
Demon itu pun bangkit dan mulai bergerak di dalam tabung besar nya. Toshio dan Kyoko pun gemetar melihat nya. Dari ukuran jelas demon itu jauh lebih besar dari mereka. Tabung pun terbuka dan ke empat tangan demon besar itu memegang pinggir tabung untuk menarik dirina keluar. Akhirnya demon itu turun dan menyibakkan sayap nya. Dia pun berteriak,
“Graaaaaaaaahhhhhh……..”
Teriakan nya benar benar menimbulkan angin kencang dan getaran, membuat Toshio dan Kyoko menghalangi wajah mereka dengan tangan nya.
“Hahahaha kalian tidak akan bisa berbuat apa apa……aku Nephilim akan menghancurkan segalanya.” Suara Nephilim adalah campuran suara Yuuta dan Haruka, menjadikan nya sangat mengerikan.
Kemudian Nephilim itu mengangkat sebelah telapak tangannya ke atas. Di wajah nya terlihat senyuman yang mengerikan.
“Meteor…….”
Dari atas pun terlihat sebuah batu besar bersiap memasuki atmosfer bumi. Batu itu menggantung di luar angkasa.
“Hehehe peradaban akan musnah seperti bencana 6,5jt tahun silam yang memusnahkan dinosaurus…….”
Toshio dan Kyoko langsung melihat ke atas, mereka melihat sebuah batu besar tergantung di luar angkasa dan mendekat, batu itu bulat seperti bulan berwarna merah. Cahayanya sudah menyelimuti langit yang ungu.
“Hentikan Yuuta, Haruka, apa gunanya kalian berbuat begini….hanya untuk balas dendam ?” Teriak Toshio.
“Jangan begini….Yuuta, Haruka chan………” Teriak Kyoko.
“Diam….kalahkan kami kalau mau menghentikan kami.” Teriak keduanya.
Toshio dan Kyoko langsung menerjang maju, menyerang bersamaan, mereka terbang menuju wajah Nephilim. Mereka langsung memukuli dan menyabetkan pedang kepada wajah dan badannya. Nephilim seperti tidak merasakan apa apa dan tidak menangkis sama sekali. Dengan satu kibasan satu tangannya, Toshio dan Kyoko terpental menghantam dinding.
“Kyoko, kamu tidak apa apa ?” Tanya Toshio yang masih menancap di dinding.
“Tidak apa apa…..gimana kita bisa menghentikan dia Toshi san ?” Tanya Kyoko yang juga menancap di dinding.
“Kita coba serang lagi Kyoko, pakai jurus gabungan kita…..”
“Iya Toshi san……”
Mereka berdua langsung turun dari dinding dan bersiap mengeluarkan jurus mereka.
“Demon blast…….”
Sinar hitam dan merah yang besar langsung menuju badan Nephilim yang tidak bergerak dan mengangkat tangannya ke atas. Sinar itu berhasil menembus perut Nephilim dan membuat perut nya bolong. Tapi luka nya langsung menutup kembali seperti sedia kala.
“Percuma…kalian tidak bisa menghentikan aku…….”
Toshio dan Kyoko yang mulai kelelahan karena melancarkan jurusnya sebanyak 2 kali, terus menatap Nephilim. Pikiran mereka mulai mencari cara bagaimana cara mengatasi nya.
Tiba tiba 2 bayangan melesat dari pintu, Suzu yang masih berwujud raksasa dan sebesar Nephilim langsung menusuk perut Nephilim dengan trident nya. Sedangkan Sho dengan wujud hitam nya langsung meyerang kepala Nephilim.
“Hehe akhirnya datang pasangan yang tidak aku restui……”
Nephilim langsung maju dan membuat trident Suzu menembus perutnya. Dengan ke tiga tangannya dia langsung mendekap tubuh Suzu dan menekan nya.
“Aaaahhhhh…..” Suzu pun berteriak kesakitan.
“Suzu chaaan……” Sho langsung meyerang mata Nephilim.
Nephilim melepaskan satu tangannya untuk menghalangi mata nya dan melepaskan Suzu. Langsung saja Suzu mendorong Nephilim dan mencabut trident nya. Kemudian Suzu berubah menjadi kecil dan jatuh karena terluka. Melihat Suzu jatuh, Sho langsung terbang dan menangkap nya. Kemudian membawa nya dan mendarat di samping Toshio dan Kyoko.
Luka di perut Nephilim lagi lagi langsung tertutup. Toshio memeluk Kyoko, keduanya kelelahan. Sho pun memeluk Suzu yang terluka. Mereka terus berpikir bagaimana cara mengalahkan mereka. Selagi mereka berpikir, cermin milik Kyoko yang selalu dia kalungkan bergetar. Ternyata Irene memanggil mereka.
“Papa, mama……bawa dia ke dunia demon, kalau dia ke sana maka meteor nya akan jatuh di sana….”
“Tapi, gimana dengan rakyat demon ?” Tanya Toshio.
“Semua sudah di evakuasi papa melalui pintu gunung fuji ke dunia manusia, sekarang hanya tinggal beberapa prajurit yang tinggal di sana. Aku sudah meminta Mio dan Ryuji membawa kalian ke semua termasuk demon besar itu ke sana.”
__ADS_1
Toshio, Kyoko, Sho dan Suzu saling menoleh dan melihat satu sama lain. Tiba tiba seekor burung besar dengan Ryuji di atas nya masuk ke dalam lewat jendela.
“Semuanya naik ke badanku…..” Teriak Mio dengan suara mengerikan.
Toshio langsung menggendong Kyoko dan lompat ke bada Mio, begitu juga Sho yang langsung menggendong Suzu dan lompat ke badan Mio. Setelah semua mendarat di badannya, Mio langsung menabrak Nephilim. Ryuji yang berada di kepala Mio, langsung berdiri dan memegang badan Nephilim.
“Hei..apa yang kamu lakukan……” Teriak Nephilim.
Kemudian mereka semua menghilang. Dalam sekejap mereka semua berada di sebuah padang rumput di dunia demon, meteor yang besar berada di atas mereka. Nephilim masih mengangkat tangannya. Mio pun berubah kembali menjadi wujud semula setelah semuanya turun. Mereka ber enam langsung berhadapan dengan Nephilim.
“Kalian….apa yang kalian perbuat…kenapa aku jadi ada di sini…….apa yang kalian perbuat…..”
Toshio pun maju ke depan.
“Kalau kalian mau hancurkan dunia, hancurkan dunia ini saja…….” Katanya.
“Kuraang ajar……kalian…kalian …benar benar mengganggu….awas kalian….” Teriak Nephilim.
Dia langsung menurunkan tangannya dan meteor pun mulai bergerak turun. Kemudian Nephilim langsung maju menyerang ke enam nya. Dia meyerang siapa saja di depan nya dengan membabi buta.
“Arrrggghhh hancur dulu…..bunuh dulu…..sama saja…..” Teriak nya.
Toshio dan lainnya pun menghindari serangan Nephilim yang ganas itu. Toshio dan Sho maju bersamaan, disusul Ryuji dan Kyoko. Mereka langsung menyeroyok Nephilim dengan pukulan dan tendangan. Mio terus menembaki Nephilim dari jauh dengan bulu bulu nya.
Ke empat tangan Nephilim pun sibuk menangkis serangan cakar, pedang, tinju dan sabetan sabit. Toshio memukul dengan jurus jurus karate nya dan di selingi oleh tendangan nya. Kyoko terus menyabetkan kedua pedang nya ke badan Nephilim yang di tangkis oleh nya dengan sebelah tangannya. Sho menyerang dengan kedua sabit nya, serangan nya silih berganti dengan Toshio sehingga terlihat indah dan harmonis. Sedangkan Ryuji terus menyerang dengan cakarnya secara brutal. Suzu pun maju setelah lukanya pulih.
“Leviathan.”
Dia langsung menjadi besar dan menangkap pundak Nephilim dan menekan nya. Melihat Suzu berhasil menangkap pundak Nephilim, Sho langsung naik ke pundak Suzu dan lari di tangannya untuk langsung menyerang kepala Nephilim dengan ayunan kedua sabitnya dengan bertubi tubi. Sama seperti Sho, Kyoko juga langsung melompat naik ke lengan Suzu dan menyerang kepala Nephilim dengan dua pedang, dia menyerang bertubi tubi dengan tusukan dan sabetan. Sedangkan Toshio menahan 2 tangan Nephilim dan menguncinya dengan mengapit nya di lengan nya.
“Dragon transform….”
Ryuji langsung menjadi seekor naga besar bersisik hitam dan menangkap kedua tangan Nephilim. Dari mulut nya langsung menyemburkan api ke dada Nephilim. Mio pun hinggap di punggung Nephilim,
Dia langsung menembaki punggung Nephilim sambil hinggap di punggung nya. Serangan gabungan mereka membuahkan hasil, tubuh Nephilim terluka dan pemulihan nya tidak secepat di dunia manusia.
“Teruskan……” Teriak Toshio sambil menahan dua tangan Nephilim.
“Death transform…”
Sho langsung berubah menjadi bentuk hitam nya dan langsung menyerang kepala Nephilim yang keras itu dengan sabit nya. Sho menyabetkan sabit nya dengan kecepatan tinggi dan bertubi tubi.
“Wrath….” “Blood Feast.” Toshio dan Kyoko pun mengeluarkan perubahan nya bersamaan.
Toshio memantapkan pijakan nya sampai menembus tanah dan memperkuat pegangannya dengan tangannya yang menjadi besar.
Kyoko langsung menyerang bertubi tubi dengan sabetan dan tusukan cakar yang bersamaan dengan pedang, duri duri di badannya menjadi panjang dan tajam menggesek wajah Nephilim.
Nephilim pun tidak bisa bergerak, tapi di wajah nya terlihat senyuman. Dia seperti tidak merasakan serangan dari ke enam nya walau badannya penuh luka.
“Kalian pikir serangan seperti ini bisa menghentikan aku ?.....Seraph Gold…..Haaaaah….”
Nephilim berteriak dan menghentakkan tenaga nya, kecuali Toshio, semuanya terpental mundur dan jatuh. Ketika mereka bangkit berdiri, mereka melihat Nephilim berubah, badannya yang di selimuti sisik silver berubah menjadi sisik emas, sayap nya yang berjumlah 4 menjadi berjumlah 8 dan bermekaran. Seluruh badannya mengeluarkan cahaya keemasan. Di atas kepalanya muncul sebuah lingkaran berdiri mengambang di antara kedua tanduk nya. Wajah nya menjadi berwarna emas dan memejam kan mata. Tenaganya sangat besar sehingga membuat Kyoko, Sho, Suzu, Mio dan Ryuji mundur dan sedikit gemetar.
Toshio masih menahan kedua tangannya. Dua tangan lain nya mulai memukuli punggung Toshio.
“Gah…..” Toshio pun muntah darah tapi tetap mengapit kedua tangannya.
Kyoko yang melihat nya langsung bergerak maju, tapi dia melihat Toshio menggelengkan kepalanya. Kemudian Toshio menoleh kepada Ryuji.
“Ryuji, bawa mereka semua pergi dari sini kembali ke dunia manusia….” Teriak nya.
“Tidak…..aku tetap di sini….jangan paksa aku pergi…aku akan selalu bersama kamu Toshi san……” Kyoko pun melangkah maju tapi tangannya di cegah oleh Sho dan Suzu.
__ADS_1
“Kyoko, tunggu aku….aku pasti kembali…aku janji…..aku cinta kamu….Ryuji….cepat……selagi aku menahan nya.”
Medengar teriakan Toshio, Ryuji pun langsung menggandeng Mio dan berlari menuju Kyoko yang sedang di pegangi oleh Sho dan Suzu.
“Tidak..tidak…jangan…Toshi kun….Toshi kun….jangan….lepaskan aku Suzu chan…Sho san….lepaskan aku……..”
Kyoko meronta ronta dan berteriak. Ryuji yang sudah sampai langsung memegang mereka semua.
“Oni san….kami pergi…oni san harus kembali.” Ryuji pun langsung menhilang.
“Tidaaaaaak……” Kyoko pun menghilang.
Melihat semua sudah menghilang, di wajah Toshio terlihat senyuman, dia langsung melepaskan tangan Nephilim dan melompat ke depannya. Toshio meludah membuang darah di mulut nya, dia memegang lehernya dengan satu tangan dan memutar mutar tangan sebelah nya. Matanya menatap tajam ke Nephilim.
“Hehehe…..akhirnya tinggal kita berdua…..” Terlihat senyuman lebar di wajah nya.
“Lucifer Morningstar…”
Badan Toshio pun berubah, sayap nya yang berwarna merah memecah menjadi 8 dan berapi, badannya menjadi sebesar Nephilim, kulitnya yang terbuat dari besi berwarna merah berubah menjadi besi berwana silver. Tanduk di kepalanya mengecil dan keluar lingkaran yang mengambang di tengah tengah nya. Dari pundak, dada, punggung, lengan, kaki keluar armor berwarna emas kemerahan dengan ukiran yang indah. Matanya merah menyala dan berapi api. Tangannya seperti memakai armor yang berduri dan dari kedua punggung lengannya muncul 3 buah cakar yang menutupi kepalan nya. Kakinya seperti memakai boots berwarna emas yang keluar banyak duri tajam sampai ke betis.
“Graaaaaaaaaaah…….” Toshio meraung.
Di wajah nya terlihat senyuman yang lebar. Nephilim yang menunduk pun melihat Toshio yang sudah berubah. Di wajah nya juga terlihat senyuman yang lebar. Mereka saling memandang satu sama lain. Keduanya pun berlari maju bersamaan. Tanah pun beguncang ketika keduanya lari. Ketika bertemu, mereka langsung menggenggam kedua tangan lawan. Daratan di sekitar mereka pun hancur dan muncul angina yang besar. Bumi pun bergetar. Keduanya tersenyum lebar.
Nephilim yang bertangan 4 lansung memukul dengan dua tangan nya yang bebas ke wajah Toshio. Dengan kesigapanya, Toshio berhasil menangkis nya. Kemudian dia mundur menjaga jarak dan mengambil kuda kuda hormat dalam pertandingan karate.
“Oss…..” Teriak Toshio sambil memberi hormat.
“Oss….” Teriak Nephilim yang juga memberi hormat.
Keduanya langsung maju lagi dan mengadu pukulan di selingi tendangan seperti pertandingan karate. Nephilim langsung menyerang Toshio dengan keempat tangannya. Toshio masih bisa menangkis dan menghindar, kemudian dia membalas dengan pukulan dan tendangan. Setelah beberapa kali berbenturan, pukulan Toshio masuk ke pipi Nephilim dan pukulan Nephilim masuk ke pipi Toshio. Daratan sekitarnya hancur kembali. Kemudian mereka meneruskan nya, wajah dan bada Toshio pun sering terkena pukulan. Sedangkan Nephilim juga banyak terkena pukulan dan tendangan Toshio. Setelah itu keduanya mundur.
“Fire Fist….” Toshio memakai jurusnya.
“Holy Fist….” Nephilim juga memakai jurusnya.
Kemudian mereka maju kembali dan saling menyerang dengan jurus masing masing.
Sementara itu di sebuah gedung di kota Fukuoka, Kyushu. Kantor utama Yokomaru group. Ryuji tiba bersama Kyoko yang sedang di pegangi oleh Mio, Sho dan Suzu.
“Lepas…lepas Sho san, Suzu chan, Mio chan…lepasssss……”
“Tenang Kyoko chan……Toshi pasti akan kembali…..” Sho berusaha menenangkan Kyoko.
“Iya Kyoko chan, kita harus hargai perjuangan Toshio san….sabar ya….tunggu dia di sini bersama kita…” Suzu merangkul lengan Kyoko yang berontak.
“Iya Kyoko ne ne, jangan gegabah. Ni ni pasti kembali. Aku percaya sama ni ni.” Tambah Mio yang memegang pundak Kyoko.
Ryuji pun diam saja menunduk. Tiba tiba Kyoko terlepas dan langsung menghampiri Ryuji.
“Ryuji, cepat bawa aku kembali……aku bisa menolong Toshi san….cepat Ryuji…..” Teriak Kyoko panik.
“Tapi one san……” Ryuji pun menunduk.
Kyoko terus berteriak meminta Ryuji mengembalikan dia ke dunia demon. Dia memegang pundak Ryuji dan mengguncang nya. Sho, Suzu dan Mio pun mendekati Kyoko. Melihat teman teman nya mendekat, Kyoko langsung terbang. Dia menuju kuil untuk kembali ke dunia demon. Sho, Suzu dan Mio langsung mengejarnya.
Kyoko langsung masuk ke gua di belakang kuil sambil terbang, tangannya di rentangkan oleh nya untuk menghancurkan guanya sehingga teman teman nya tidak bisa masuk. Gua pun runtuh ketika Kyoko sampai di depan pintu. Dia langsung masuk ke pintu.
Begitu sampai di dunia demon, dia melihat sekeliling, semua gelap karena langit yang berwarna ungu. Kyoko pun langsung melayang, dia melihat ke atas dan meteor sudah menjadi sangat besar. Karena panik, dia langsung melihat ke segala arah. Kemudian di sebelah timur, di belakang pegunungan, dia melihat kilatan cahaya emas.
“Disana……” Pikirnya
Kyoko langsung terbang menuju kilatan cahaya emas di sebelah timur.
__ADS_1