua patah kata ke mereka….”


“Tapi masa langsung terobos ?”


“Sini aku bisiki….”


Kemudian Toshio membisiki sesuatu kepada Kyoko. Langsung saja Kyoko mengangguk dan tersenyum lebar. Mereka pun keluar dari perpustakaan dan langsung menuju istana dengan kemarahan yang memuncak karena mereka mengetahui soal apa yang terjadi setelah mereka meninggal. Setelah sampai ruang singgasana, Raja, Ratu dan Putri langsung turun dari singgasana dan bersujud.


“Sudah kubilang jangan bersujud…..” Teriak Toshio dengan suara mengerikan.


Mendengar teriakan Toshio semua pun langsung berdiri termasuk Raja, Ratu dan Putri.


“Maafkan kami Tharz sama dan Rena sama…...” Teriak semua yang ada di ruangan setelah mendengar ucapan Toshio.


Kemudian Toshio dan Kyoko berlutut di depan raja, ratu dan putri. Raja dan lainnya pun panik melihat nya. Buru buru dia menghampiri Toshio dan Kyoko dan langsung menyuruh nya berdiri. Raja muda itu bernama Aries, dan istri nya Sarah, putri mereka bernama Ciel. Raja itu memiliki wujud mirip dengan Toshio hanya saja dia berwarna ungu. Sedangkan istrinya dari ras succubus dan putrinya pun sama dari ras succubus.


Toshio dan Kyoko kemudian berdiri dan meminta berdiskusi dengan raja Aries secara pribadi. Raja pun mengabulkan nya dan mengajak mereka ke ruang pertemuan di sebelah ruang singgasana.


Mereka pun langsung duduk di hadapan raja, ratu dan putri di dalam ruang pertemuan.


“Kedatangan kami ke sini karena kami ingin bertanya, dimana pintu yang menghubungkan dunia ini dengan dunia manusia. Apakah anda mengetahuinya ?” Tanya Toshio.


“Pintu itu ada di utara dari kota ini Tharz sama, tapi untuk menuju kesana perlu waktu beberapa hari. Manusia yang datang memakai kereta besi yang tidak di tarik kuda dan bisa sampai ke sini lebih cepat dari kita.”


“Aku paham, mereka membawa peralatan dari dunia mereka ke sini. Aku bermaksud menutup gerbang selama lamanya supaya mereka tidak kembali ke sini.”


“Ada apa sebenarnya, bisa ceritakan ke kami yang mulia ?” Tanya Kyoko.


“Sebelum aku jawab, ijin kan kami menunjukkan sesuatu….Ciel bisa bawa perkamen kuno itu ke sini ?”


“Baik papa, aku keluar sebentar, permisi dulu Tharz sama dan Rena sama.”


Ciel langsung keluar dari ruangan dan pergi ke ruang baca.Toshio dan Kyoko terdiam menunggu nya. Tak lama kemudian Ciel pun datang membawa sebuah gulungan kertas yang sudah kuno, kemudian dia memberikan nya kepada papa nya.


“Silahkan, Tharz sama, Rena sama….”


Aries langsung memberikan gulungan kertas kuno itu kepada Toshio dan Kyoko. Dengan hati hati karena takut merusak nya, Toshio dan Kyoko membuka perkamen itu. Di dalam nya tertulis sebuah ramalan yang sepertinya sudah cukup lama. Bunyinya seperti ini,


“Manusia akan kembali, Demon Lord dan Demon Queen akan kembali dan menghancurkan segalanya termasuk peradaban di dunia kita,"


Membaca perkamen itu, Toshio dan Kyoko pun saling menoleh dan melihat satu dan lainnya. Keduanya langsung menahan tawa.. Tapi sebenarnya kemarahan mereka memuncak.


“Hahahahaha…..maaf suami ku..aku tidak bisa tahan ketawa……”


“Hahaha sama istri ku, aku juga tidak bisa……”


Melihat keduanya tertawa, Aries, Sarah dan Ciel pun bingung.


“Umm kami tidak mengerti Tharz sama, Rena sama……”


Medengar pertanyaan Aries, mereka berdua pun menoleh, keduanya langsung memasang wajah serius.


“Jujur saja….bagi kami tidak ada masalah, malah bagus kalau semua hancur…semua jadi damai, benar tidak istri ku.”


“Benar suami ku, dunia ini atau dunia sana, kedua nya sama saja. Di sini di khianati di sana juga….aku masih ingat kenapa dulu pahlawan manusia mengetahui istana kami.”


Aries, Sarah dan Ciel pun terdiam mendengar perkataan Toshio dan Kyoko. Memang benar, kekalahan mereka akibat perdana menteri mereka yang berkhianat dengan membawa pasukan manusia melalui jalan belakang dan membumi hanguskan semua milik demon, karena dia di janjikan sebagai raja. Saat itu Draco menghabisi semua manusia, jadi kejahatan nya tidak terungkap. Sampai Toshio dan Kyoko datang ke sana.


“Aku tidak mengerti Tharz sama…..Rena sama….aku keturunan raja terdahulu…”


“Benar, kamu memang keturunan perdana menteri itu kan, hmm namanya Lock panjang nya Lockhart, benar ga istriku….”


“Yup benar suami ku…dan ketika terbongkar dia di bantu penyihir manusia menyerang ku dan membuat perut ku bolong.”


Aries pun terdiam karena leluhur nya di sebut oleh Toshio dan Kyoko. Wajah nya mulai berkeringat. Sarah mencoba menenangkan suami nya yang disudutkan oleh Toshio dan Kyoko.

__ADS_1


“Sekarang aku yang bertanya, apa yang terjadi setelah aku dan istri ku mati…kenapa aku tidak melihat jenis ku dan istri ku di kota….?”


“Pasti tidak bisa jawab…..”


Aries, Sarah dan Ciel hanya bisa tertunduk diam. Mereka tau sebenarnya apa yang terjadi setelah Toshio dan Kyoko mati di dunia itu.


“Ok ok…aku ganti pertanyaan nya…..kalian tau siapa yang menulis ramalan ini ?”


“Hahaha suami ku……langsung saja…aku sudah tidak sabar….”


“Sabar dulu istri ku, dulu kita di permainkan, sekarang kita permainkan mereka….”


“Siapa yang menulis nya, cepat jawaaaaab…..”


Kyoko pun berdiri sambil menggbrak meja karena dia tidak sabar menunggu jawaban nya, Aries, Sarah dan Ciel hanya bisa diam.


“Baiklaaaaah aku yang jawab, boleh kan suami ku……?”


“Silahkan istriku…..”


“Begini ya…lihat tulisan kecil di bawah kertas ini….”


Kyoko menunjukkan bagian bawah kertas dan melemparkan kertasnya kepada Aries dan lainnya. Mereka langsung membaca nya.


“Apa tulisan nya ?”


“Irene, Rena sama……” Jawab Aries.


“Tahu tidak siapa Irene itu ?”


Ketiga nya pun menggelengkan kepala mereka.


“Dia anak ku, anak pertama ku dan suami ku…..paham kaliaaaaaan…..” Teriak Kyoko dengan suara mengerikan.


Toshio mengelus ngelus punggung Kyoko supaya tenang. Kemudian dia berdiri dan meminta Kyoko yang marah duduk.


“Aku yang teruskan…Irene menulis ramalan itu untuk menakuti nakuti leluhur mu, yaitu Lock. Makanya begitu aku dan istri ku mati, kalian langsung membantai anak anak ku, semua jenis ku dan jenis istriku, sebab kalian takut aku dan istriku kembali….benar tidak ? hal itu ada di dalam sejarah mu yang menyebutkan mereka sekutu manusia.”


Ketiganya pun mengangguk. Mereka pun menunduk dan tau apa yang menjadi kesalahan leluhur mereka.


“Jadi kalau kalian memperlihatkan ramalan seperti ini ke kami apa tidak lucu ? jawaban nya sangat lucu.”


“Benar suami ku sampai aku tidak bisa tahan tertawa dan sayang nya kami kembali hahaha, usaha kalian sia sia……dan anakku benar.”


“Hahaha benar, apalagi aku dan istriku tinggal di dunia manusia…..jadi paham kan…..kami tidak wajib sama sekali memikirkan kalian.”


“Sudah lah suami ku, kita pergi dari sini, kita bertanya soal pintu juga basa basi kan.”


“Ya benar…..kami sudah tau pintu itu ada dimana. Yuk istri ku kita pergi.”


Kemudian Toshio dan Kyoko melangkah keluar dari ruang pertemuan.


“Tunggu Tharz sama, Rena sama…….”


Aries berdiri dan berbalik memanggil mereka. Dia langsung berlutut di hadapan Toshio dan Kyoko.


“Berlutut lagi ?” Tanya Toshio dengan suara mengerikan.


“Aku akan kembalikan tahta kerajaan yang di curi dari kalian oleh leluhurku, maukah kalian kembali dan membantu kerajaan ini ?”


Toshio dan Kyoko pun berbalik, mereka melihat satu sama lain. Kemudian Toshio jongkok di depan Aries.


“Mohon maaf kami tidak tertarik. Dalam keluarga kami berdua di dunia manusia, dari kecil kami di ajarkan seperti ini, mata di bayar mata, telinga di bayar telinga, kepala di bayar kepala dan nyawa di bayar nyawa….jadi percuma….sebab yang kalian ambil dari kami adalah nyawa. Betul tidak istriku…..”


“Sangat betul suami ku….jadi apa yang bisa kalian tawarkan….? nyawa kalian ?”


Aries, Sarah, Ciel yang berlutut pun langsung gemetar mendengar perkataan Toshio dan Kyoko.


“Huh Yakuza mau di lawan…benar ga suami ku…..”


“Hahaha benar istri ku….”


“Hahahahaha…..” Keduanya tertawa kencang dengan suara mengerikan.


Di tawa mereka tersirat rasa sakit yang dalam dan kemarahan yang memuncak. Toshio pun berdiri dan langsung merangkul Kyoko untuk keluar ruangan. Kemudian mereka menuju balkon dan langsung terbang dari singgasana. Mereka langsung turun menemui Melech dan berpamitan. Kemudian mereka langsung terbang ke utara. Mereka terbang dengan bergandengan tangan.


“Toshi kun…..aku…aku…….”


Toshio langsung memeluk Kyoko yang kemudian menangis tersedu sedu di pelukan nya. Mereka pun turun di bukit terdekat dan beristirahat.


“Toshi san….kita benar benar sendiri ya di dunia ini…bukan cuma di dunia ini…tapi di dunia kita juga……”


“Iya Kyoko….aku mengerti…sangat mengerti…ijin kan aku menangis.”


“Jangan meminta ijin…….nangis saja tidak apa apa.”

__ADS_1


Keduanya langsung berpelukan erat dan menangis tersedu sedu. Mereka belum puas kalau hanya memarahi raja. Tapi mereka pun mengerti, raja tidak tahu kebenarannya, makanya mereka tidak bertindak dan meledaklah emosi mereka dengan menangis tersedu sedu.


__ADS_2